Berita Terbaru :
Pemkab Ngawi Kebut Pembangunan Lokasi PKL Yos Sudarsso
Angka Covid-19 Di Tuban Melandai, Angka Sembuh Tinggi
Awal Musim Penghujan, Fokus Kerawanan Bencana Angin Puting Beliung dan Banjir
Kreasi Pandemi Bonsai Kelapa Media Air
Pameran Hasil Karya SMA Double Track
Bupati Lumajang Konsolidasi Pemenangan Pasangan Ladub
Usaha Ditengah Pandemi, Pengerajin Aquarium Mini Unik Tembus Pasar Internasional
Libur Panjang, Banyak Pengunjung Berwisata ke Sumber Air Growgoland
Hendak Mencuri Motor Residivis Keok Ditangan Polisi
Libur Panjang, Ratusan Personil Gabungan Disiagakan
   

Bareng Pilkada, Pelaksanaan Pilkades Serentak di Ngawi Mundur
Pilkada  Senin, 06-07-2020 | 17:32 wib
Reporter : Ito Wahyu
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Ngawi, Kabul Tunggul Winarno memastikan, pemilihan kepala desa (pilkades) di Kabupaten Ngawi baru bisa dilaksanakan pada tahun 2021 mendatang.
Ngawi pojokpitu.com, Pelaksanaan pemilihan kepala desa serentak di Kabupaten Ngawi dipastikan mundur. Pilkades yang sedianya diselenggarakan tahun ini dipastikan batal karena bersamaan dengan pilkada pada 9 Desember mendatang.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Ngawi, Kabul Tunggul Winarno memastikan, pemilihan kepala desa (pilkades) di Kabupaten Ngawi baru bisa dilaksanakan pada tahun 2021 mendatang.

Hal ini mengingat Kabupaten Ngawi juga menyelenggarakan pilkada pemilihan bupati dan wakil bupati. "Untuk proses tahapan pilkades bisa dilakukan mulai akhir tahun ini. Di antaranya mulai dari pembentukan panitia, pendaftaran calon, administrasi dan lainnya," tutur Kabul Tunggul Winarno.
 
Mundurnya pelaksanaan pilkades serentak ini juga mengingat untuk proses peraturan daerah (perda) tentang kepala desa hingga saat ini masih dalam tahap pembahasan di DPRD Ngawi. Ia berharap untuk tahun ini segera diparipurnakan menjadi perda sehingga dapat dijadikan dasar untuk melaksanakan pilkades serentak tahun depan.
 
Selain itu, pelaksanaan yang mundur, rencana penggunaan sistem e-votting juga terancam belum bisa digunakan saat pilkades mendatang. Karena Kabul beranggapan, dengan menggunakan e- votting tersebut, masih banyak yang perlu disiapkan mulai dari sistemnya termasuk alat, SDM dan kesiapan dari pemerintahan desa selaku penyelenggara.
 
Sementara berdasarkan data untuk pilkades serentak di Kabupaten Ngawi diikuti oleh 22 desa dari 213 desa, yang tersebar di 13 kecamatan. Dari jumlah tersebut, 3 kosong yang saat ini diisi oleh PJ, yang lainnya habis pada akhir jabatan tahun ini.(end)
 


Berita Terkait

Bareng Pilkada, Pelaksanaan Pilkades Serentak di Ngawi Mundur

Bupati Pamekasan Pantau Pilkades Serentak 2019

Ribuan Personil Gabungan Diterjunkan Amankan Pilkades Serentak di Pamekasan

Pilkades Serentak Masih Menunggu Uji Publik Perbup
Berita Terpopuler
Libur Panjang, Ratusan Personil Gabungan Disiagakan
Peristiwa  9 jam

Hendak Mencuri Motor Residivis Keok Ditangan Polisi
Peristiwa  8 jam

Libur Panjang, Banyak Pengunjung Berwisata ke Sumber Air Growgoland
Mlaku - Mlaku  7 jam

Usaha Ditengah Pandemi, Pengerajin Aquarium Mini Unik Tembus Pasar Internasional...selanjutnya
Ekonomi Dan Bisnis  6 jam



Cuplikan Berita
Kebakaran Pemukiman Padat Penduduk, Dua Rumah Petak Ludes Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Kafe di Area Alon-Alon Kota Terbakar
Pojok Pitu

Terjatuh Dari Motor Curiannya, Pelaku Babak Belur Dimassa
Jatim Awan

Banjir Lahar Ganggu Aktivitas Warga dan Penambang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber