Berita Terbaru :
Kantor KPID Jawa Timur Ditutup Pasca Salah Satu Komisioner Meninggal Karena Covid 19
Klarifikasi Kapolres Blitar Terkait Resignya Kasat Sabhara
Mantan Perangkat Desa Menggelar Aksi Di Depan DPRD
Polisi Perairan Fasilitasi Pembelajaran Daring Masyarakat Pesisir
Pengadaan Mobil Alphard Buat Bupati di Era Pandemi
Dilakukan Pencarian Selama 2 Hari, Korban Laka Air Remaja 14 Tahun Diketemukan
Pj Bupati Sidoarjo Akan Tancap Gas Dan Akan Menambah Jumlah Ruang Isolasi
Terpeleset Seorang Ibu Tewas Dilindas Truk Boks
1 ASN Meninggal Dunia Terpapar Covid-19
Mantan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto Zaenal Abidin Divonis 4 Tahun Penjara
Diduga Salahgunakan Kewenangan Untuk Kepentingan Paslon Nomer 1, KIPP Laporkan Risma Ke Bawaslu
Ratusan Pelanggar Protokol Kesehatan Disidangkan dan Dikenakan Denda Hanya Rp 50 Ribu
Masuk Rumah, Ular Sanca 4 Meter Berhasil Ditangkap Warga
Tiga Bayi Lahir di Bangkalan Saat Peringatan Hari Kesaktian Pancasila
20 Ribu Anggota PPAL Siap Menangkan Machfud-Mujiaman
   

Ternyata Tanah Negara di PPU Maospati Diperjualbelikan
Politik  Rabu, 12-08-2020 | 16:50 wib
Reporter : M.Ramzi
Adanya praktek jual beli lahan milik negara di pasar produk unggulan, PPU Kecamatan Maospati Kabupaten Magetan, terkuak pasca Satpol PP Magetan, melakukan sidak.
Berita Video : Ternyata Tanah Negara di PPU Maospati Diperjualbelikan
Magetan pojokpitu.com, Bukan hanya bangunan liar di atas negara, ternyata lahan yang ada di sekitar PPU Maospati Magetan, tersebut diperjual belikan. Satu bidang tanah untuk satu toko dibandrol Rp 25 hingga Rp 30 juta.

Adanya praktek jual beli lahan milik negara di pasar produk unggulan, PPU Kecamatan Maospati Kabupaten Magetan, terkuak pasca Satpol PP Magetan, melakukan sidak. Salah satu penghuni bangunan di sisi timur PPU Jainuri mengaku, awalnya membeli lahan tersebut ke salah seorang warga bernama Haris. "Sebidang tanah yang akan dijadikan toko itu, dibeli seharga Rp 30 juta pada tahun 2002 silam," kata Jainuri.

Namun hingga saat ini, ia belum mendapatkan sertifikat resmi seperti dijanjikan. Ia tidak sadar bahwa tanah tersebut bisa disrtifikatkan, mengingat tanah negara. Ia berharap, pemerintah mengusut tuntas praktek jual beli tanah tersebut, agar penghuni bangunan yang selama ini sudah membeli tanah tidak dirugikan.

Sesuai data dari Satpol PP Magetan, belasan bangunan tersebut liar, karena berdiri di atas tanah negara, atau tanah GG. Tanah tersebut saat ini dalam proses pengalihan ke aset Pemerintah Kabupaten Magetan, untuk dijadikan ruang terbuka hijau. (pul/VD:YAN)

Berita Terkait

Ternyata Tanah Negara di PPU Maospati Diperjualbelikan
Berita Terpopuler
Diduga Salahgunakan Kewenangan Untuk Kepentingan Paslon Nomer 1, KIPP Laporkan R...selanjutnya
Pilkada  2 jam

Laka Adu Jangkrik, Satu Tewas Empat Luka-Luka
Peristiwa  9 jam

Anak Stres Bacok Bapak Dengan Parang Hingga Tewas
Peristiwa  8 jam

Lucinta Luna Dijatuhi Vonis 1,5 Tahun Penjara
Infotainment  10 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Massa Hadang Penjemputan Pasien Covid 19
Pojok Pitu

Belasan Kartu Keluarga Dijadikan Bungkus Tempe
Pojok Pitu

Langgar Protokol Kesehatan Pertunjukan Seni Musik Tradisional Dibubarkan Satgas ...selanjutnya
Jatim Awan

Angka Gugat Cerai di Sidoarjo Didominasi oleh Pihak Istri
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber