Berita Terbaru :
3 Bus Pekerja Pabrik Salem Situbondo Terjaring Operasi Patuh
Dikbud Larang Guru-Guru Bepergian Ke Luar Kota
Pasien Covid-19 Klaster Pabrik Salem Meningkat, Gugus Tugas Persiapkan Ruang Isolasi Tambahan
Bayar Palawija Ratusan Juta Dengan Cek Kosong, Pasutri Siri Ini Mendekam di Sel Tahanan
Susah Jaringan Internet, Polsek Galis Fasilitasi Siswa Belajar Daring
Residivis Narkoba Ditangkap di Tengah Sawah
Gelar Pelatihan TOT, Pos Gabungan Siapkan Relawan Pencegahan Covid-19
Penghuni Sel Polres Lamongan Lakukan Rapid Tes
Perempuan Pegawai Bank Terkonfirmasi Positif Covid-19
39.182 Pengangguran Baru di Bojonegoro Selama Pandemi Covid-19
Diduga Terinveksi Covid-19, Pria Paruh Baya Mati Mendadak Didalam Angkot
Ketua DPRD Ngawi Minta KPU-Bawaslu Fokus Peningkatan Partisipasi Pemilih
Pelaku Curanmor 14 TKP Ditangkap Polisi, Motor Curian Dijual ke Penadah di Madura
Bupati Lantik 37 Pejabat Jelang Pilkada
Dua Danau di Lumajang Menyusut
   

Kampung Tangguh Covid 19 Binaa Kejari Sidoarjo Dengan Slogan Transparansi Penggunaan Anggaran
Metropolis  Kamis, 02-07-2020 | 15:00 wib
Reporter : Mujianto Primadi
Kejaksaan Negeri Sidoarjo, mendirikan kampung tangguh covid 19 di Desa Gelang Kecamatan Tulangan Sidoarjo. Foto: Mujianto Primadi
Sidoarjo pojokpitu.com, Untuk memutus mata rantai penyebaran virus covid 19 hingga di pedesaan, Kejaksaan Negeri Sidoarjo ikut ambil bagian akan penyebaran virus covid 19, yaitu mendirikan kampung tangguh dari pandemi virus tersebut.

Pendirian kampung tangguh di Desa Gelang Kecamatan Tulangan Sidoarjo atas Binaan Kejari Sidoarjo,karena desa tersebut memiliki perbedaan dari desa yang lain. Yaitu adanya transparansi dalam penggunaan anggaran APBDS untuk pembiayaan penanganan covid 19 di Sidoarjo.

Dalam pendirian kampung tangguh dihadiri oleh Wakil Bupati Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin, beserta jajaran Muspida yang lain.
Kampung tangguh binaan Kejari Sidoarjo memiliki keunikan tersendiri, karena penggunaan anggaran untuk penanganan covid 19 sangat transparan dan akuntabel.
 
Kajari Sidoarjo, Setiawan Budi Cahyono, mengatakan, kampung tangguh dari binaan kejari sidoarjo baru pertama kali. Kali ini Kejari Sidoarjo memilih Desa Gelang Kecamatan Tulangan. "Karena perangkat desa tersebut mau memberikan informasi penggunaan anggaran desa, untuk penaganan covid 19 kepada masyarakat dan kejaksaan," ujar Setiawan Budi Cahyono.
 
Selain itu, dirinya berharap transparansi penggunaan anggaran dana desa untuk penanganan covid 19, menjadi rujukan desa yang lain atas penggunaan anggaran desa.
 
Pendirian kampung tangguh oleh Kejari Sidoarjo mendapat apresiasi dari Wakil Bupati Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin, adanya kampung tangguh di Desa Gelalang, dipastikan penyebaran covid 19 akan terjaga. "Selainitu akan terjaga pula perangkat desa dari jeratan hukum, karena penggunaaan anggaran desa secara transparan," jelasnya.

Sementara itu, transparansi penggunaan anggaran desa perlu di contoh oleh desa yang lain, agar Kabupaten Sidoarjo bebas dari jeratan hukum atas penggunaan anggaran desa. (yos)

Berita Terkait

Penguatan Kampung Tangguh di 10 Kecamatan Surabaya

Panja DPRD Sidoarjo Protes Kampung Tangguh Karena Dinilai Kurang Maksimal

Wujudkan Ketahanan Pangan, Warga Panen Lele dan Sawi

Penyebaran Covid-19 di Desa Wage Diredam Dengan Tracing Lingkungan
Berita Terpopuler
Mayat Perempuan Ditemukan di Kebun Tebu
Peristiwa  4 jam

Musda,Toufik Kembali Nahkodai Golkar Ponorogo
Pilkada  15 jam

Perusahaan Properti di Indonesia yang Mengutamakan Kepuasan Konsumen
Peristiwa  17 jam

Penahanan Kepala Desa Lebak Jabung Diwarnai Aksi Demo dan Isak Tangis
Peristiwa  7 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Jual Beli Tebu Diluar Pabrik Meresahkan PG Lestari
Jatim Awan

Dampak Pandemi, 68 Ribu Warga Bojonegoro dan Tuban Menunggak Iuran BPJS
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber