Berita Terbaru :
Satu Hakim Positif Covid, 10 Hakim Lainnya Isolasi Mandiri, Sidang Banyak Yang Ditunda
Imun Rentan, Ratusan Ibu Hamil Di-Swab
Satlantas Ponorogo Cari Warga Miskin dan Bagikan Sembako
3 Bus Pekerja Pabrik Salem Situbondo Terjaring Operasi Patuh
Dikbud Larang Guru-Guru Bepergian Ke Luar Kota
Pasien Covid-19 Klaster Pabrik Salem Meningkat, Gugus Tugas Persiapkan Ruang Isolasi Tambahan
Bayar Palawija Ratusan Juta Dengan Cek Kosong, Pasutri Siri Ini Mendekam di Sel Tahanan
Susah Jaringan Internet, Polsek Galis Fasilitasi Siswa Belajar Daring
Residivis Narkoba Ditangkap di Tengah Sawah
Gelar Pelatihan TOT, Pos Gabungan Siapkan Relawan Pencegahan Covid-19
Penghuni Sel Polres Lamongan Lakukan Rapid Tes
Perempuan Pegawai Bank Terkonfirmasi Positif Covid-19
39.182 Pengangguran Baru di Bojonegoro Selama Pandemi Covid-19
Diduga Terinveksi Covid-19, Pria Paruh Baya Mati Mendadak Didalam Angkot
Ketua DPRD Ngawi Minta KPU-Bawaslu Fokus Peningkatan Partisipasi Pemilih
   

Tahun Ajaran Baru Akan Berlangsung Secara Virtual
Pendidikan  Kamis, 09-07-2020 | 18:20 wib
Reporter : Atiqoh Hasan
Foto: Dokumentasi pojokpitu.com
Surabaya pojokpitu.com, Tahun ajaran baru 2020-2021 dipastikan akan berlangsung pada 13 Juli mendatang. Dinas Pendidikan Jatim meminta pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dilakukan secara daring.

Kepala Dinas Pendidikan Jatim, Wahid Wahyudi, menyebut pelaksanaan MPLS  bagi siswa baru dilakukan secara daring. Sambil melihat perkembangan persebaran virus corona dalam beberapa hari ke depan.

"Apakah memungkinkan jika dilanjutkan dengan pembelajaran secara offline. Kami tidak memberikan batasan apalagi sanksi jika MPLS bagi siswa baru digelar secara offline oleh beberapa sekolah," jelas Wahid.

Suardi, Wakahumas SMA Muhammadiyah 10 Surabaya, memastikan pelaksanaan mpls akan digelar secara online melalui webinar. MPLS yang digelar selama 10 hari tersebut, rencananya akan menghadirkan tokoh yang bisa memberikan inspirasi bagi siswa baru.

Pasca MPLS digelar, pihak sekolah berencana melakukan  pembelajaran sistem shift. Lantaran berdasarkan hasil angket yang disebar, 95 persen wali murid meminta agar pembelajaran secara offline diberlakukan kembali.

Rencananya pembelajaran akan  dilakukan secara  shift yakni 30 persen offline selama 2,5 jam di sekolah, sedangkan 70 persen sisanya dilakukan online. (yos)

Berita Terkait

Era New Normal, Dindik Madiun Tetap Larang KBM Tatap Muka

Pemkot Surabaya Gelar Rakor Terkait Rencana Sekolah Dibuka

Bersiap Sekolah Tatap Muka, 21 SMP Jalani Simulasi

Matangkan Rencana Dimulainya Belajar Tatap Muka Untuk Siswa SMP
Berita Terpopuler
Mayat Perempuan Ditemukan di Kebun Tebu
Peristiwa  5 jam

Musda,Toufik Kembali Nahkodai Golkar Ponorogo
Pilkada  16 jam

Perusahaan Properti di Indonesia yang Mengutamakan Kepuasan Konsumen
Peristiwa  18 jam

Penahanan Kepala Desa Lebak Jabung Diwarnai Aksi Demo dan Isak Tangis
Peristiwa  8 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Jual Beli Tebu Diluar Pabrik Meresahkan PG Lestari
Jatim Awan

Dampak Pandemi, 68 Ribu Warga Bojonegoro dan Tuban Menunggak Iuran BPJS
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber