Berita Terbaru :
Jokowi: Kita Bajak Momentum Krisis untuk Lakukan Lompatan Besar
Seluruh Anggota Samsat Talangagung Wajib Swab
Tutup Jalan Protokol, Buruh Gelar Aksi di Kantor DPRD
Pulang Nonton Orkes Dangdut Dua Kelompok Pemuda Tawuran, 1 Tewas
Gudang Penyimpanan Alat Dekorasi Pernikahan Terbakar
Diduga Rem Blong Truk Fuso Tabrak 4 Motor dan Satu Truk
Detik-detik Kecelakaan Maut di Jember, Truk Fuso Mengalami Rem Blong
Polisi Sebut Lima Korban Meninggal Dalam Kecelakaan Maut di Jember
Museum Korps Marinir Dibuka Untuk Umum
Polisi Gandeng Budayawan Sosialisasikan Tertib Bermasker
Tak Memiliki Hanphone, 29 Siswa SD Belajar Tatap Muka di Area Pemakaman
SMA Muhammadiyah 1 Ponorogo Siapkan Pembelajaran Tatap Muka di Tengah Pandemi
Berkah Dimusim Kemarau, Petani Bengkuang Melimpah
Harga Tanaman Cincau Hitam Anjlok, Petani Merugi
Pihak Desa Sudah Sarankan Untuk Pindah Lokasi Usaha
   

Walikota Risma Beri Perhatian Untuk Empat Anak Korban Tukang Sapu Makam Cabul
Metropolis  Sabtu, 11-07-2020 | 18:36 wib
Reporter : Nanda Andrianta
Surabaya pojokpitu.com, Walikota Surabaya Tri Rismaharini mengaku prihatin dengan kasus pencabulan anak di bawah umur, yang beberapa hari lalu kasusnya diungkap petugas Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Orang nomor satu di Surabaya itu berjanji untuk membantu para korban mulai dari pendampingan psikiater, mengurus pendidikannya hingga memberikan tempat tinggal.

Ismawan (56) warga Krembangan Surabaya, berhasil ditangkap petugas Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, lantaran aksinya mencabuli empat anak di bawah umur. Bejatnya, pria paruh baya yang sehari hari bekerja sebagai tukang sapu di area makam Kalianak Surabaya ini mencabuli dua anak berjenis kelamin laki-laki, yaitu JS (10) dan RSK (7) dan dua anak berjenis kelamin perempuan, yakni DAP (8) dan RYA (5) .

Prihatin dengan kasus tersebut, Walikota Surabaya Tri Rismaharini, siang tadi mendatangi Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak untuk menemui empat anak yang menjadi korban pencabulan. Pertemuan antara Risma dan empat anak tersebut dilakukan secara tertutup hampir dua jam lamanya.

Dari hasil pertemuannya, Risma mengaku prihatin terhadap kasus yang menimpa korban yang memiliki usia rata-rata lima sampai sepuluh tahun tersebut.

Risma mengaku akan membantu dengan cara memberikan terapi menggunakan tenaga psikiater untuk fokus menangani kesembuhan korban. Risma juga menjanjikan akan memberikan tempat tinggal di shelter khusus milik Pemerintah Kota Surabaya, bagi korban yang belum punya tempat tinggal.

Selain itu, Risma juga bakal memberikan pendidikan hingga membuatkan akta kelahiran. Sebab, ada tiga anak yang sampai saat ini belum punya akta kelahiran, karena ditinggalkan keluarganya.
 
Sementara itu, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Ganis Setyaningrum mengatakan, pihaknya hingga kini masih melakukan pengembangan atas kasus tersebut, lantaran perbuatan bejat yang dilakukan pelaku baru diketahui ternyata sudah dilakukan sejak tahun 2019.

Oleh sebab itu, ia menduga masih ada banyak anak dibawah umur yang menjadi korban. Bahkan, dari hasil pemeriksaan awal oleh psikiater Pemkot Surabaya, para korban tersebut sempat mendapat ancaman dari pelaku, agar tak melapor ke orang tua mereka.
 
Seperti yang diberitakan sebelumnya, Ismawan, seorang tukang sapu di area makam Kalianak Surabaya, berhasil diamankan petugas kepolisian karena melakukan pencabulan terhadap empat anak dibawah umur di sebuah gubug area makam tempatnya bekerja.(end)



Berita Terkait

Gadis Bawah Umur Dicabuli Disawah

Walikota Risma Beri Perhatian Untuk Empat Anak Korban Tukang Sapu Makam Cabul

Tukang Bersih Makam Cabuli Empat Anak Dibawah Umur

Dasar Bejat ! Kakek 68 Tahun di Blitar Cabuli Balita 4 Tahun
Berita Terpopuler
Bupati Probolingo Mutasi 26 Pejabat Eselon 2 dan 3
Politik  11 jam

Forkompimda dan Warga Suku Tengger Bentangkan Bendera Raksasa di Bukit P30
Mlaku - Mlaku  10 jam

Pihak Desa Sudah Sarankan Untuk Pindah Lokasi Usaha
Peristiwa  9 jam

SMA Muhammadiyah 1 Ponorogo Siapkan Pembelajaran Tatap Muka di Tengah Pandemi
Pendidikan  6 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Awal September Subsidi Gaji Dari Pemerintah Cair 1,2 Juta
Jatim Awan

Lupa Mematikan Kompor, 1 Rumah di Bojonegoro Terbakar
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber