Berita Terbaru :
Menpora Usulkan Surabaya Jadi Lokasi Opening Ceremony Piala Dunia U-20
Masuk Musim Panen, Kualitas Cabai Menurun
Wisata Hutan Akan Kembali Dibuka, Tetap Penerapan Protokol Kesehatan
Meski Gagal Maju, Relawan Tetap Loyal Dengan Kang Yudi
Klaster Ponpes Meningkat, Gubernur Jatim Minta Perketat Protokol Kesehatan
Harga Jual Ketela Anjlok, Petani Olah Jadi Gaplek
Pengembangan Telaga Wahyu Terkendala Lahan
Kampaye Terbuka Akan Bisa Menimbulkan Klaster Baru
Festival Layang-Layang Jadi Hiburan di Masa Pandemi Covid-19
Kekurangan Air, Hasil Panen Kacang Tanah Menurun
Rekomendasikan Kebijakan Transportasi, Balitbanghub Gandeng Empat PTN
Terjaring Razia Prokes, Pengunjung Warung Marah-Marah
   

Belasan Tahun Nabung Pedagang Perabotan Sedih Gagal Berangkat Haji Tahun Ini
Sosok  Kamis, 04-06-2020 | 12:40 wib
Reporter : Tova Pradana
Madiun pojokpitu.com, Menunaikan rukun islam yang kelima ibadah haji, merupakan dambaan bagi setiap muslim. Seorang pedagang perabotan di Kabupaten Madiun, yang sudah menyisihkan laba dari hasil berdagang agar bisa berangkat ke tanah suci, mengaku sedih lantaran tahun ini pemerintah menun pemberangakatan haji hingga tahun depan, dikarenakan wabah covid-19 tak kunjung hilang.

Setiap harinya, Suci (65) berjualan berbagai macam perabotan rumah tangga di Pasar Tradisional Desa Sumbergandu, Kecamatan Pilangkenceng Kabupaten Madiun. Di usianya yang saat ini janda tua tersebut berkeinginan kuat untuk bisa menunaikan rukun islam yang kelima yaitu haji.

Seharusnya Suci tahun ini dijadwalkan berangkat, namun nenek yang memulai menabung sejak tahun 2000 gagal untuk dapat berangkat ke tanah suci. Sesuai penjadwalan dari KBIH Multazam, Suci seharusnya berangkat haji pada akhir bulan Juni mendatang bersama 415 calon jamaah haji lainya dari Kabupaten Madiun.

Nenek Suci merasa sangat sedih dan kecewa saat mendengar informasi bahwa Kementrian Agama Indonesia membatalkan pemberangkatan haji tahun 2020 ini, yang disebabkan karena wabah covid-19 yang menyebar di berbagai negara dibelahan dunia.

Apalagi untuk mendaftar haji, Suci mengumpulkan penghasilannya dari berdagang perabotan rumah tangga sejak tahun 2000 lalu, apalagi saat itu dirinya mendaftarkan haji bersama sang suami. Namun di tahun 2014 ternyata suaminya "Saringat" lebih dulu menghadap sang khalik.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Madiun, Akhmad Sururi, menjelaskan, sebanyak 416 warga yang rencananya akan berangkat haji di bulan Juni tahun ini.

"Namun berdasarkan pengumuman yang disampaikan oleh Kementrian Agama, bahwa tahun ini indonesia tidak memberangkatkan calon jamaah haji dan CJH yang terdaftar tahun ini berangkat ditunda tahun depan pemberangkatanya," kata Akhmad Sururi.

Para calon jamaah haji di Kabupaten Madiun, diharapkan untuk bisa bersabar dengan penundaan keberangkatan haji di tahun ini. Meskipun berbagai persiapan mulai dari pengurusan paspor, dan manasik di masing-masing KBIH sudah dilaksanakan jauh hari sebelum pandemi corona menyebar di Indonesia. (yos)

Berita Terkait

Jamaah Mukimin Asal Jatim di Arab Saudi Akan Melaksanakan Haji Tahun 2020

Petani Menabung 10 Tahun Untuk Berhaji, Sabar Menunggu Pemberangkatan 2021

Belasan Tahun Nabung Pedagang Perabotan Sedih Gagal Berangkat Haji Tahun Ini
Berita Terpopuler
Terjaring Razia Prokes, Pengunjung Warung Marah-Marah
Peristiwa  12 jam

Rekomendasikan Kebijakan Transportasi, Balitbanghub Gandeng Empat PTN
Pendidikan  11 jam

Kekurangan Air, Hasil Panen Kacang Tanah Menurun
Ekonomi Dan Bisnis  10 jam

Festival Layang-Layang Jadi Hiburan di Masa Pandemi Covid-19
Rehat  9 jam



Cuplikan Berita
Diduga Jaringan Internasional, Polisi Tembak Mati Gembong Narkoba
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Gudang Mebel dan Dua Rumah Hangus Terbakar
Pojok Pitu

Ratusan Driver Online Unjuk Rasa dan Sweping Rekan
Jatim Awan

KPU Surabaya Segera Publikasikan DPS Pada Warga
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber