Berita Terbaru :
Pengunjung dan Pengelolan THM Jalani Rapid Test
Masalah Ekonomi Menjadi Pemicu Perceraian di Tengah Pandemi
Komunitas Pecinta Kopi Bagikan 1000 Gelas Kopi Gratis
   

Perajin Kota Batu Buat Masker Batik Tulis
Sosok  Kamis, 18-06-2020 | 04:13 wib
Reporter : Rafli Firmansyah
Masker batik beragam motif tradisional dan modern dengan warna warni yang cantik mampu menarik perhatian konsumen. Foto Rafli Firmansyah
Kota Batu pojokpitu.com, Lesunya pasar akibat kondisi pandemi covid-19, disikapi oleh perajin batik di Desa Pandanrejo Kecamatan Bumiaji Kota Batu dengan membuat masker batik sebagai terobosan baru.

Peluang itu ditangkap Dwi Slamet Mardiono pemilik Batik Tulis Dwi Satriyo. Bukan tanpa alasan Dwi Satryo yang merupakan perajin kain batik, terpaksa sementara waktu mencari alternatif lain ditengah lesunya pasar batik akibat kondisi pandemi covid-19.

Masker batik buatan Dwi Satryo sengaja didesain tidak hanya melindungi dari virus covid-19. Namun juga didesain dengan indah guna memenuhi kebutuhan mode.

Masker batik tulis Dwi ini tidak hanya bisa melindungi dari virus covid-19 karena memiliki kain rangkap, bisa juga dicuci berulangkali tanpa khawatir luntur.

Ide masker batik muncul 3 minggu lalu, saat melihat ada sisa kain batik yang masih panjang dan bisa dipergunakan untuk membuat masker. "Awalnya masker dibagikan secara gratis kepada tetangga dan warga disekitar, dan diluar dugaan responnya luar biasa. Banyak yang tertarik dan memesan masker batik, dengan motif yang beragam sesuai dengan keinginan," kata Dwi.

Beragam motif masker batik dibuat oleh Dwi Satryo mulai dari buah apel, bunga anggrek ikan koi, kura-kura hingga wayang. Namun paling banyak pesanan adalah motif siluet kekinian.

Satu masker ukuran dewasa ribandrol dengan harga Rp 20 ribu. Sedang yang kecil Rp 18 ribu. Harga ini sebanding dengan tingkat kesulitan dan proses batik tulis yang memerlukan waktu cukup panjang. (pul)

Berita Terkait

Masker Batik Merah Putih Kemerdekaan Banyak Diburu Warga

Perajin Kota Batu Buat Masker Batik Tulis

Memberikan Sosialisasi Tentang Covid 19, Kelompok Disabilitas Membuat Batik Motif Corona

Sempat Berhenti, Perajin Batik Beralih Membuat Masker
Berita Terpopuler
Masalah Ekonomi Menjadi Pemicu Perceraian di Tengah Pandemi
Metropolis  1 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Massa Hadang Penjemputan Pasien Covid 19
Pojok Pitu

Belasan Kartu Keluarga Dijadikan Bungkus Tempe
Pojok Pitu

Langgar Protokol Kesehatan Pertunjukan Seni Musik Tradisional Dibubarkan Satgas ...selanjutnya
Jatim Awan

Angka Gugat Cerai di Sidoarjo Didominasi oleh Pihak Istri
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber