Berita Terbaru :
Menpora Usulkan Surabaya Jadi Lokasi Opening Ceremony Piala Dunia U-20
Masuk Musim Panen, Kualitas Cabai Menurun
Wisata Hutan Akan Kembali Dibuka, Tetap Penerapan Protokol Kesehatan
Meski Gagal Maju, Relawan Tetap Loyal Dengan Kang Yudi
Klaster Ponpes Meningkat, Gubernur Jatim Minta Perketat Protokol Kesehatan
Harga Jual Ketela Anjlok, Petani Olah Jadi Gaplek
Pengembangan Telaga Wahyu Terkendala Lahan
Kampaye Terbuka Akan Bisa Menimbulkan Klaster Baru
Festival Layang-Layang Jadi Hiburan di Masa Pandemi Covid-19
Kekurangan Air, Hasil Panen Kacang Tanah Menurun
Rekomendasikan Kebijakan Transportasi, Balitbanghub Gandeng Empat PTN
Terjaring Razia Prokes, Pengunjung Warung Marah-Marah
   

Produsen Face Shield Meraup Berkah Ditengah Wabah Covid-19
Sosok  Rabu, 03-06-2020 | 20:08 wib
Reporter : Tova Pradana
Sugianto, seorang warga Kabupaten Madiun yang sebelumnya berprofesi sebagai produsen merchandise, banting setir memproduksi face shield. Foto Tova Pradana
Madiun pojokpitu.com, Penetapan new normal di berbagai daerah, harus disertai protokol kesehatan juga akan diberlakukan. Maka bagi seorang warga Dusun Sumbersoko, Desa Mejayan, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, penetapan new normal merupakan peluang.

Adalah Sugianto (42) yang kini dibantu sejumlah saudaranya, memproduksi face shield.  Yaitu sebuah penutup muka dikerjakan secara manual. Ditengah pandemi covid-19 ini, face shield sangat dibutuhkan diberbagai kalangan. Sebagai pelengkap masker , yang dapat melindungi area wajah, dari percikan orang bersin maupun batuk .

Menurut Sugi, ide awal memproduksi face shield ketika dimintai tolong kakaknya yang bekerja di Puskesmas Kabupaten Madiun, untuk membelikan face shield. Ketika browsing, Sugianto mendapatkan face shield dengan harga Rp 50 ribu.

Bagi Sugianto, kualitas yang dijual di marketplace kurang bagus. maka Sugi berinisiatif banting setir dari produser marchandise payung menjadi pembuat face shield, melalui panduan tutorial di salah satu website .

Tak hanya melayani pesanan untuk daerah Madiun saja, Sugianto sudah melayani ratusan pesanan dari luar jawa. Untuk produksi face shield sudah mengkaryakan pemuda di desanya sebanyak lebih dari 6 orang. "Selain ketelitian, juga harus menerapkan higienis penutup wajah tersebut. Mulai packing, face shield harus disemprotkan alcohol untuk membersihkan dari kuman - kuman yang menempel," kata Sugi.

Uniknya face shield buatan Sugianto dapat dipesan dengan penambahan nama pemesan. Agar jika anak anak pemakainya tidak tertukar dengan yang lain .

Setiap Sugianto mampu memproduksi sebanyak 500-600 face shield dengan enam jenis , pelindung wajah. Soal harga dibandrol mulai dari ukuran anak Rp 10 ribu dan orang dewasa mulai harga Rp 25 ribu.

Sementara itu salah seorang pembeli face shield, Diah Susilowati mengaku, dengan memakai face shield anak merasa lebih aman dan nyaman, jika dibandingkan hanya memakai masker. "Saat mendekati new normal dengan kembali melakukan aktivitas belajar mengajar di sekolah, tentu kami harus lebih intens dan memperhatikan kesehatan si anak," kata Diah Susilowati. (pul)





Berita Terkait

Pembuat Face Shield Bergambar Pahlawan Super Banyak Diminati

Produsen Face Shield Meraup Berkah Ditengah Wabah Covid-19

Facebook Hapus 3,2 Miliar Akun Palsu

Facebook Tegaskan Mencuri Data Bukan Dasar Bisnisnya
Berita Terpopuler
Terjaring Razia Prokes, Pengunjung Warung Marah-Marah
Peristiwa  12 jam

Rekomendasikan Kebijakan Transportasi, Balitbanghub Gandeng Empat PTN
Pendidikan  10 jam

Kekurangan Air, Hasil Panen Kacang Tanah Menurun
Ekonomi Dan Bisnis  10 jam

Festival Layang-Layang Jadi Hiburan di Masa Pandemi Covid-19
Rehat  8 jam



Cuplikan Berita
Diduga Jaringan Internasional, Polisi Tembak Mati Gembong Narkoba
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Gudang Mebel dan Dua Rumah Hangus Terbakar
Pojok Pitu

Ratusan Driver Online Unjuk Rasa dan Sweping Rekan
Jatim Awan

KPU Surabaya Segera Publikasikan DPS Pada Warga
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber