Berita Terbaru :
Tujuh Pemuda Pencurian dan Kekerasan Diringkus Polsek Kepanjen
Batang Tamanan Sorgum Diolah Menjadi Minuman Sirup
Demi Pelayanan Terbaik Bagi Warga Gresik, Sambari Halim Radianto Bikin Mall Pelayanan Publik
Pengangguran Jadi Pembobol Rumah Untuk Biaya Hidup
Ratusan Massa Hadang Penjemputan Pasien Covid 19
DPUPR Klaim Proyek Sambungan Perpipaan Beda Dengan Program PDAM
Belasan Kartu Keluarga Dijadikan Bungkus Tempe
Hilang Kendali, Truk Boks Tabrak Pohon Hingga Terguling
Seorang Pria Ditemukan Tewas di Kamar Kos
Sidak Protokol Kesehatan di Pasar Hewan, Puluhan Pembeli dan Penjual Dirapid Test
Tuntut Ganti Rugi, Pemilik Kios Pasar Baru Lurug Pemkab
Satu Guru Terpapar Covid-19, SMKN 1 Bojonegoro Kembali Belajar Daring
Kenalan di Medsos, Kakek Satu Cucu Perkosa Pelajar di Rumahnya Sendiri
Mayat Laki Laki Ditemukan Disungai Dengan Beberapa Luka
Kasus Penularan Covid-19 Masih Tinggi, Polri Tak Beri Izin Liga 1
   

Kembali ke Pesantren Ratusan Santri Jalani Pemeriksaan Sesuai Protokol Kesehatan
Pendidikan  Rabu, 17-06-2020 | 01:05 wib
Reporter : Wildan Lipu Prasasti
Pondok pesantren At-Taufiqiyah menjalani pemeriksaan sesuai protokol kesehatan covid 19. Foto: Wildan Lipu Prasasti
Sumenep pojokpitu.com, Ratusan satri di Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur, menjalani pemeriksaan sesuai protokol kesehatan covid 19, saat kembali ke pondok pesantren setelah menjalani masa liburan selama pandemi covid 19.

Pemeriksaan ini dilakukan matarantai penyebaran covid 19 di kalangan santri, menyusul adanya penerapan new normal oleh pemerintah.
 
Salah satunya Pondok Pesantren At-Taufiqiyah Desa Aengbajaraja Kecamatan Bluto Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Rifiki Abdillah, Kepala Pondok Pesantren At-Taufiqiyah, menjelaskan, santri yang datang diharuskan menggunakan masker sebelum melakukan registrasi terlebih dahulu, mereka mencuci tangan di bak penyucian yang sudah disediakan. "Kemudian  dites suhu badan dan dilakukan penyemprotan menggunakan disenfektan ke sekujur tubuhnya beserta barang bawaannya," ujarnya,

Rifiki Abdillah, menambahkan, ini guna memastikan kondisi santri tidak terpapar covid 19 setelah menghabiskan masa liburan di rumahnya masing-masing. "Santri juga diwajibkan menyerahkan bukti keterangan kesehatan dari dinas kesehatan tempat santri tinggal," imbuhnya.
 
Proses kembalinya santri ke pondok pesantren ini, dibagi empat tahap, dimulai sejak hari migngu kemarin dan berakhir hari Rabu. Sedangkan jumlah total santri, baik santri putra dan putri sekitar 670 orang dan  keseluluruhan santri harus melewati tahapan proses protokol kesehatan covid 19.

Pihak pesantren berterima kasih kepada semua pihak yang telah ikut andil dalam proses kembalinya santri ke pesantren.  "Diharapkan dengan penerapan protokol kesehatan yang dilakukan, santri terhindar dari penyebaran covid 19 yang hingga saat ini masih melanda di negeri ini," tuturnya. (yos)

Berita Terkait

Dibukanya Pondok Persantren Tergantung Orang Tua Santri

Kembali ke Pesantren Ratusan Santri Jalani Pemeriksaan Sesuai Protokol Kesehatan

Fraksi PKB Usulkan Raperda Pondok Pesantren

Pondok Pesantren Diserang Orang Tak Dikenal
Berita Terpopuler
Laka Lantas Truk Lpg, Honda Jazz dan 2 Sepeda Motor, 1 Meninggal
Peristiwa  9 jam

Mayat Laki Laki Ditemukan Disungai Dengan Beberapa Luka
Peristiwa  7 jam

Warga Pesisir Jember Tak Terpengaruh Isu Tsunami
Peristiwa  20 jam

Angka Gugat Cerai di Sidoarjo Didominasi oleh Pihak Istri
Peristiwa  11 jam



Cuplikan Berita
Mobil Wuling Ludes Terbakar di Tol Gempol-Pandaan
Pojok Pitu

Viral Danramil dan Anggota Bubarkan Orkes Hajatan
Pojok Pitu

Hingga Malam Hari Bukit Bentar Terbakar, Petugas Masih Lakukan Pemadaman Manual
Jatim Awan

Kebakaran Gudang Margomulyo, Tiga Isi Gudang Ludes Dilalap Api
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber