Berita Terbaru :
Satu Hakim Positif Covid, 10 Hakim Lainnya Isolasi Mandiri, Sidang Banyak Yang Ditunda
Imun Rentan, Ratusan Ibu Hamil Di-Swab
Satlantas Ponorogo Cari Warga Miskin dan Bagikan Sembako
3 Bus Pekerja Pabrik Salem Situbondo Terjaring Operasi Patuh
Dikbud Larang Guru-Guru Bepergian Ke Luar Kota
Pasien Covid-19 Klaster Pabrik Salem Meningkat, Gugus Tugas Persiapkan Ruang Isolasi Tambahan
Bayar Palawija Ratusan Juta Dengan Cek Kosong, Pasutri Siri Ini Mendekam di Sel Tahanan
Susah Jaringan Internet, Polsek Galis Fasilitasi Siswa Belajar Daring
Residivis Narkoba Ditangkap di Tengah Sawah
Gelar Pelatihan TOT, Pos Gabungan Siapkan Relawan Pencegahan Covid-19
Penghuni Sel Polres Lamongan Lakukan Rapid Tes
Perempuan Pegawai Bank Terkonfirmasi Positif Covid-19
39.182 Pengangguran Baru di Bojonegoro Selama Pandemi Covid-19
Diduga Terinveksi Covid-19, Pria Paruh Baya Mati Mendadak Didalam Angkot
Ketua DPRD Ngawi Minta KPU-Bawaslu Fokus Peningkatan Partisipasi Pemilih
   

Begini Kata Gubernur tentang Wacana Pasien Covid-19 Dipindah ke Pulau Galang
Covid-19  Sabtu, 04-07-2020 | 18:09 wib
Reporter : Ayul Anhdim
Atas rencana itu ditanggapi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Meski tujuannya baik, jarak menjadi kendala membujuk untuk pasien agar berkenan dipindah dan diisolasi di Pulau Galang. Foto Ayul Anhdim
Surabaya pojokpitu.com, Penyebaran covid-19 di Jatim tertinggi di Indonesia. Sehingga ada rencana pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Dan Kebudayaan Republik Indonesia, memindahkan pasien covid-19 dari daerah dengan penularan tinggi, ke Pulau Galang Kepulauan Riau.

Ditemui di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Gubernur Jawa Timur Khofifah menanggapi rencana pemerintah untuk memindahkan pasien covid di Surabaya ke Pulau Galang Kepualauan Riau. Khofifah mengapresiasi rencana tersebut, karena bisa mengurangi beban rumah sakit.

Namun Khofifah mengkhawatirkan, jarak yang jauh bisa saja menjadi kendala dalam proses pemindahan pasien covid 19. Karena selama ini fakta di lapangan, untuk membujuk pasien covid agar mau diisolasi adalah jarak RS rujukan yang jauh. Sehingga sejumlah pasien keberatan untuk meninggalkan anggota keluarga di rumah, bahkan hingga hewan ternak. "Kami telah berkoordinasi dengan Pangkogabwilhan 2, terkait transportasi milik TNI AU u yang akan digunakan untuk memindahkan pasien," kata Khofifah.

Meskipun demikian, Gubenur masih akan mempertimbangkan. Saat ini upaya yang dilakukan untuk relaksasi rumah sakit dengan menerapkan one gate system atau sistem satu pintu, yang dikomandoi langsung Pangkogabwilhan 2, sesuai instruksi presiden.

Tujuannya mempermudah pengklasifikasian pasien covid mulai dari tanpa gejala hingga gejala berat, agar tidak terjadi penumpukan pasien di rumah sakit. Selain itu penerapan satu kali tes swab negatif untuk pasien covid yang sembuh juga tengah dilakukan untuk mencegah penumpukan di rumah sakit. (pul)

Berita Terkait

Dikbud Larang Guru-Guru Bepergian Ke Luar Kota

Jumlah Pekerja Positif Covid Pabrik Salem Terus Meningkat

15 Karyawan Pabrik Positif Covid 19, Satgas Lakukan Swab Massal

Dua Hari Tambahan 36 Kasus Covid 19, Ada Balita Hingga Lanjut Usia
Berita Terpopuler
Mayat Perempuan Ditemukan di Kebun Tebu
Peristiwa  5 jam

Musda,Toufik Kembali Nahkodai Golkar Ponorogo
Pilkada  16 jam

Perusahaan Properti di Indonesia yang Mengutamakan Kepuasan Konsumen
Peristiwa  18 jam

Penahanan Kepala Desa Lebak Jabung Diwarnai Aksi Demo dan Isak Tangis
Peristiwa  8 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Jual Beli Tebu Diluar Pabrik Meresahkan PG Lestari
Jatim Awan

Dampak Pandemi, 68 Ribu Warga Bojonegoro dan Tuban Menunggak Iuran BPJS
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber