Berita Terbaru :
Bebas Zona Merah, Dinas Pendidikan Jatim Akan Tambah Sekolah Tatap Muka
Tolak UU Cipta Kerja, Demo Ribuan Buruh Macetkan Perempatan Rajabali
Sejumlah Perkantoran dan Toko Tutup, Massa Aksi Berkumpul di Jalan Basuki Rahmat Menuju Grahadi
Viral, Aksi Patriotik Abang Becak Mengganti Bendera Rusak Dengan Baru Dari Hasil Urunan Sendiri
BNNP Musnahkan 11 Kilogram Barang Bukti Sabu
Pemkot Surabaya Gelar Deklarasi Jogo Suroboyo Damai
Abaikan Prokes, Ratusan Pelaku UMKM Berdesakan Ambil Formulir Bantuan Presiden
Gelar Aksi Demo, Puluhan Mahasiswa Blokir Jalur Pantura
Curi Emas Senilai Rp 128 Juta, Dua Pencuri Diringkus Polisi
Susur Sungai, Bupati Temukan Sampah Popok Bayi Potensi Mencemari
Polisi Gelar Rekontruksi Kasus Pengeroyokan Berujung Kematian
Derita Bocah 5 Tahun, Setelah Kaki Kanannya Harus Diamputasi
Pasca Kiyai Kampung Tarik Dukungan, Wakil Ketua Pemenangan Kelana Angkat Bicara
Warga Dihebohkan Penemuan Kerangka Manusia di Lahan Pohon Jati
Diduga Langgar Netralitas, ASN di Banyuwangi Dilaporkan ke Bawaslu
   

Penobatan Dewan Adat Majapahit Disambut Dengan Kirab Budaya dan Arak Arakan Tumpeng
Tempo Doeloe  Senin, 20-07-2020 | 12:00 wib
Reporter : Aminuddin Ilham
Mojokerto pojokpitu.com, Puluhan masyarakat bersama sejumlah tokoh adat majapahit, menggelar ritual adat pada leluhur serta mengirab budaya dan mengarak lima tumpeng keliling kampung. Kegiatan adat majapahitan, yang berlangsung Minggu (19/7) siang, dilakukan sebagai upacara penobatan dan pengkuhan ketua dewan adat majapahit di wilayah Kabupaten Mojokerto.

Kirab budaya majapahit ini, diawali dengan ritual atau upacara adat untuk mendoakan dan meminta restu terhadap lelehur yang digelar di suatu tempat lelehur atau punden yang dikeramatkan oleh warga setempat.
 
Setelah melakukan ritual adat, puluhan masyarakat Desa Sampang Agung dan tokoh adat melakukan kirab budaya dengan mengarak pataka dan 4 tumpeng keliling kampung. Tumpeng yang diarak memiliki simbol dan makna tersendiri bagi masyarakat adat majapahit.
 
Ki Eko Purbo Diningrat, pembina budaya majapahit, mengatakan, tumpeng emas,memiliki makna kejayaan dan keemasan bagi masyarakat dewan adat majapahit, tumpeng kendit, dimaknai sebagai satu kesatuan yang terikat dan tumpeng kuat, merupakan kekuatan dari jiwa yang kokoh serta tumpeng pangapuro,disimbolkan sebagai ampunan pada yang kuasa dan lelehur.
 
"Kirab budaya majapahit dan arak arakan empat tumpeng di Desa Sampang Agung,Kecamatan Kutorejo,Kabupaten Mojokerto ,merupakan bagian dari penobatan dan pengukuhan ketua dewan adat majapahit yang baru terpilih untuk  memimpin dewan adat selama lima tahun ke depan," kata Ki Eko Purbo Diningrat.
 
Dalam kirab budaya majapahit dan arak arakan tumpeng, masyarakat dewan adat majapahit juga menggelar doa bersama dan berharap musibah pandemi covid 19 segera berakhir di bumi nusantara,yaitu Indonesia. (yos)

Berita Terkait

Penobatan Dewan Adat Majapahit Disambut Dengan Kirab Budaya dan Arak Arakan Tumpeng

Kirab Budaya Ratusan Dewa Diarak Keliling Jombang

Seminggu di Kota Probolinggo, Puluhan Peserta Ikuti Kirab Pawai Budaya Nusantara

Kirab Budaya Khas Ponorogo , Ekstrim dan Mulai Punah
Berita Terpopuler
Razia Kos, Petugas Ciduk 11 Pasangan Mesum yang Asik Berduaan di Kamar
Peristiwa  6 jam

Pembelajaran Tatap Muka SMA/SMK Tergantung Izin Kepala Daerah
Pendidikan  10 jam

Penyekatan Massa Demo di Depan Gedung DPRD
Malang Raya  7 jam

Jelang Unras Omnibus Law, 61 Titik Dijaga Petugas Keamanan Gabungan
Metropolis  8 jam



Cuplikan Berita
Kebakaran Pemukiman Padat Penduduk, Dua Rumah Petak Ludes Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Kafe di Area Alon-Alon Kota Terbakar
Pojok Pitu

Jelang Unras Omnibus Law, 61 Titik Dijaga Petugas Keamanan Gabungan
Jatim Awan

Petani 24 Desa Terancam Kekeringan Akibat Tak Ada Saluran ke Sungai Induk
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber