Berita Terbaru :
Menpora Usulkan Surabaya Jadi Lokasi Opening Ceremony Piala Dunia U-20
Masuk Musim Panen, Kualitas Cabai Menurun
Wisata Hutan Akan Kembali Dibuka, Tetap Penerapan Protokol Kesehatan
Meski Gagal Maju, Relawan Tetap Loyal Dengan Kang Yudi
Klaster Ponpes Meningkat, Gubernur Jatim Minta Perketat Protokol Kesehatan
Harga Jual Ketela Anjlok, Petani Olah Jadi Gaplek
Pengembangan Telaga Wahyu Terkendala Lahan
Kampaye Terbuka Akan Bisa Menimbulkan Klaster Baru
Festival Layang-Layang Jadi Hiburan di Masa Pandemi Covid-19
Kekurangan Air, Hasil Panen Kacang Tanah Menurun
Rekomendasikan Kebijakan Transportasi, Balitbanghub Gandeng Empat PTN
Terjaring Razia Prokes, Pengunjung Warung Marah-Marah
   

Pemuda Surabaya Trampil "Ngeblak" Wayang Kulit Berusia 50 Hingga 100 Tahun
Sosok  Senin, 15-06-2020 | 21:15 wib
Reporter : Bagus Setiawan
Berita Video : Pemuda Surabaya Trampil "Ngeblak" Wayang Kulit Berusia 50 Hingga 100 Tahun
Surabaya pojokpitu.com, Seorang pemuda asal Surabaya berhasil melestarikan wayang kulit, dengan ngeblak atau menduplikat wayang kulit jek dong khas jawa timuran. Menariknya, wayang kulit yang dibuat ulang ini sama persis dengan aslinya dan umur wayang sudah 50 sampai 100 tahun.

Banyak cara yang dilakukan oleh masyarakat agar tetap produktif, meski berada dirumah saat pandemi covid-19. seperti, yang dilakukan oleh Danar Dwi Putra, pemuda warga Kampung Plamitan Surabaya, tetap menjalankan aktivitasnya yakni ngeblak atau menduplikat wayang kulit koleksinya.

Danar Dwi Putra, pemuda pelestari wayang kulit jek dong khas jawa timuran, menjelaskan, rutinitas yang dilakukan pemuda 30 tahun ini, berawal dari hoby dan kecintaannya terhadap kesenian wayang kulit, serta keinginannya untuk melestarikan wayang jawa timuran agar tidak punah termakan zaman.

Wayang kulit yang dibuat ulang oleh pria yang berprofesi sebagai ilustrator manga ini adalah wayang kulit jek dong khas jawa timuran yang sudah berusia 50 hingga 100 tahun, dimana fisik wayang kulit tersebut sudah hampir rusak karena termakan usia .

"Wayang kulit berusia tua ini, saya dapatkan dari kolektor wayang kulit maupun dalang wayang kulit dari berbagai daerah di jawa timur, seperti Gresik dan Malang," jelas Danar.

Beberapa wayang kulit yang dibuat ulang diantaranya semar, gajendramuka, bagong, kumbokarno, rahwana, subali, serta gatot kaca. Ngeblak wayang kulit tidak bisa sembarangan dilakukan, karena bentuk dan warna wayang harus sesuai dengan pakem atau aslinya.

Untuk membuat ulang wayang kulit ini tidaklah mudah, selain harus memiliki seni dan bentuk yang presisi. Bahan baku yang digunakan dari kulit kerbau, sangat sulit didapatkan di Surabaya. Dalam pembuatan ulang wayang ini bisa memakan waktu 2 bulan hingga 4 bulan, tergantung dari ukuran wayang kulit yang dibuat.

Wayang kulit jek dong khas jawa timuran ini memiliki ciri yang berbeda dengan wayang kulit khas solo, yakni terletak pada warna kulit pada muka atau wajah.

Untuk wayang khas jawa timuran, berwana merah dan ukuranya lebih kecil dari wayang kulit khas solo. Ternyata hasil karya pemuda asal kampung Plampitan Surabaya ini, banyak diminati khususnya para kolektor maupun beberapa dalang wayang kulit yang ada di Jawa Timur. (yos/VD:YAN)

Berita Terkait

Keren, Miniatur Wayang Kayu Dan Relief Hiasan Dinding Dari Limbah

Pemrov Jatim Peringati Satu Muharram Nanggap Wayang di JTV

Lestarikan Budaya, Komunitas Dalang Gelar Wayangan Online

Pemuda Surabaya Trampil "Ngeblak" Wayang Kulit Berusia 50 Hingga 100 Tahun
Berita Terpopuler
Terjaring Razia Prokes, Pengunjung Warung Marah-Marah
Peristiwa  11 jam

Rekomendasikan Kebijakan Transportasi, Balitbanghub Gandeng Empat PTN
Pendidikan  10 jam

Kekurangan Air, Hasil Panen Kacang Tanah Menurun
Ekonomi Dan Bisnis  9 jam

Festival Layang-Layang Jadi Hiburan di Masa Pandemi Covid-19
Rehat  8 jam



Cuplikan Berita
Diduga Jaringan Internasional, Polisi Tembak Mati Gembong Narkoba
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Gudang Mebel dan Dua Rumah Hangus Terbakar
Pojok Pitu

Ratusan Driver Online Unjuk Rasa dan Sweping Rekan
Jatim Awan

KPU Surabaya Segera Publikasikan DPS Pada Warga
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber