Berita Terbaru :
Jokowi: Kita Bajak Momentum Krisis untuk Lakukan Lompatan Besar
Seluruh Anggota Samsat Talangagung Wajib Swab
Tutup Jalan Protokol, Buruh Gelar Aksi di Kantor DPRD
Pulang Nonton Orkes Dangdut Dua Kelompok Pemuda Tawuran, 1 Tewas
Gudang Penyimpanan Alat Dekorasi Pernikahan Terbakar
Diduga Rem Blong Truk Fuso Tabrak 4 Motor dan Satu Truk
Detik-detik Kecelakaan Maut di Jember, Truk Fuso Mengalami Rem Blong
Polisi Sebut Lima Korban Meninggal Dalam Kecelakaan Maut di Jember
Museum Korps Marinir Dibuka Untuk Umum
Polisi Gandeng Budayawan Sosialisasikan Tertib Bermasker
Tak Memiliki Hanphone, 29 Siswa SD Belajar Tatap Muka di Area Pemakaman
SMA Muhammadiyah 1 Ponorogo Siapkan Pembelajaran Tatap Muka di Tengah Pandemi
Berkah Dimusim Kemarau, Petani Bengkuang Melimpah
Harga Tanaman Cincau Hitam Anjlok, Petani Merugi
Pihak Desa Sudah Sarankan Untuk Pindah Lokasi Usaha
   

Tukang Bersih Makam Cabuli Empat Anak Dibawah Umur
Metropolis  Jum'at, 10-07-2020 | 18:20 wib
Reporter : Nanda Andrianta
Surabaya pojokpitu.com, Petugas Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, membekuk seorang pria paruh baya yang nekat melakukan perbuatan cabul kepada empat anak dibawah umur. Rata-rata berusia 5 hingga 10 tahun.

Ironisnya, perlakuan menyimpang tersebut diakui pelaku cukup mudah. Ia hanya meminjamkan ponsel miliknya dengan syarat, anak-anak malang tersebut harus mau menuruti nafsu bejat pelaku.

Adalah Ismawan (56) warga Krembangan Surabaya. Pria paruh baya yang sehari hari bekerja sebagai tukang sapu di area makam Kalianak Surabaya, mencabuli dua anak

berjenis kelamin laki-laki, yaitu JS (10) tahun dan RSK (7) dan dua anak berjenis kelamin perempuan,yakni DAP (8) tahun dan RYA (5).

Menurut pengakuan Ismawan dihadapan petugas, perilaku bejatnya itu ia tumpahkan di sebuah gubug di area makam tempatnya bekerja. Ia bahkan mengaku tak mengalami kesulitan saat melancarkan aksinya tersebut.

Sebab, ia hanya perlu meminjamkan ponselnya kepada para korban untuk digunakan mengakses aplikasi tik-tok. Syaratnya, anak-anak tersebut harus mau memenuhi nafsu bejat pelaku, secara bergantian.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Ganis Setyaningrum, mengatakan, kasus pencabulan tersebut baru dilaporkan salah satu orang tua korban, setelah melihat anaknya kerap murung karena pernah dicabuli oleh pelaku.

"Laporan tersebut langsung ditindak lanjuti, hingga akhirnya pelaku berhasil ditangkap dirumahnya dan mengamankan sejumlah pakaian para korban untuk dijadikan barang bukti," jelas Kapolres.

Dari hasil penyidikan sementara, jumlah korban berjumlah 4 anak. Namun pihaknya tetap akan melakukan pengembangan atas kasus tersebut, seperti menyelidiki adanya dugaan korban baru.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya, pelaku yang ternyata sudah beristri dan memiliki cucu itu bakal dijerat pasal 81 dan atau pasal 82 undang-undang tentang perlindungan anak, dengan ancaman hukuman pidana maksimal lima belas tahun penjara. (yos)

Berita Terkait

Gadis Bawah Umur Dicabuli Disawah

Walikota Risma Beri Perhatian Untuk Empat Anak Korban Tukang Sapu Makam Cabul

Tukang Bersih Makam Cabuli Empat Anak Dibawah Umur

Dasar Bejat ! Kakek 68 Tahun di Blitar Cabuli Balita 4 Tahun
Berita Terpopuler
Bupati Probolingo Mutasi 26 Pejabat Eselon 2 dan 3
Politik  11 jam

Forkompimda dan Warga Suku Tengger Bentangkan Bendera Raksasa di Bukit P30
Mlaku - Mlaku  10 jam

Pihak Desa Sudah Sarankan Untuk Pindah Lokasi Usaha
Peristiwa  9 jam

SMA Muhammadiyah 1 Ponorogo Siapkan Pembelajaran Tatap Muka di Tengah Pandemi
Pendidikan  6 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Awal September Subsidi Gaji Dari Pemerintah Cair 1,2 Juta
Jatim Awan

Lupa Mematikan Kompor, 1 Rumah di Bojonegoro Terbakar
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber