Berita Terbaru :
Bayar Palawija Ratusan Juta Dengan Cek Kosong, Pasutri Siri Ini Mendekam di Sel Tahanan
Susah Jaringan Internet, Polsek Galis Fasilitasi Siswa Belajar Daring
Residivis Narkoba Ditangkap di Tengah Sawah
Gelar Pelatihan TOT, Pos Gabungan Siapkan Relawan Pencegahan Covid-19
Penghuni Sel Polres Lamongan Lakukan Rapid Tes
Perempuan Pegawai Bank Terkonfirmasi Positif Covid-19
39.182 Pengangguran Baru di Bojonegoro Selama Pandemi Covid-19
Diduga Terinveksi Covid-19, Pria Paruh Baya Mati Mendadak Didalam Angkot
Ketua DPRD Ngawi Minta KPU-Bawaslu Fokus Peningkatan Partisipasi Pemilih
Pelaku Curanmor 14 TKP Ditangkap Polisi, Motor Curian Dijual ke Penadah di Madura
Bupati Lantik 37 Pejabat Jelang Pilkada
Dua Danau di Lumajang Menyusut
Nenek 83 Tahun Hidup Rentah di Gubug Reot Tak Tersentuh Pemerintah
Mayat Perempuan Ditemukan di Kebun Tebu
Tolak Jual Tanah ke Pertamina, Warga Lurug BPN Tuban
   

Perawat Jatim Terpapar Covid 19 Bertambah 334 Orang
Kesehatan  Selasa, 14-07-2020 | 13:21 wib
Reporter : Fakhrurrozi
Jumlah perawat di jawa timur yang terpapar covid 19, terus bertambah. Foto: Fakhrurrozi
Surabaya pojokpitu.com, Meninggalnya Gigih Sujoko Lugiamanto, perawat Puskesmas Ketapang Probolinggo, Senin (13/7) malam, menambah jumlah perawat di Jawa Timur yang terpapar covid 19 menjadi 334 orang.

Dari jumlah 334 orang tersebut, 13 perawat meninggal dunia, 25 persen masih menjalani perawatan di rumah sakit, 35 persen menjalani isolasi mandiri dan 40 persen dinyatakan sembuh dari covid 19.

Dari data DPW Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)  Jawa Timur, selama 3 hari terjadi penambahan 75 perawat yang terpapar covid 19.  Penambahan 75 perawat tersebut berasal dari Surabaya, Sidoarjo, Kabupaten Mojokerto dan Kota Kediri. Dengan bertambahnya 75 orang ini, maka jumlah perawat yang terpapar covid 19 menjadi 334 orang.

Dari 334 perawat yang terpapar covid 19 :

-25 persen masih menjalani perawatan di rumah sakit

-35 persen menjalani isolasi mandiri di hotel dan rumah

-40 persen dinyatakan sembuh dari covid 19 dan sudah beraktivitas kembali

Sementara jumlah perawat yang meninggal dunia sebanyak 13 orang :

-Surabaya 7 orang perawat

-Sidoarjo 1 orang perawat

-Tuban 1 orang perawat

-Malang 1 orang perawat

-Sampang 1 orang perawat

-Bojonegoro 1 orang perawat

-Probolinggo 1 orang perawat

Profesor Nursalam, Ketua DPW PPNI  Jawa Timur, mengatakan, terus bertambahnya perawat yang terpapar covid 19 ini dikarekan berbagai sebab. Salah satunya belum dilaksanakannya PCR kepada perawat secara masif dan berskala setiap 14 hari.

"Sehingga perawat yang terpapar covid 19  tidak terdeteksi sejak awal. Selain itu, pengelolaan ruangan pasien di rumah sakit dan beban kerja yang tinggi ikut menjadi penyebabnya," kata Profesor Nursalam.

DPW PPNI Jawa Timur berharap meninggalnya perawat Gigih Sujoko Lugiamanto, perawat Puskesmas Ketapang Probolinggo, menjadi yang terakhir di Jawa Timur. Pihaknya berharap pemerintah daerah tidak kendor dalam menjalankan pesan Presiden Joko Widodo yakni 3 T, testing, tracking dan treatment. (yos)

Berita Terkait

Positif Covid 19, Perawat RS Unair Meninggal

Satu Minggu Bertambah, Perawat Jatim Terpapar Covid 19 Menjadi 542 Orang

Perawat Jatim Terpapar Covid 19 Bertambah 334 Orang

Perawat Meninggal Akibat Covid 19 Menjadi 12
Berita Terpopuler
Mayat Perempuan Ditemukan di Kebun Tebu
Peristiwa  4 jam

Musda,Toufik Kembali Nahkodai Golkar Ponorogo
Pilkada  14 jam

Perusahaan Properti di Indonesia yang Mengutamakan Kepuasan Konsumen
Peristiwa  17 jam

Warga Ngawi Temukan Mortir Aktif di Aliran Sungai Bengawan
Peristiwa  8 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Jual Beli Tebu Diluar Pabrik Meresahkan PG Lestari
Jatim Awan

Dampak Pandemi, 68 Ribu Warga Bojonegoro dan Tuban Menunggak Iuran BPJS
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber