Berita Terbaru :
Antisipasi Gelombang Tsunami, Pemerintah Lumajang Pasang Lima Alat Pendeteksi Dini
Kantor KPID Jawa Timur Ditutup Pasca Salah Satu Komisioner Meninggal Karena Covid 19
Klarifikasi Kapolres Blitar Terkait Resignya Kasat Sabhara
Mantan Perangkat Desa Menggelar Aksi Di Depan DPRD
Polisi Perairan Fasilitasi Pembelajaran Daring Masyarakat Pesisir
Pengadaan Mobil Alphard Buat Bupati di Era Pandemi
Dilakukan Pencarian Selama 2 Hari, Korban Laka Air Remaja 14 Tahun Diketemukan
Pj Bupati Sidoarjo Akan Tancap Gas Dan Akan Menambah Jumlah Ruang Isolasi
Terpeleset Seorang Ibu Tewas Dilindas Truk Boks
1 ASN Meninggal Dunia Terpapar Covid-19
Mantan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto Zaenal Abidin Divonis 4 Tahun Penjara
Diduga Salahgunakan Kewenangan Untuk Kepentingan Paslon Nomer 1, KIPP Laporkan Risma Ke Bawaslu
Ratusan Pelanggar Protokol Kesehatan Disidangkan dan Dikenakan Denda Hanya Rp 50 Ribu
Masuk Rumah, Ular Sanca 4 Meter Berhasil Ditangkap Warga
Tiga Bayi Lahir di Bangkalan Saat Peringatan Hari Kesaktian Pancasila
   

Sensasi Gowes di Gunung Bromo Disaat Bromo Masih Ditutup Untuk Wisatawan
Mlaku - Mlaku  Selasa, 04-08-2020 | 23:05 wib
Reporter : Farid Fahlevi
Beginilah sensasi bersepeda dikawasan gunung bromo tepatnya Didesa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo Jawa Timur. Foto: Farid Fahlevi
Probolinggo pojokpitu.com, Bersepeda di jalanan mungkin sudah menjadi hal biasa, namun apabila bersepeda didaerah dataran tinggi mungkin menjadi sensasi sendiri. Salah satunya bersepeda dikawasan Gunung Bromo di Didesa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo Jawa Timur.

Selain menguji adrenalin, pegowes juga dapat menikmati indahanya gunung bromo dari atas bukit. Maklum saja, saat ini kawasan gunung bromo masih ditutup karena pademi corona.

Pegowes selain dituntut kuat mengayuh sepedanya, mereka juga bisa menikmati indahnya pemandangan dan udara segar khas Gunung Bromo.

Namun pegowes kali ini tidak bisa mendekat Gunung Bromo ataupun melintas lautan pasir. Pasalnya sejak pandemi corona, kawasan Gunung Bromo sementara ditutup total dari segala kegitan wisata.

Selain itu, pegowes juga bisa melintasi persawahan suku tengger. Namun mereka harus berjalan membawa sepedanya tanpa merusak tanaman sayur mayur milik petani.

Bagi pegowes, bersepeda dikawasan Gununung Bromo sangat enak dan menantang. Selain itu, pegowes dilintasan pegunungan tidak perlu terburu-buru sampai tujuan melainkan menikmati indahnya pemandangan.

Sementara itu, Bupati Probolinggo, Puput Tantriana Sari, mengatakan, saat ini wisatawan tak perlu berkecil hati tidak bisa mendekat Gunung Bromo, melainkan saat ini bisa menikmati bersepeda dan melihat Gunung Bromo dari kejauhan.

Hingga saat ini kawasan Gunung Bromo masih ditutup karena pandemi corona. Wisatawan baik domestik maupun luar negeri tidak boleh mendekat kawasan Bromo hanya melihat dari kejauhan. (yos)


Berita Terkait

Sensasi Gowes di Gunung Bromo Disaat Bromo Masih Ditutup Untuk Wisatawan

Adaptasi Kelaziman Baru Jeep Bromo Lakukan Protokol Kesehatan Ketat

Wisata Alam Bukit Teletubis Area Bromo Diserbu Pengunjung

Jalur Wisata Bromo Longsor
Berita Terpopuler
Diduga Salahgunakan Kewenangan Untuk Kepentingan Paslon Nomer 1, KIPP Laporkan R...selanjutnya
Pilkada  3 jam

Laka Adu Jangkrik, Satu Tewas Empat Luka-Luka
Peristiwa  9 jam

Pengadaan Mobil Alphard Buat Bupati di Era Pandemi
Peristiwa  2 jam

Lucinta Luna Dijatuhi Vonis 1,5 Tahun Penjara
Infotainment  11 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Massa Hadang Penjemputan Pasien Covid 19
Pojok Pitu

Belasan Kartu Keluarga Dijadikan Bungkus Tempe
Pojok Pitu

Langgar Protokol Kesehatan Pertunjukan Seni Musik Tradisional Dibubarkan Satgas ...selanjutnya
Jatim Awan

Angka Gugat Cerai di Sidoarjo Didominasi oleh Pihak Istri
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber