Berita Terbaru :
Dikbud Larang Guru-Guru Bepergian Ke Luar Kota
Pasien Covid-19 Klaster Pabrik Salem Meningkat, Gugus Tugas Persiapkan Ruang Isolasi Tambahan
Bayar Palawija Ratusan Juta Dengan Cek Kosong, Pasutri Siri Ini Mendekam di Sel Tahanan
Susah Jaringan Internet, Polsek Galis Fasilitasi Siswa Belajar Daring
Residivis Narkoba Ditangkap di Tengah Sawah
Gelar Pelatihan TOT, Pos Gabungan Siapkan Relawan Pencegahan Covid-19
Penghuni Sel Polres Lamongan Lakukan Rapid Tes
Perempuan Pegawai Bank Terkonfirmasi Positif Covid-19
39.182 Pengangguran Baru di Bojonegoro Selama Pandemi Covid-19
Diduga Terinveksi Covid-19, Pria Paruh Baya Mati Mendadak Didalam Angkot
Ketua DPRD Ngawi Minta KPU-Bawaslu Fokus Peningkatan Partisipasi Pemilih
Pelaku Curanmor 14 TKP Ditangkap Polisi, Motor Curian Dijual ke Penadah di Madura
Bupati Lantik 37 Pejabat Jelang Pilkada
Dua Danau di Lumajang Menyusut
Nenek 83 Tahun Hidup Rentah di Gubug Reot Tak Tersentuh Pemerintah
   

Rumah Bergeser Sendiri Saat Dibangun Gegerkan Warga Ngawi
Mataraman  Selasa, 14-07-2020 | 13:40 wib
Reporter : Ito Wahyu
rumah milik Giman (47) warga desa Mengger, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Ngawi, ini terangkat hingga 130 centimeter ke atas pondasi, dari posisi semula. Foto: Iti Wahyu
Ngawi pojokpitu.com, Rumah milik salah satu warga di Kabupaten Ngawi, dikabarkan bisa di pindahkan atau digeser oleh pemilik rumah seorang diri gegerkan warga. Bahkan keberadaan rumah yang bergeser sendiri itu juga sampai menarik perhatian orang nomor satu di Kabupaten Ngawi, Budi Sulistyono Bupati Ngawi, yang juga melihat langsung kondisi bangunan rumah tersebut.

Sekilas nampak tidak ada yang aneh pada rumah milik Giman (47) warga desa Mengger, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Ngawi, ini. Rumah joglo jawa dengan 20 tiang penyangga kayu jati itu berdiri kokoh diatas pondasi.
 
Namun belakangan rumah yang di huni oleh Giman bersama seorang anak perempuannya yang masih balita itu gegerkan warga. Rumahnya dikabarkan bisa dipindahkan sendiri tanpa bantuan orang lain. Rumah joglo dengan ukuran panjang 10 meter, dan lebar 9 meter, itu terangkat hingga 130 centimeter ke atas pondasi, dari posisi semula.
 
Rumah terangkat tanpa merusak atap atau gentengnya. Bahkan rumah bergeser ke depan hingga 30 centimeter. Hanya membutuhkan waktu sekitar 1,5 jam saja untuk memindahkan rumah itu sendirian.

Bupati Ngawi, Budi Sulistyono, yang saat itu datang ke lokasi mengatakan butuh orang banyak untuk mengangkat rumah joglo jawa sebesar itu.
 
Dari cerintanya tidak masuk akal, namun ini benar terjadi. Kejadian ini karena kekuasaan tuhan, dan apa pun bisa terjadi. Begitu juga banyak pengunjung, yang mengatakan tidak masuk diakal. Karena untuk mengangkat rumah sebesar itu dibutuhkan sekitar 60 orang. Namun ini hanya dilakukan oleh satu orang saja.
 
Hingga kini masih banyak warga yang mengaku penasaran dengan kejadian bergesernya rumah milik giman, warga Desa Mengger Kecamatan Karanganyar Kabupaten Ngawi. Proses pemindahan rumah itu dilakukan pada malam Jumat, 25 Juni 2020 lalu.
 
Namun kejadian tersebut baru viral dalam sepekan terakhir. Hingga kini rumah Giman terus di banjiri oleh pengunjung, baik sekitar Ngawi maupun dari luar daerah.

Bahkan dalam satu hari bisa mencapai ratusan orang pengujung yang datang untuk melihat rumah giman yang konon bisa di pindahkan sendiri tanpa bantuan orang lain. (yos)

Berita Terkait

Rumah Bergeser Sendiri Saat Dibangun Gegerkan Warga Ngawi
Berita Terpopuler
Mayat Perempuan Ditemukan di Kebun Tebu
Peristiwa  4 jam

Musda,Toufik Kembali Nahkodai Golkar Ponorogo
Pilkada  15 jam

Perusahaan Properti di Indonesia yang Mengutamakan Kepuasan Konsumen
Peristiwa  17 jam

Penahanan Kepala Desa Lebak Jabung Diwarnai Aksi Demo dan Isak Tangis
Peristiwa  7 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Jual Beli Tebu Diluar Pabrik Meresahkan PG Lestari
Jatim Awan

Dampak Pandemi, 68 Ribu Warga Bojonegoro dan Tuban Menunggak Iuran BPJS
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber