Berita Terbaru :
Angka Covid-19 Di Tuban Melandai, Angka Sembuh Tinggi
Awal Musim Penghujan, Fokus Kerawanan Bencana Angin Puting Beliung dan Banjir
Kreasi Pandemi Bonsai Kelapa Media Air
Pameran Hasil Karya SMA Double Track
Bupati Lumajang Konsolidasi Pemenangan Pasangan Ladub
Usaha Ditengah Pandemi, Pengerajin Aquarium Mini Unik Tembus Pasar Internasional
Libur Panjang, Banyak Pengunjung Berwisata ke Sumber Air Growgoland
Hendak Mencuri Motor Residivis Keok Ditangan Polisi
Libur Panjang, Ratusan Personil Gabungan Disiagakan
   

Jatim Membutuhkan Support Tenaga Medis
Politik  Senin, 13-07-2020 | 18:10 wib
Reporter : Ayul Anhdim
Emil Elestianto Dardak, Wakil Gubernur Jatim. Foto: Ayul Andhim
Surabaya pojokpitu.com, Pemprov Jatim memang sedang mengalami kekurangan tenaga medis di tengah pandemi covid 19, apalagi saat ini tenaga medis banyak yang meninggal sejak pandemi covid.

Maka dari itu para dokter maupun perawat hendaknya selalu memakai APD, bila sedang melayani pasien, karena pasien yang dilayani bisa covid bisa tidak.

Pemerintah Jawa Timur saat ini terus berusaha meningkatkan kapasitas rawat di setiap rumah sakit rujukan di Jatim, agar keluar masuk pasien bisa lebih lancar serta mengurangi beban tenaga medis

yang merawat pasien covid 19, sehingga angka penularan covid 19 kepada petugas medis bisa ditekan.

Emil Elestianto Dardak, Wakil Gubernur Jatim, menerangkan, saat ini memang banyak tenaga medis yang meninggal akibat covid 19, namun ada juga para tenaga medis yang tertular covid.

"Padahal sebenarnya mereka bukan melayani pasien covid 19, maka dari pemerintah Jawa Timur meminta kepada para tenaga medis baik di puskesmas atau di rumah sakit hendaknya mengunakan ADP pada saat

melayani pasien, karena kita semuanya tidak tahu pasien yang sedang di layani covid atau tida," jelas Emil Elestianto Dardak.

Untuk memenuhi tenaga medis tersebut, Pemprov Jatim melalui RSUA sudah melakukan rekrutmen tenaga medis, disamping itu juga Menteri Kesehatan juga sudah membantu beberapa tenaga medis di rumah

sakit lapangan, penerapan one gate sistem di rumah sakit lapangan juga terus ditingkatkan, untuk mengurangi penumpukan pasien sehingga beban dokter di salah satu rumah sakit rujukan tidak terlalu berat. (yos)




Berita Terkait

Jatim Membutuhkan Support Tenaga Medis

Antisipasi Covid 19, Wagub Jatim Kunjungi Terminal Batu

Runner Up Indonesia Idol Bertemu Wakil Gubernur

Beberapa Daerah Akan Kosong Karena Kepala Daerahnya Maju Pilkada
Berita Terpopuler
Libur Panjang, Ratusan Personil Gabungan Disiagakan
Peristiwa  8 jam

Hendak Mencuri Motor Residivis Keok Ditangan Polisi
Peristiwa  8 jam

Libur Panjang, Banyak Pengunjung Berwisata ke Sumber Air Growgoland
Mlaku - Mlaku  6 jam

Pameran Hasil Karya SMA Double Track
Pendidikan  3 jam



Cuplikan Berita
Kebakaran Pemukiman Padat Penduduk, Dua Rumah Petak Ludes Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Kafe di Area Alon-Alon Kota Terbakar
Pojok Pitu

Terjatuh Dari Motor Curiannya, Pelaku Babak Belur Dimassa
Jatim Awan

Banjir Lahar Ganggu Aktivitas Warga dan Penambang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber