Berita Terbaru :
Jokowi: Kita Bajak Momentum Krisis untuk Lakukan Lompatan Besar
Seluruh Anggota Samsat Talangagung Wajib Swab
Tutup Jalan Protokol, Buruh Gelar Aksi di Kantor DPRD
Pulang Nonton Orkes Dangdut Dua Kelompok Pemuda Tawuran, 1 Tewas
Gudang Penyimpanan Alat Dekorasi Pernikahan Terbakar
Diduga Rem Blong Truk Fuso Tabrak 4 Motor dan Satu Truk
Detik-detik Kecelakaan Maut di Jember, Truk Fuso Mengalami Rem Blong
Polisi Sebut Lima Korban Meninggal Dalam Kecelakaan Maut di Jember
Museum Korps Marinir Dibuka Untuk Umum
Polisi Gandeng Budayawan Sosialisasikan Tertib Bermasker
Tak Memiliki Hanphone, 29 Siswa SD Belajar Tatap Muka di Area Pemakaman
SMA Muhammadiyah 1 Ponorogo Siapkan Pembelajaran Tatap Muka di Tengah Pandemi
Berkah Dimusim Kemarau, Petani Bengkuang Melimpah
Harga Tanaman Cincau Hitam Anjlok, Petani Merugi
Pihak Desa Sudah Sarankan Untuk Pindah Lokasi Usaha
   

Gubernur Minta Jajaran Pemprov dan Masyarakat Untuk Tidak Malu Rapid Test
Politik  Selasa, 23-06-2020 | 16:37 wib
Reporter : Mirza Azkia Muhamad Adiba
Surabaya pojokpitu.com, Masih tingginya angka penyebaran virus covid 19 di Indonesia dan Jawa Timur Khususnya, menjadi perhatian khusus Pemerintah Provinisi Jawa Timur. Bahkan, Gubernur Khofifah Indah Parawansa meminta jajarannya di Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) dan masyarakat tidak takut untuk dirapid test.

Dijelaskan Khofifah saat acara halal bi halal gubernur dan wagub bersama 60.000 ASN beserta BUMD pemprov Jatim, penyebaran covid 19 pada 35 hari pertama kasusnya ada 1.000. Sementara dari 1.000 menajdi 2.000 diperoleh hanya dengan 24 hari. "Sedangkan dari 2 ribu menjadi 4 ribu kasus dalam kurun waktu 18 hari. Dan 4 ribu menjadi 8 ribu 14 hari," jelas Khofifah.

Khofifah meminta kedisplinan warga menjadi vaksin utama saat ini. "Sebelum vaksin covid 19 ini ditemukan, maka kedisplinan adalah vaksin utamanya," ujar mantan menteri sosial tersebut.

Selain itu, Khofifah juga meminta jajaranya dan masyarakat tidak takut untuk dirapid test. Ia mencontohkan bahwa setiap kali akan dan melakukan kegian, pasti dilakukan rapid tes. "Saya sudah tidak terhitung sudah berapa kali melakukan rapid tes," cerita Khofifah saat melakukan halal bi halal melalui virtual.

Ia juga meminta jika nantinya hasil rapid test menunjukkan reaktif, Khofiah meminta untuk tidak malu. "Tidak perlu malu, karena tidak ada aib di dalam virus covid 19 ini," ujar gubernur.

Gubernur juga meminta untuk memberikan stigma negatif kepada masyarakay yang hasil rapid testnya reaktif. "Tidak ada stigma bahwa orang reaktif dan positif covid 10 ini tabu atau aib," tegasnya.

Selanjutnya, Khofifah juga meminta bagi yang rapid testnya reaktif langsung di swab. "Ini harus dilakukan dan jangan sampai ada yang ditutupi," terang Khofifah.

Selain itu, Khofifah juga meminta untuk tidak melakukan isolasi mandiri di dalam rumah, guna mencegah penularan covid 19 dalam satu keluarga. "Saya meminta bagi yang swabnya positif untuk melakukan karantina ditempat yang sudah ditentukan oleh pemerintah," kata Khofifah dihadapan ratusan ASN. (yos)

Berita Terkait

Gubernur Akan Segerah Menyiapkan Format Yang Tepat Tentang Komite Pencegahan Covid

Gubernur Terus Berupaya Menekan Penyebaran Covid 19 di Jatim

Gubernur dan wakil Gubernur Jatim Gelar Halal Bihalal Virtual Dengan 60 Ribu ASN

Gubernur Minta Jajaran Pemprov dan Masyarakat Untuk Tidak Malu Rapid Test
Berita Terpopuler
Bupati Probolingo Mutasi 26 Pejabat Eselon 2 dan 3
Politik  11 jam

Forkompimda dan Warga Suku Tengger Bentangkan Bendera Raksasa di Bukit P30
Mlaku - Mlaku  10 jam

Pihak Desa Sudah Sarankan Untuk Pindah Lokasi Usaha
Peristiwa  9 jam

SMA Muhammadiyah 1 Ponorogo Siapkan Pembelajaran Tatap Muka di Tengah Pandemi
Pendidikan  6 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Awal September Subsidi Gaji Dari Pemerintah Cair 1,2 Juta
Jatim Awan

Lupa Mematikan Kompor, 1 Rumah di Bojonegoro Terbakar
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber