Berita Terbaru :
Antisipasi Gelombang Tsunami, Pemerintah Lumajang Pasang Lima Alat Pendeteksi Dini
Kantor KPID Jawa Timur Ditutup Pasca Salah Satu Komisioner Meninggal Karena Covid 19
Klarifikasi Kapolres Blitar Terkait Resignya Kasat Sabhara
Mantan Perangkat Desa Menggelar Aksi Di Depan DPRD
Polisi Perairan Fasilitasi Pembelajaran Daring Masyarakat Pesisir
Pengadaan Mobil Alphard Buat Bupati di Era Pandemi
Dilakukan Pencarian Selama 2 Hari, Korban Laka Air Remaja 14 Tahun Diketemukan
Pj Bupati Sidoarjo Akan Tancap Gas Dan Akan Menambah Jumlah Ruang Isolasi
Terpeleset Seorang Ibu Tewas Dilindas Truk Boks
1 ASN Meninggal Dunia Terpapar Covid-19
Mantan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto Zaenal Abidin Divonis 4 Tahun Penjara
Diduga Salahgunakan Kewenangan Untuk Kepentingan Paslon Nomer 1, KIPP Laporkan Risma Ke Bawaslu
Ratusan Pelanggar Protokol Kesehatan Disidangkan dan Dikenakan Denda Hanya Rp 50 Ribu
Masuk Rumah, Ular Sanca 4 Meter Berhasil Ditangkap Warga
Tiga Bayi Lahir di Bangkalan Saat Peringatan Hari Kesaktian Pancasila
   

Dampak Banyak yang Menjual Daripada Membeli Perhiasan, Toko Perhiasan Pasar Kepanjen Tutup
Ekonomi Dan Bisnis  Selasa, 11-08-2020 | 02:12 wib
Reporter : Khaerul Anwar
Beginilah suasana toko-toko perhiasan yang ada di Pasar Kepanjen, Kabupaten Malang yang harus memilih tutup. Foto: Khaerul Anwar
Malang pojokpitu.com, Dampak pandemi covid 19 bagi dunia perdagangan emas juga mengalami penurunan drastis, bahkan banyak toko perhiasan yang tutup lantaran tidak kuat membayar pengembalian perhiasan yang memang harga emas sedang mahal.

Hal itu selama pandemi covid 19, disamping mereka membutuhkan uang tambahan, juga harga emas sedang melambung tinggi, dari kisaran Rp 500 ribu untuk emas 70 persen, kini menjadi Ro 700 ribu per gramnya.

Belum lagi untuk emas lantakan lokal, sekarang berada dikisaran Rp 950 ribu dan emas lantakan internasional kisaran satu juta per gramnya, yang membuat harga emas 70 persen juga ikut terdongkrak harganya.

Bahkan, beberapa konsumen yang membeli di tempat lain dan tokonya tengah tutup. Mereka kemudian menjual ditoko perhiasan yang masih buka dan menjual di toko tersebut meskipun sedikit terdapat potongan.

Namun, mereka menjual perhiasan emas sewaktu harga masih kisaran Rp 500 ribu per gram, jika dijual saat harga emas tengah tinggi, maka mereka juga akan mendapatkan keuntungan yang lumayan dan tidak merugi akibat pemotongan.

Seperti yang diungkapkan Iwan Mashudi, pedagang perhiasan emas di Toko Gangsar Pasar Kepanjen, yang menjelaskan bahwa saat ini harga emas sedang tinggi-tingginya yang mulai masuk masa pendemi covid 19 hingga sekarang.

"Banyak toko perhiasan yang tutup akibat banyaknya konsumen yang mengembalikan barang, yang mana harga lantakan lokal dikisaran Rp 950 ribu per gram dan Rp 1 juta untuk emas lantakan internasional," ucapnya.

Mereka berharap harga emas menjadi stabil kembali, sehingga para konsumen kembali berbelanja dan bukannya malah berlomba-lomba menjual perhiasan mereka, yang memang juga akibat pandemi covid 19 yang membutuhkan banyak uang. (yos)

Berita Terkait

Harga Emas Tidak Stabil, Saat Ini Turun Harga Kisaran 50 Ribu

Dampak Banyak yang Menjual Daripada Membeli Perhiasan, Toko Perhiasan Pasar Kepanjen Tutup

Harga Emas Batangan Naik, Penjual Perhiasan Mengeluh

Harga Emas Dunia Turun Pengaruhi Nilai Ekspor Perhiasan Jatim
Berita Terpopuler
Diduga Salahgunakan Kewenangan Untuk Kepentingan Paslon Nomer 1, KIPP Laporkan R...selanjutnya
Pilkada  4 jam

Laka Adu Jangkrik, Satu Tewas Empat Luka-Luka
Peristiwa  10 jam

Pengadaan Mobil Alphard Buat Bupati di Era Pandemi
Peristiwa  3 jam

Lucinta Luna Dijatuhi Vonis 1,5 Tahun Penjara
Infotainment  12 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Massa Hadang Penjemputan Pasien Covid 19
Pojok Pitu

Belasan Kartu Keluarga Dijadikan Bungkus Tempe
Pojok Pitu

Langgar Protokol Kesehatan Pertunjukan Seni Musik Tradisional Dibubarkan Satgas ...selanjutnya
Jatim Awan

Angka Gugat Cerai di Sidoarjo Didominasi oleh Pihak Istri
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber