Berita Terbaru :
3 Bus Pekerja Pabrik Salem Situbondo Terjaring Operasi Patuh
Dikbud Larang Guru-Guru Bepergian Ke Luar Kota
Pasien Covid-19 Klaster Pabrik Salem Meningkat, Gugus Tugas Persiapkan Ruang Isolasi Tambahan
Bayar Palawija Ratusan Juta Dengan Cek Kosong, Pasutri Siri Ini Mendekam di Sel Tahanan
Susah Jaringan Internet, Polsek Galis Fasilitasi Siswa Belajar Daring
Residivis Narkoba Ditangkap di Tengah Sawah
Gelar Pelatihan TOT, Pos Gabungan Siapkan Relawan Pencegahan Covid-19
Penghuni Sel Polres Lamongan Lakukan Rapid Tes
Perempuan Pegawai Bank Terkonfirmasi Positif Covid-19
39.182 Pengangguran Baru di Bojonegoro Selama Pandemi Covid-19
Diduga Terinveksi Covid-19, Pria Paruh Baya Mati Mendadak Didalam Angkot
Ketua DPRD Ngawi Minta KPU-Bawaslu Fokus Peningkatan Partisipasi Pemilih
Pelaku Curanmor 14 TKP Ditangkap Polisi, Motor Curian Dijual ke Penadah di Madura
Bupati Lantik 37 Pejabat Jelang Pilkada
Dua Danau di Lumajang Menyusut
   

Karaoke Nekat Beroperasi Di Tengah Pendemi Covid-19, 7 Orang Diamankan
Pantura  Jum'at, 05-06-2020 | 04:16 wib
Reporter : Khusni Mubarok
Tuban pojokpitu.com, Di tengah pandemi covid-19, pemerintah menutup seluruh tempat hiburan malam dan obyek wisata, untuk mencegah penyebaran virus corona. Namun, sebuah karaoke di Tuban, nekat buka sehingga di grebek petugas kepolisian. Hasilnya, 7 orang diamankan polisi untuk pemeriksaan dan pembinaan.

Petugas kepolisian langsung mendatangi tempat hiburan malam, karoke happy, yang di Jalan Pantura Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban. Petugas datang, usai mendapat laporan dari warga, bahwa karaoke happy ini nekat buka praktek secara terselubung di tengah pandemi covid-19.

Untuk mengelabuhi petugas, pemilik karaoke menutup gerbang dan mematikan lampu halaman, agar tampak tutup. Namun, suara musik tetap terdengar samar dari depan karaoke. Petugas yang datang, langsung mendobrak pintu depan karaoke dan mengeladah satu persatu room karaoke. Hasilnya, petugas mendapatkan satu room yang beroperasi.

AKP Rukimin,Kapolsek Jenu, menjelaskan, selanjutnya petugas mengeladah barang bawaan pengunjung serta memeriksa kartu identitas pengunjung serta wanita pemandu lagu, bukanya karaoke di tengah pandemi ini, mendapat sorotan.  "Pasalnya, Pemkab Tuban mewajibkan seluruh karaoke hingga tempat wisata untuk tutup sementara, hingga batas waktu yang belum ditentukan guna mencegah penularan virus corona," kata AKP Rukimin.

Dari penggerebegan ini, sebanyak 7 orang diamankan polisi untuk dibawa ke Mapolsek Jenu, Tuban. Mereka dibawa untuk diperiksa lebih lanjut dan diberikan pembinaan. Selain itu, mereka juga diminta membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya lagi.

Sementara itu, pemilik karaoke juga telah diminta keterangan dan diperingatkan. Tujuannya, agar tempat karaoke tidak lagi beroperasi, selama wabah virus corona belum berakhir atau menunggu kebijakan pemerintah lebih lanjut.  (yos)

Berita Terkait

Satlantas Polres Ponorogo Gelar Razia Dimasa Pandemi Covid 19

Pengunjung Cafe Hingga Kelompok Pemotor Terjaring Razia Jam Malam

Cafe Kopi yang Ditemukan 6 OTG Ditutup Sementara

Karaoke Nekat Beroperasi Di Tengah Pendemi Covid-19, 7 Orang Diamankan
Berita Terpopuler
Mayat Perempuan Ditemukan di Kebun Tebu
Peristiwa  5 jam

Musda,Toufik Kembali Nahkodai Golkar Ponorogo
Pilkada  15 jam

Perusahaan Properti di Indonesia yang Mengutamakan Kepuasan Konsumen
Peristiwa  17 jam

Warga Ngawi Temukan Mortir Aktif di Aliran Sungai Bengawan
Peristiwa  8 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Jual Beli Tebu Diluar Pabrik Meresahkan PG Lestari
Jatim Awan

Dampak Pandemi, 68 Ribu Warga Bojonegoro dan Tuban Menunggak Iuran BPJS
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber