Berita Terbaru :
Tujuh Pemuda Pencurian dan Kekerasan Diringkus Polsek Kepanjen
Batang Tamanan Sorgum Diolah Menjadi Minuman Sirup
Demi Pelayanan Terbaik Bagi Warga Gresik, Sambari Halim Radianto Bikin Mall Pelayanan Publik
Pengangguran Jadi Pembobol Rumah Untuk Biaya Hidup
Ratusan Massa Hadang Penjemputan Pasien Covid 19
DPUPR Klaim Proyek Sambungan Perpipaan Beda Dengan Program PDAM
Belasan Kartu Keluarga Dijadikan Bungkus Tempe
Hilang Kendali, Truk Boks Tabrak Pohon Hingga Terguling
Seorang Pria Ditemukan Tewas di Kamar Kos
Sidak Protokol Kesehatan di Pasar Hewan, Puluhan Pembeli dan Penjual Dirapid Test
Tuntut Ganti Rugi, Pemilik Kios Pasar Baru Lurug Pemkab
Satu Guru Terpapar Covid-19, SMKN 1 Bojonegoro Kembali Belajar Daring
Kenalan di Medsos, Kakek Satu Cucu Perkosa Pelajar di Rumahnya Sendiri
Mayat Laki Laki Ditemukan Disungai Dengan Beberapa Luka
Kasus Penularan Covid-19 Masih Tinggi, Polri Tak Beri Izin Liga 1
   

Terjerat Kasus Korupsi Dana Desa Kades Ditahan
Hukum  Minggu, 14-06-2020 | 15:34 wib
Reporter : Farid Fahlevi
Probolinggo pojokpitu.com, Tersandung kasus korupsi penyelewengan dana desa, kepala desa di Kabupaten Probolinggo ditahan polisi. Beberapa hari kedepan setelah pematangan berkas tersangka akan diserahkan ke kejaksaan setempat untuk melangkah ke persidangan.

Adalah Hasan Basri, Kepala Desa Gunggungan Lor, Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo, yang akhirnya ditahan satreskrim polres setempat.

Dugaan korupsi yang menjerat tersangka karena menyalahgunakan anggaran dana desa, tidak sesuai dengan semestinya sesuai undang-undang yang berlaku.

Penahanan sendiri dilakukan karena sudah memasuki tahap dua, yakni akan dilimpahkan ke kejaksaan lengkap dengan barang buktinya.
Menurut AKP Rizky Santuso, Kasat Reskrim Polres Probolinggo, setelah dilakakukan penahanan, tersangka diserahkan ke Kejaksaan Negeri Kraksaan, Kabupaten Probolinggo.

Di kejaksaan nanti, tim mempersiapkan berkas perkara ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Surabaya, setelah itu menunggu jadwal persidangan.

Tersangka sendiri dijerat undang-undang tindak pidana korupsi dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara, karena diduga menyelewengkan dana desa tahun 2015-2016 dengan besaran mencapai Rp 1,5 milyar. (yos/VD:YAN)

Berita Terkait

Korupsi Dana Desa Ratusan Juta Rupiah, Mantan Kades Ditahan

Ratusan Kepala Desa Dari Jatim Gruduk MK Kawal Sidang Judicial Review Dana Desa

Bhabinkamtibmas Diharapkan Ikut Awasi Penggunaan DD Untuk Penanganan Covid

Terjerat Kasus Korupsi Dana Desa Kades Ditahan
Berita Terpopuler
Laka Lantas Truk Lpg, Honda Jazz dan 2 Sepeda Motor, 1 Meninggal
Peristiwa  10 jam

Mayat Laki Laki Ditemukan Disungai Dengan Beberapa Luka
Peristiwa  7 jam

Warga Pesisir Jember Tak Terpengaruh Isu Tsunami
Peristiwa  20 jam

Angka Gugat Cerai di Sidoarjo Didominasi oleh Pihak Istri
Peristiwa  11 jam



Cuplikan Berita
Mobil Wuling Ludes Terbakar di Tol Gempol-Pandaan
Pojok Pitu

Viral Danramil dan Anggota Bubarkan Orkes Hajatan
Pojok Pitu

Hingga Malam Hari Bukit Bentar Terbakar, Petugas Masih Lakukan Pemadaman Manual
Jatim Awan

Kebakaran Gudang Margomulyo, Tiga Isi Gudang Ludes Dilalap Api
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber