Berita Terbaru :
Tujuh Pemuda Pencurian dan Kekerasan Diringkus Polsek Kepanjen
Batang Tamanan Sorgum Diolah Menjadi Minuman Sirup
Demi Pelayanan Terbaik Bagi Warga Gresik, Sambari Halim Radianto Bikin Mall Pelayanan Publik
Pengangguran Jadi Pembobol Rumah Untuk Biaya Hidup
Ratusan Massa Hadang Penjemputan Pasien Covid 19
DPUPR Klaim Proyek Sambungan Perpipaan Beda Dengan Program PDAM
Belasan Kartu Keluarga Dijadikan Bungkus Tempe
Hilang Kendali, Truk Boks Tabrak Pohon Hingga Terguling
Seorang Pria Ditemukan Tewas di Kamar Kos
Sidak Protokol Kesehatan di Pasar Hewan, Puluhan Pembeli dan Penjual Dirapid Test
Tuntut Ganti Rugi, Pemilik Kios Pasar Baru Lurug Pemkab
Satu Guru Terpapar Covid-19, SMKN 1 Bojonegoro Kembali Belajar Daring
Kenalan di Medsos, Kakek Satu Cucu Perkosa Pelajar di Rumahnya Sendiri
Mayat Laki Laki Ditemukan Disungai Dengan Beberapa Luka
Kasus Penularan Covid-19 Masih Tinggi, Polri Tak Beri Izin Liga 1
   

Disabilitas Merakit Mobil Mesin Sepeda Motor
Otomotif  Jum'at, 03-07-2020 | 03:12 wib
Reporter : Unggul Dwi Cahyono, Muhammad Zainurofi
Inilah pikap rakitan Subeki warga Desa Pelas Kecamatan Kras Kabupaten Kediri. Foto: Muhammad Zainurofi
Kediri pojokpitu.com, Subeki (62), seorang disabilitas di Desa Pelas Kecamatan Kras Kabupaten Kediri, berhasil merakit pikap dengan alat seadanya. Uniknya, pikap buatannya menggunakan mesin sepeda motor bebek, rakitan pria yang hanya lulusan sekolah dasar tersebut dapat maju dan mundur layaknya sebuah mobil.

Untuk merakit pikap ini, Subeki memanfaatkan bodi atau sasis mobil suzuki carry miliknya yang sudah tidak terpakai. Meski tidak mempunyai keahlian memodifikasi kendaraan bermotor, namun pria lulusan sekolah dasar ini dengan tekun akhirnya mampu membuat pikap dengan mesin sepeda motor.

"Saat merakit pikab, saya tidak menggunakan mesin bubut dan hanya manual serta mengandalkan mesin las," ucap Subeki.

Untuk mmebuat pikab, Subeki membutuhkan waktu sekitar satu bulan. Meski cara merakit Subeki secara otodidak, namun  pikap buatannya tidak kalah dengan buatan bengkel-bengkel besar dan justru viral di media sosial.

Untuk pikap buatan Subeki, kecepatannya mampu berjalan 40-50 kilometer/jam. Selain itu juga lebih hemat, satu liter bensin mampu menempuh jarak 25 kilometer.

Dalam sebulan terakhir, Subeki sudah merakit dua pikap yang menggunakan mesin sepeda motor. Namun satu pikap sudah dibeli orang.

Subeki memasang tarif antara Rp 5 juta sampai Rp 7 juta untuk memasangkan mesin sepeda motor, ke kendaraan pengangkut barang yang rusak seperti pikap dan ledok. Namun jika ada orang pesan, Subeki memasang tarif sekitar Rp 20-25 juta per unitnya. (yos)

Berita Terkait

Disabilitas Merakit Mobil Mesin Sepeda Motor
Berita Terpopuler
Laka Lantas Truk Lpg, Honda Jazz dan 2 Sepeda Motor, 1 Meninggal
Peristiwa  9 jam

Mayat Laki Laki Ditemukan Disungai Dengan Beberapa Luka
Peristiwa  7 jam

Warga Pesisir Jember Tak Terpengaruh Isu Tsunami
Peristiwa  20 jam

Angka Gugat Cerai di Sidoarjo Didominasi oleh Pihak Istri
Peristiwa  11 jam



Cuplikan Berita
Mobil Wuling Ludes Terbakar di Tol Gempol-Pandaan
Pojok Pitu

Viral Danramil dan Anggota Bubarkan Orkes Hajatan
Pojok Pitu

Hingga Malam Hari Bukit Bentar Terbakar, Petugas Masih Lakukan Pemadaman Manual
Jatim Awan

Kebakaran Gudang Margomulyo, Tiga Isi Gudang Ludes Dilalap Api
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber