Berita Terbaru :
Jokowi: Kita Bajak Momentum Krisis untuk Lakukan Lompatan Besar
Seluruh Anggota Samsat Talangagung Wajib Swab
Tutup Jalan Protokol, Buruh Gelar Aksi di Kantor DPRD
Pulang Nonton Orkes Dangdut Dua Kelompok Pemuda Tawuran, 1 Tewas
Gudang Penyimpanan Alat Dekorasi Pernikahan Terbakar
Diduga Rem Blong Truk Fuso Tabrak 4 Motor dan Satu Truk
Detik-detik Kecelakaan Maut di Jember, Truk Fuso Mengalami Rem Blong
Polisi Sebut Lima Korban Meninggal Dalam Kecelakaan Maut di Jember
Museum Korps Marinir Dibuka Untuk Umum
Polisi Gandeng Budayawan Sosialisasikan Tertib Bermasker
Tak Memiliki Hanphone, 29 Siswa SD Belajar Tatap Muka di Area Pemakaman
SMA Muhammadiyah 1 Ponorogo Siapkan Pembelajaran Tatap Muka di Tengah Pandemi
Berkah Dimusim Kemarau, Petani Bengkuang Melimpah
Harga Tanaman Cincau Hitam Anjlok, Petani Merugi
Pihak Desa Sudah Sarankan Untuk Pindah Lokasi Usaha
   

Terjaring Razia Masker, Seorang Pemuda Menangis Histeris
Tapal Kuda Dan Madura  Senin, 06-07-2020 | 16:33 wib
Reporter : Achmad Arif
Saat ditanya karena tak menggunakan masker, Asan malah menangis di hadapan petugas, sembari meminta maaf karena tak menggunakan masker.
Lumajang pojokpitu.com, Seorang pemuda menangis histeris saat terjaring razia masker, di Jalan Desa Jatimulyo, Kecamatan Kunir, Kabupaten Lumajang, Senin pagi. Meski begitu, petugas tetap memberikan sanksi larangan melintas, serta menyita kendaraannya, karena diduga merupakan hasil tindak pidana kejahatan.

Seorang pemuda di Desa Jatimulyo, Kecamatan Kunir, Lumajang menangis histeris, saat terjaring razia masker oleh petugas gabungan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kecamatan Kunir.
 
Pemuda yang diketahui bernama Asan, warga setempat ini terjaring razia saat melintas di Jalan Desa Jatimulyo, Kecamatan Kunir, Lumajang.
 
Awalnya, Asan hendak pergi ke rumah temannya. Mengetahui ada petugas gabungan, Asan pun berusaha balik arah, hingga akhirnya sempat mau jatuh. Petugas yang curiga pada gerak-geriknya pun langsung menghampirinya.
 
Saat ditanya karena tak menggunakan masker, Asan malah menangis di hadapan petugas, sembari meminta maaf karena tak menggunakan masker.
 
Selain tak menggunakan masker, kendaraan yang dibawa Asan pun tak memenuhi standart keselamatan, seperti tak menggunakan spion, ban roda kecil, hingga tidak dilengkapi plat nomer kendaraan.
 
"Karena dicurigai kendaraan yang dibawanya merupakan hasil tindak pidana kejahatan, polisi terpaksa menyita kendaraan Asan, dan membawanya ke Mapolsek Kunir," kata Iptu Hariono, Kapolsek Kunir.
 
Razia masker ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi penyebaran covid-19 di wilayah Kabupaten Lumajang.(end)
 


Berita Terkait

Razia Masker, Puluhan Remaja di Blitar Dihukum Hafalkan Pancasila

Razia Masker, Polisi Amankan Lima KTP dan Hukum Push Up

Polres Dorong Ada Perda, Tindak Warga Tak Gunakan Masker

Satlantas Polres Tuban, Gelar Operasi di Pasar Tradisonal
Berita Terpopuler
Bupati Probolingo Mutasi 26 Pejabat Eselon 2 dan 3
Politik  11 jam

Forkompimda dan Warga Suku Tengger Bentangkan Bendera Raksasa di Bukit P30
Mlaku - Mlaku  10 jam

Pihak Desa Sudah Sarankan Untuk Pindah Lokasi Usaha
Peristiwa  9 jam

SMA Muhammadiyah 1 Ponorogo Siapkan Pembelajaran Tatap Muka di Tengah Pandemi
Pendidikan  6 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Awal September Subsidi Gaji Dari Pemerintah Cair 1,2 Juta
Jatim Awan

Lupa Mematikan Kompor, 1 Rumah di Bojonegoro Terbakar
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber