Berita Terbaru :
Permintaan Rapid Test Jelang Libur Panjang Meningkat
Hina Polisi Tentang Operasi Yustisi, Tukang Batu ditangkap polisi
Cegah Putus Kuliah, Kampus Bebaskan UKT Mahasiswa
Tolak Omnibus Law, Ribuan Buruh Unras di Kantor Gubernur
Tidak Mampu Menguasai Laju Kendaraan, Guru SMP Dharma Wanita Tabrak Motor
Walikota Surabaya Imbau Warganya Tidak Bepergian Keluar Kota
Polisi Selidiki Dugaan Korupsi Kas Desa
Warga Marah Rusak Rumah Pelaku Terduga Pencabulan Anak Di Bawah Umur
Double Track Jalur Kereta Api Mojokerto - Jombang Mulai Operasikan
Pengedar Tembakao Gorila Dituntut 17 Tahun Penjara
Lagi, Warga Ponorogo Demo Tolak Tower
Dikabarkan Hilang, Bocah 10 Tahun Ditemukan Tenggelam di Waduk Dawuhan
Machfud Arifin Jalan Kaki Keliling Kampung Surabaya, Warga Sambut Antusias Nyanyi Coblos Nomer 2
Dua Pelaku Curwan Dibekuk Reskrim Polsek Poncokusumo
Jelang Libur Panjang, Petugas Perketat Protokol Kesehatan di Tempat Wisata
   

Timnas Belum Latihan, PSSI Berdalih Jumlah Peserta Swab Test Banyak
Sepak Bola  Rabu, 05-08-2020 | 12:48 wib
Reporter :
Para pemain timnas Indonesia ketika menjalani swab test. Foto Istimewa
Jakarta pojokpitu.com, Belum dimulainya training camp (TC) timnas Indonesia sempat membuat Kemenpora menaruh curiga. Sekretaris Kemenpora Gatot S. Dewa Broto bahkan sempat mengkritik soal itu. PSSI dianggapnya tidak terbuka soal alasan kenapa TC belum juga dimulai.

Jika alasannya menunggu hasil swab test yang tak kunjung jelas, Gatot pun mempertanyakan hal tersebut. Sebab, hasil swab test untuk timnas harusnya bisa cepat keluar karena itu untuk kepentingan negara. "Kemenpora saja kemarin sudah sempat swab masal. Hanya hitungan beberapa jam sudah keluar hasilnya. Jadi, tidak perlu menunggu berhari-hari," ujarnya.

Gatot menuturkan, mundurnya jadwal TC timnas sebenarnya bisa dipahami. Dia mengapresiasi bentuk kehati-hatian dari PSSI untuk menjalankan TC di tengah pandemi korona. Namun, isu adanya beberapa pemain timnas yang reaktif seusai rapid test beberapa waktu lalu dianggapnya perlu adanya keterbukaan dari PSSI.

"Untuk mundurnya, kami bisa paham. Itu bentuk kehati-hatian mereka. Karena kami yang memunculkan surat edaran bahwa olahraga yang body contact-nya tinggi, apalagi untuk timnas, harus hati-hati. Tapi, mundurnya pelatnas timnas ini tidak boleh berulang. Harusnya jika memang ada yang terindikasi, ya tidak apa-apa, terbuka saja," terangnya.

PSSI melalui Ketua Umum Mochamad Iriawan akhirnya angkat bicara. Dia menuturkan bahwa tidak ada alasan lain terkait dengan mundurnya TC timnas, selain menunggu hasil swab test yang tak kunjung keluar. "Hasil swab test tidak bisa cepat karena total yang mengikuti banyak. Hampir 100 orang," ungkapnya.

Sebanyak 100 orang yang disebutkan Iwan Bule -sapaan Moch. Iriawan- bukan hanya pemain, melainkan juga beberapa pelatih dan ofisial tim. Semua pihak yang nanti benar-benar berhubungan langsung dengan TC timnas.

Mantan Kapolda Metro Jaya itu menambahkan, meski belum TC secara langsung di lapangan, tidak berarti pelatih timnas Shin Tae-yong berdiam diri. Pelatih asal Korea Selatan itu tetap memberikan program latihan kepada pemain selama di hotel. Artinya, pemain tetap mendapat pemantauan langsung dari Shin Tae-yong meski harus dikarantina sembari menunggu hasil swab test keluar. (JawaPos/pul)

Berita Terkait

SK PSSI soal Pemotongan Gaji di Masa Pandemi Tidak Berkekuatan Hukum

Timnas Belum Latihan, PSSI Berdalih Jumlah Peserta Swab Test Banyak

Ketum PSSI Beri Motifasi Para Punggawa Timnas

Arema FC Tunggu Keputusan PSSI Terkait Gaji dan Rekontrak
Berita Terpopuler
Machfud Arifin Jalan Kaki Keliling Kampung Surabaya, Warga Sambut Antusias Nyany...selanjutnya
Politik  4 jam

Memutus Mata Rantai Covid-19 di Pasar Tradisional
Peristiwa  11 jam

Dua Pelaku Curwan Dibekuk Reskrim Polsek Poncokusumo
Peristiwa  4 jam

Klaim Hasil Survei Unggul, Hingga Tuding Galau, Tim MAJU : Justru Kami Jauh di A...selanjutnya
Pilkada  10 jam



Cuplikan Berita
Kebakaran Pemukiman Padat Penduduk, Dua Rumah Petak Ludes Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Kafe di Area Alon-Alon Kota Terbakar
Pojok Pitu

Terjatuh Dari Motor Curiannya, Pelaku Babak Belur Dimassa
Jatim Awan

Banjir Lahar Ganggu Aktivitas Warga dan Penambang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber