Berita Terbaru :
Permintaan Rapid Test Jelang Libur Panjang Meningkat
Hina Polisi Tentang Operasi Yustisi, Tukang Batu ditangkap polisi
Cegah Putus Kuliah, Kampus Bebaskan UKT Mahasiswa
Tolak Omnibus Law, Ribuan Buruh Unras di Kantor Gubernur
Tidak Mampu Menguasai Laju Kendaraan, Guru SMP Dharma Wanita Tabrak Motor
Walikota Surabaya Imbau Warganya Tidak Bepergian Keluar Kota
Polisi Selidiki Dugaan Korupsi Kas Desa
Warga Marah Rusak Rumah Pelaku Terduga Pencabulan Anak Di Bawah Umur
Double Track Jalur Kereta Api Mojokerto - Jombang Mulai Operasikan
Pengedar Tembakao Gorila Dituntut 17 Tahun Penjara
Lagi, Warga Ponorogo Demo Tolak Tower
Dikabarkan Hilang, Bocah 10 Tahun Ditemukan Tenggelam di Waduk Dawuhan
Machfud Arifin Jalan Kaki Keliling Kampung Surabaya, Warga Sambut Antusias Nyanyi Coblos Nomer 2
Dua Pelaku Curwan Dibekuk Reskrim Polsek Poncokusumo
Jelang Libur Panjang, Petugas Perketat Protokol Kesehatan di Tempat Wisata
   

Tidak Bawa Surat Sehat, Sejumlah Penumpang Kereta Api Gagal Berangkat
Ekonomi Dan Bisnis  Jum'at, 12-06-2020 | 13:35 wib
Reporter : Farid Fahlevi
Sesuai ketentuan yang dikeluarkan PT KAI, semua penumpang wajib membawa surat sehat atau hasil rapid tes covid 19. Di Daop 9, khususnya dari Stasiun Probolinggo ada 4 kereta yang sudah beroperasi, baik jarak pendek maupun jauh. Foto Farid Fahlevi
Probolinggo pojokpitu.com, Tidak bawa surat sehat atau bukti hasil rapid tes, sejumlah penumpang kereta api yang berangkat dari Stasiun Probolinggo, pada Jumat pagi gagal berangkat.

Terhitung sejak tanggal 12 Juni 2020 ini, alat transportasi kereta api kembali beroperasi. Salah satunya kereta api yang berangkat dari Stasiun Probolinggo. Di stasiun ini ada 4 kereta api jarak pendek maupun jauh yang sudah beroperasi. Ke 4 kereta api yaitu KA Ranggajati jurusan Jember-Cirebon pulang pergi, KA Sri Tanjung Ketapang-Lempuyangan pulang pergi, KA Tawangalun Ketapang-Malang Kota pulang pergi dan KA Probowangi Ketapang-Surabaya Gubeng pulang pergi.

Hanya saja pada hari pertama beroperasi, 4 rangkaian kereta ini terlihat masih kosong. Banyak penumpang masih belum memanfaatkan salah satu alat transportasi umum ini.

Pihak PT KAI menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat. Mulai dari ruang tunggu, antri tiket hingga pada saat berada di dalam kereta. Pada tahap awal ini, PT KAI hanya menjual 70 persen tiket saja dari tempat duduk yang tersedia. Tujuannya menjaga jarak antar penumpang.

Selain itu, untuk naik kereta api, calon penumpang wajib membawa atau menunjukkan surat atau hasil rapid tes negatif yang berlaku selama 3 hari, atau hasil tes PCR negatif yang berlaku selama 7 hari. 

Bahkan calon penumpang juga harus menunjukkan surat keterangan sehat dari dokter atau Puskesmas, bahwa tidak terjangkit flu pada saat naik kereta.

Dengan persyaratan sangat ketat ini, sejumlah penumpang gagal berangkat dan uang pembelian tiket dikembalikan secara utuh.

Menurut Samsul Hadi, Kepala Stasiun Probolinggo, pada hari pertama mulai beroperasi penumpang sejumlah kereta masih sepi. Ada 4 penumpang gagal berangkat karena tidak membawa persyaratan protokol kesehatan. Khusus untuk kereta jarak jauh PT KAI menyediakan face shield secara gratis.

"Calon penumpang diimbau untuk selalu memerhatikan ketentuan saat membeli tiket secara online. Tujuan diberlakukan protokol kesehatan secara ketat agar penularan covid 19 tidak terjadi di klaster transportasi," kata Samsul Hadi. (pul)

Berita Terkait

Pedagang Pasar Turi Luruk PT KAI Daops VIII Surabaya

Tidak Bawa Surat Sehat, Sejumlah Penumpang Kereta Api Gagal Berangkat

Daop 9 Jember Lakukan Persiapan Jelang Pengoprasian Perjalanan Kereta Api

Hadapi New Normal, Begini Langkah PT KAI Daop 7
Berita Terpopuler
Machfud Arifin Jalan Kaki Keliling Kampung Surabaya, Warga Sambut Antusias Nyany...selanjutnya
Politik  5 jam

Memutus Mata Rantai Covid-19 di Pasar Tradisional
Peristiwa  12 jam

Dua Pelaku Curwan Dibekuk Reskrim Polsek Poncokusumo
Peristiwa  5 jam

Klaim Hasil Survei Unggul, Hingga Tuding Galau, Tim MAJU : Justru Kami Jauh di A...selanjutnya
Pilkada  11 jam



Cuplikan Berita
Kebakaran Pemukiman Padat Penduduk, Dua Rumah Petak Ludes Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Kafe di Area Alon-Alon Kota Terbakar
Pojok Pitu

Terjatuh Dari Motor Curiannya, Pelaku Babak Belur Dimassa
Jatim Awan

Banjir Lahar Ganggu Aktivitas Warga dan Penambang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber