Berita Terbaru :
Kantor KPID Jawa Timur Ditutup Pasca Salah Satu Komisioner Meninggal Karena Covid 19
Klarifikasi Kapolres Blitar Terkait Resignya Kasat Sabhara
Mantan Perangkat Desa Menggelar Aksi Di Depan DPRD
Polisi Perairan Fasilitasi Pembelajaran Daring Masyarakat Pesisir
Pengadaan Mobil Alphard Buat Bupati di Era Pandemi
Dilakukan Pencarian Selama 2 Hari, Korban Laka Air Remaja 14 Tahun Diketemukan
Pj Bupati Sidoarjo Akan Tancap Gas Dan Akan Menambah Jumlah Ruang Isolasi
Terpeleset Seorang Ibu Tewas Dilindas Truk Boks
1 ASN Meninggal Dunia Terpapar Covid-19
Mantan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto Zaenal Abidin Divonis 4 Tahun Penjara
Diduga Salahgunakan Kewenangan Untuk Kepentingan Paslon Nomer 1, KIPP Laporkan Risma Ke Bawaslu
Ratusan Pelanggar Protokol Kesehatan Disidangkan dan Dikenakan Denda Hanya Rp 50 Ribu
Masuk Rumah, Ular Sanca 4 Meter Berhasil Ditangkap Warga
Tiga Bayi Lahir di Bangkalan Saat Peringatan Hari Kesaktian Pancasila
20 Ribu Anggota PPAL Siap Menangkan Machfud-Mujiaman
   

Berburu Sinyal Wifi, Para Siswa Ini Belajar di Pos Ronda
Pendidikan  Kamis, 13-08-2020 | 00:11 wib
Reporter : Saiful Mualimin
Para siswa baru tersebut berharap segera masuk sekolah, karena sangat kesulitan belajar dengan pola daring. Foto Saiful Mualimin
Jombang pojokpitu.com, Sejumlah siswa SMP di Jombang setiap hari terpaksa belajar bersama di sebuah pos desa yang jauh dari rumahnya. Pasalnya di rumah mereka kesulitan sinyal internet untuk mengikuti proses belajar daring.

Setiap hari mereka harus mendatangi pos yang biasa di gunakan untuk istirahat warga usai dari bekerja di sawah atau hutan. Sejak kewajiban belajar daring, pos di Dusun Tanjung Desa Tanjungwadung Kecamatan Kabuh berubah menjadi tempat belajar darurat siswa.

Meski tanpa bangku dan tempatnya cukup sempit, para siswa kelas 7 SMPN Plandaan ini tidak peduli. Mereka  tetap mengerjakan tugas yang diperintahkan guru melalui ponsel pintar masing-masing.

Ifan Dani salah satu siswa mengakui rela belajar di tempat tersebut untuk bisa mendapatkan sinyal internet.  Karena saat dirumah jaringan sinyal internet tidak terjangkau. Untuk  bisa mengakses panduan dari guru, mereka harus mendekati toko yang memiliki jaringan wifi, meskipun harus membayar Rp 2 ribu untuk sekali datang.     

Para siswa berharap, mereka segera bisa masuk sekolah seperti biasa. Pasalnya  selain tidak ketemu teman di kelas  belajar dengan cara seperti ini dianggap menyulitkan. Selain lokasi belajar yang tidak layak juga tidak bisa konsentrasi karena banyak orang lain lalulalang. (pul)


Berita Terkait

Berburu Sinyal Wifi, Para Siswa Ini Belajar di Pos Ronda
Berita Terpopuler
Diduga Salahgunakan Kewenangan Untuk Kepentingan Paslon Nomer 1, KIPP Laporkan R...selanjutnya
Pilkada  3 jam

Laka Adu Jangkrik, Satu Tewas Empat Luka-Luka
Peristiwa  9 jam

Anak Stres Bacok Bapak Dengan Parang Hingga Tewas
Peristiwa  8 jam

Tiga Bayi Lahir di Bangkalan Saat Peringatan Hari Kesaktian Pancasila
Peristiwa  3 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Massa Hadang Penjemputan Pasien Covid 19
Pojok Pitu

Belasan Kartu Keluarga Dijadikan Bungkus Tempe
Pojok Pitu

Langgar Protokol Kesehatan Pertunjukan Seni Musik Tradisional Dibubarkan Satgas ...selanjutnya
Jatim Awan

Angka Gugat Cerai di Sidoarjo Didominasi oleh Pihak Istri
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber