Berita Terbaru :
Masuk Musim Panen, Kualitas Cabai Menurun
Wisata Hutan Akan Kembali Dibuka, Tetap Penerapan Protokol Kesehatan
Meski Gagal Maju, Relawan Tetap Loyal Dengan Kang Yudi
Klaster Ponpes Meningkat, Gubernur Jatim Minta Perketat Protokol Kesehatan
Harga Jual Ketela Anjlok, Petani Olah Jadi Gaplek
Pengembangan Telaga Wahyu Terkendala Lahan
Kampaye Terbuka Akan Bisa Menimbulkan Klaster Baru
Festival Layang-Layang Jadi Hiburan di Masa Pandemi Covid-19
Kekurangan Air, Hasil Panen Kacang Tanah Menurun
Rekomendasikan Kebijakan Transportasi, Balitbanghub Gandeng Empat PTN
Terjaring Razia Prokes, Pengunjung Warung Marah-Marah
   

Budidaya Jeruk Dekopon Jepang Cukup Menjanjikan
Sosok  Minggu, 14-06-2020 | 00:14 wib
Reporter : M.Ramzi
Magetan pojokpitu.com, Budidaya jeruk dekopon asli Jepang sepertinya cukup menjanjikan. Beberapa warga di Magetan, yang menenekuni budidaya jeruk tersebut mengaku omzetnya mencapai puluhan juta rupiah perbulan.

Seperti yang ada di Lingkungan Duwet Kelurahan, Kecamatan Plaosan Kabupaten Magetan. Petani di sini sedang memanen jeruk asli jepang. Budidaya jeruk dekopon terbilang cukup menjanjikan. Di tengah pandemi covid-19, permintaan akan jeruk terus meningkat.

Setiap 100 pohon jeruk dekopon, petani mampu memanen jeruk antara 150 hingga 200 kilogram perminggunya, atau 7 hingga 8 kwintal setiap bulannya. Untuk setiap 1 kilogram jeruk dekopon dijual seharga Rp 50 ribu di tingkat eceran.

Dalam setiap bulannya, petani mampu meraup omzet Rp 35 juta hingga Rp 40 juta, dari panen jeruk yang tidak mengenal musim tersebut.

Ahmad Baikuni, penggagas penanaman budidaya jeruk dekopon, mengatakan, saat ini sudah menanam 5 ribu lebih tanaman jeruk yang tersebar di Kabupaten Magetan. Dengan usia tanaman hampir 3 tahun. "Penjualan jeruk hingga ke luar kota, seperti Jakarta dan Pasuruan, dan supermaket-supermaket yang besar. Ini juga akan dikembangkan di jalur wisata lokal Magetan," kata Ahmad Baikuni.

Pihaknya juga berencana menjadikan jeruk dekopon, sebagai destinasi wisata petik yang menarik, layaknya strowbery yang sudah ada di Magetan. (pul)

Berita Terkait

Budidaya Tanaman Porang Lebih Ekonomis dan Menguntungkan

Wujudkan Ketahanan Pangan Dengan Manfaatkan Bozem Untuk Budidaya

Bangkit di Tengah Pandemi Dengan Budidaya Ikan

Budidaya Jeruk Dekopon Jepang Cukup Menjanjikan
Berita Terpopuler
Terjaring Razia Prokes, Pengunjung Warung Marah-Marah
Peristiwa  11 jam

Rekomendasikan Kebijakan Transportasi, Balitbanghub Gandeng Empat PTN
Pendidikan  10 jam

Kekurangan Air, Hasil Panen Kacang Tanah Menurun
Ekonomi Dan Bisnis  9 jam

Festival Layang-Layang Jadi Hiburan di Masa Pandemi Covid-19
Rehat  8 jam



Cuplikan Berita
Diduga Jaringan Internasional, Polisi Tembak Mati Gembong Narkoba
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Gudang Mebel dan Dua Rumah Hangus Terbakar
Pojok Pitu

Ratusan Driver Online Unjuk Rasa dan Sweping Rekan
Jatim Awan

KPU Surabaya Segera Publikasikan DPS Pada Warga
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber