Berita Terbaru :
Jokowi: Kita Bajak Momentum Krisis untuk Lakukan Lompatan Besar
Seluruh Anggota Samsat Talangagung Wajib Swab
Tutup Jalan Protokol, Buruh Gelar Aksi di Kantor DPRD
Pulang Nonton Orkes Dangdut Dua Kelompok Pemuda Tawuran, 1 Tewas
Gudang Penyimpanan Alat Dekorasi Pernikahan Terbakar
Diduga Rem Blong Truk Fuso Tabrak 4 Motor dan Satu Truk
Detik-detik Kecelakaan Maut di Jember, Truk Fuso Mengalami Rem Blong
Polisi Sebut Lima Korban Meninggal Dalam Kecelakaan Maut di Jember
Museum Korps Marinir Dibuka Untuk Umum
Polisi Gandeng Budayawan Sosialisasikan Tertib Bermasker
Tak Memiliki Hanphone, 29 Siswa SD Belajar Tatap Muka di Area Pemakaman
SMA Muhammadiyah 1 Ponorogo Siapkan Pembelajaran Tatap Muka di Tengah Pandemi
Berkah Dimusim Kemarau, Petani Bengkuang Melimpah
Harga Tanaman Cincau Hitam Anjlok, Petani Merugi
Pihak Desa Sudah Sarankan Untuk Pindah Lokasi Usaha
   

Begini Hari Pertama Siswa Madrasah Ibtidaiyah Masuk Sekolah
Pendidikan  Senin, 13-07-2020 | 12:42 wib
Reporter : Saiful Mualimin
Pihak madrasah memberlakukan protokol kesehatan ketat untuk menjaga dari ancaman pandemi covid 19. Siswa hanya menjalani tatap muka dengan guru selama dua jam, sedangkan orang tua menunggu di luar madrasah. Foto Saiful Mualimin
Jombang pojokpitu.com, Puluhan siswa di salah satu Madrasah Ibtidaiyah di Jombang, Senin (13/7) menandai tahun ajaran baru dengan masuk sekolah.

Sejak pagi puluhan siswa MI Genukwatu di Desa Genukwatu Kecamatan Ngoro Jombang mengantre di depan kelas. Siswa berbaris dengan berjarak satu meter menunggu antrean pemeriksaan suhu tubuh dan pemberian hand sanitaizer. Setelah di lakukan pendataan mereka langsung di berikan penutup wajah sebelum masuk sekolah.

Di ruang kelas, seluruh siswa duduk  satu siswa satu bangku. Di dalam kelas anak anak yang baru lulus taman kanak kanak ini mendengarkan perkenalan dari guru dan pihak sekolah. Kemudian mendapatkan pembagian buku dan tugas yang harus dikerjakan di rumah.

Abdul Rozak kepala Madrasah mengakui sengaja memasukan anak didiknya untuk perkenalan dan mengetahui jumlah siswa secara pasti. "Rencananya siswa baru ini akan masuk selama 2 jam, kemudian menjalani pendidikan secara daring. Pelaksanaan pembelajaran di hari pertama dilaksanakan dengan protokol kesehatan ketat," kata Abdul Rozak.

Sementara Zidni Nurhayati seorang walimurid mengaku lebih senang mengikuti pendidikan  secara daring. Apalagi kondisi anak anak tidak selamanya bisa mengikuti protokol kesehatan ketat seperti jaga jarak. Masa pengenalan lingkungan sekolah akan digelar selama dua hari. "Dari 53 siswa baru akan dibagi dalam dua shift. Separo masuk hari ini sisanya akan masuk besok dengan proses yang sama," kata Zidni Nurhayati. (pul)

Berita Terkait

Begini Hari Pertama Siswa Madrasah Ibtidaiyah Masuk Sekolah

Sekolah Disegel, Siswa SMP 3 Pengenalan Ingkungan Sekolah di Gedung Eks UPTD

Kegiatan Hari Pertama di SMPN 2 Rejotangan Hanya Memiliki 9 Siswa Baru

Tahun Ajaran Baru, SD Negeri Dapat Tujuh Siswa Baru
Berita Terpopuler
Bupati Probolingo Mutasi 26 Pejabat Eselon 2 dan 3
Politik  11 jam

Forkompimda dan Warga Suku Tengger Bentangkan Bendera Raksasa di Bukit P30
Mlaku - Mlaku  10 jam

Pihak Desa Sudah Sarankan Untuk Pindah Lokasi Usaha
Peristiwa  9 jam

SMA Muhammadiyah 1 Ponorogo Siapkan Pembelajaran Tatap Muka di Tengah Pandemi
Pendidikan  6 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Awal September Subsidi Gaji Dari Pemerintah Cair 1,2 Juta
Jatim Awan

Lupa Mematikan Kompor, 1 Rumah di Bojonegoro Terbakar
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber