Berita Terbaru :
Kantor KPID Jawa Timur Ditutup Pasca Salah Satu Komisioner Meninggal Karena Covid 19
Klarifikasi Kapolres Blitar Terkait Resignya Kasat Sabhara
Mantan Perangkat Desa Menggelar Aksi Di Depan DPRD
Polisi Perairan Fasilitasi Pembelajaran Daring Masyarakat Pesisir
Pengadaan Mobil Alphard Buat Bupati di Era Pandemi
Dilakukan Pencarian Selama 2 Hari, Korban Laka Air Remaja 14 Tahun Diketemukan
Pj Bupati Sidoarjo Akan Tancap Gas Dan Akan Menambah Jumlah Ruang Isolasi
Terpeleset Seorang Ibu Tewas Dilindas Truk Boks
1 ASN Meninggal Dunia Terpapar Covid-19
Mantan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto Zaenal Abidin Divonis 4 Tahun Penjara
Diduga Salahgunakan Kewenangan Untuk Kepentingan Paslon Nomer 1, KIPP Laporkan Risma Ke Bawaslu
Ratusan Pelanggar Protokol Kesehatan Disidangkan dan Dikenakan Denda Hanya Rp 50 Ribu
Masuk Rumah, Ular Sanca 4 Meter Berhasil Ditangkap Warga
Tiga Bayi Lahir di Bangkalan Saat Peringatan Hari Kesaktian Pancasila
20 Ribu Anggota PPAL Siap Menangkan Machfud-Mujiaman
   

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Politik  Jum'at, 24-07-2020 | 13:45 wib
Reporter : Felli Kosasi
Bupati Jember, Faida MMR
Berita Video : Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Jember pojokpitu.com, Menanggapi pemakzulan oleh DPRD Kabupaten Jember, Bupati Faida MMR mempersilahkan kepada dewan untuk menggunakan haknya yang sudah diatur dalam undang undang. Bupati Jember juga akan mengikuti mekanisme pemakzulan tersebut, dan mengimbau agar masyarakat jember tidak terprovokasi.

Hingga saat ini, berita tentang pemakzulan oleh DPRD Kabupaten Jember  terhadap Bupati Faida MMR selalu menjadi perbincangan hangat dikalangan warga. Bahkan kepurusan itu telah menjadi berita nasional. Terkait pemakzulan tersebut, kondisi pemerintah Kabupaten Jember masih nampak normal dan biasa biasa saja. Bahkan Bupati Jember Faida MMR masih banyak kegiatan.

"Saya mempersilahkan DPRD Kabupaten Jember untuk menggunakan hak haknya sesuai undang undang," kata Bupati Faida.

Bupati menyampaikan, apa yang dituduhkan DPRD Kabupaten Jember semua sudah diklarifikasi dan mendapatkan mediasi di Mendagri. Bahkan selama 7 jam mediasi itu, akhirnya mencapai kesepakatan. Bahwa APBD Jember sah menggunakan Perkada. Masalah KA SOTK sudah selesai di awal 2020 dan menjadi SK. "Serta berita acara penyelesaian sudah ditanda tangani semua pihak," kata Faida MMR Bupati Jember.

Bupati tidak hadir dalam rapat paripurna 2 hari lalu bukan karena sengaja, namun tetap mengikuti sidang tersebut secara daring atau online. Sebab masih masa pandemi covid 19. " Saya mengimbau agar masyarakat tidak bereaksi atau terprovokasi dengan berita pemakzulan ini," tambah Faida MMR.(pul/VD:YAN)

Berita Terkait

Dinginkan Suasana Politik, Plt Bupati Datangi DPRD Jember

Butuh 30 Hari MA Putuskan Bupati Jember

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember

Bupati Petahana Faida MMR Resmi Mendaftar Melalui Jalur Independen
Berita Terpopuler
Diduga Salahgunakan Kewenangan Untuk Kepentingan Paslon Nomer 1, KIPP Laporkan R...selanjutnya
Pilkada  2 jam

Laka Adu Jangkrik, Satu Tewas Empat Luka-Luka
Peristiwa  9 jam

Anak Stres Bacok Bapak Dengan Parang Hingga Tewas
Peristiwa  8 jam

Tiga Bayi Lahir di Bangkalan Saat Peringatan Hari Kesaktian Pancasila
Peristiwa  3 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Massa Hadang Penjemputan Pasien Covid 19
Pojok Pitu

Belasan Kartu Keluarga Dijadikan Bungkus Tempe
Pojok Pitu

Langgar Protokol Kesehatan Pertunjukan Seni Musik Tradisional Dibubarkan Satgas ...selanjutnya
Jatim Awan

Angka Gugat Cerai di Sidoarjo Didominasi oleh Pihak Istri
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber