Berita Terbaru :
Antisipasi Gelombang Tsunami, Pemerintah Lumajang Pasang Lima Alat Pendeteksi Dini
Kantor KPID Jawa Timur Ditutup Pasca Salah Satu Komisioner Meninggal Karena Covid 19
Klarifikasi Kapolres Blitar Terkait Resignya Kasat Sabhara
Mantan Perangkat Desa Menggelar Aksi Di Depan DPRD
Polisi Perairan Fasilitasi Pembelajaran Daring Masyarakat Pesisir
Pengadaan Mobil Alphard Buat Bupati di Era Pandemi
Dilakukan Pencarian Selama 2 Hari, Korban Laka Air Remaja 14 Tahun Diketemukan
Pj Bupati Sidoarjo Akan Tancap Gas Dan Akan Menambah Jumlah Ruang Isolasi
Terpeleset Seorang Ibu Tewas Dilindas Truk Boks
1 ASN Meninggal Dunia Terpapar Covid-19
Mantan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto Zaenal Abidin Divonis 4 Tahun Penjara
Diduga Salahgunakan Kewenangan Untuk Kepentingan Paslon Nomer 1, KIPP Laporkan Risma Ke Bawaslu
Ratusan Pelanggar Protokol Kesehatan Disidangkan dan Dikenakan Denda Hanya Rp 50 Ribu
Masuk Rumah, Ular Sanca 4 Meter Berhasil Ditangkap Warga
Tiga Bayi Lahir di Bangkalan Saat Peringatan Hari Kesaktian Pancasila
   

Forkompimda dan Warga Suku Tengger Bentangkan Bendera Raksasa di Bukit P30
Mlaku - Mlaku  Jum'at, 14-08-2020 | 02:06 wib
Reporter : Farid Fahlevi
Pembentangan bendera raksasa ini juga sebagai semangat dibukanya kembali semua tempat wisata Probolinggo yang dikelola pemerintah setempat. Foto: Farid Fahlevi
Probolinggo pojokpitu.com, Jelang peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia ke 75, forkopimda dan masyarakat suku tengger di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, membentangkan bendera merah-putih raksasa berukuran 30 kali 5 meter di bukit P 30. Bukit ini terletak di Desa Wonokerso, Kecamatan Sumber.

Bukit ini berbatasan langsung dengan B 29 di Kabupaten Lumajang, dari atas puncak 30 ini pengunjung dapat melihat langsung beberapa gunung di sekitar Gunung Bromo. Bahkan jika beruntung dapat  melihat awan yang berada tepat di depan, bahkan dibawah kita. Pengunjung dan warga biasa menyebut negeri diatas awan.

Selain sebagai bentuk semangat di hari kemerdekaan, juga semangat dibukanya kembali semua tempat wisata di Kabupaten Probolinggo yang dikelola pemerintah kabupaten.

Khusus untuk Gunung Bromo, wisata yang dibuka hanya seputar bukit seruni poin saja. Pengunjung belum diperbolehkan turun ke lautan pasir.

Menurut Timbul Prihanjoko, Wakil Bupati Probolinggo, tempat wisata yang dibuka ini murni dalam pengelolaan pemerintah daerah.

Setidaknya selain Gunung Bromo, di Kabupaten Probolinggo ada beberapa tempat wisata yang layak untuk dikunjungi, diantaranya, air terjun madakaripura yang merupakan petilasan mahapatih gajah mada,  wisata bahari snorkling Pulau Gili Ketapang dan beberapa wisata pantai. (yos)

Berita Terkait

Forkompimda dan Warga Suku Tengger Bentangkan Bendera Raksasa di Bukit P30
Berita Terpopuler
Diduga Salahgunakan Kewenangan Untuk Kepentingan Paslon Nomer 1, KIPP Laporkan R...selanjutnya
Pilkada  3 jam

Laka Adu Jangkrik, Satu Tewas Empat Luka-Luka
Peristiwa  9 jam

Pengadaan Mobil Alphard Buat Bupati di Era Pandemi
Peristiwa  2 jam

Lucinta Luna Dijatuhi Vonis 1,5 Tahun Penjara
Infotainment  11 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Massa Hadang Penjemputan Pasien Covid 19
Pojok Pitu

Belasan Kartu Keluarga Dijadikan Bungkus Tempe
Pojok Pitu

Langgar Protokol Kesehatan Pertunjukan Seni Musik Tradisional Dibubarkan Satgas ...selanjutnya
Jatim Awan

Angka Gugat Cerai di Sidoarjo Didominasi oleh Pihak Istri
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber