Berita Terbaru :
Antisipasi Gelombang Tsunami, Pemerintah Lumajang Pasang Lima Alat Pendeteksi Dini
Kantor KPID Jawa Timur Ditutup Pasca Salah Satu Komisioner Meninggal Karena Covid 19
Klarifikasi Kapolres Blitar Terkait Resignya Kasat Sabhara
Mantan Perangkat Desa Menggelar Aksi Di Depan DPRD
Polisi Perairan Fasilitasi Pembelajaran Daring Masyarakat Pesisir
Pengadaan Mobil Alphard Buat Bupati di Era Pandemi
Dilakukan Pencarian Selama 2 Hari, Korban Laka Air Remaja 14 Tahun Diketemukan
Pj Bupati Sidoarjo Akan Tancap Gas Dan Akan Menambah Jumlah Ruang Isolasi
Terpeleset Seorang Ibu Tewas Dilindas Truk Boks
1 ASN Meninggal Dunia Terpapar Covid-19
Mantan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto Zaenal Abidin Divonis 4 Tahun Penjara
Diduga Salahgunakan Kewenangan Untuk Kepentingan Paslon Nomer 1, KIPP Laporkan Risma Ke Bawaslu
Ratusan Pelanggar Protokol Kesehatan Disidangkan dan Dikenakan Denda Hanya Rp 50 Ribu
Masuk Rumah, Ular Sanca 4 Meter Berhasil Ditangkap Warga
Tiga Bayi Lahir di Bangkalan Saat Peringatan Hari Kesaktian Pancasila
   

Pihak Desa Sudah Sarankan Untuk Pindah Lokasi Usaha
Mataraman  Jum'at, 14-08-2020 | 03:12 wib
Reporter : Ito Wahyu
Pihak Pemerintah Desa Tempuran Kecamatan Paron Ngawi mengaku sudah melakukan mediasi terkait keberadaan usaha material pasir yang ditutup Satpol PP. Foto: Ito Wahyu
Ngawi pojokpitu.com, Pemerintah Desa Tempuran menyatakan sudah menyarankan agar pemilik usaha material pasir yang ada di Dusun Munggur, untuk memindahkan lokasi usahanya. Alasan pemindahan ini agar aktivitas kendaraan pengangkut pasir tidak sampai menimbulkan kerusakan pada jalan dusun dan jalan desa.

Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) sTempuran, Suprawito, menyatakan, sudah memberikan pepringatan saran pada pemilik usaha. Desa juga tidak akan merang warga untuk berusaha.  "Namun karena dampak yang ditimbukan dapat merugikan masyarakat, maka desa tidak mengizinkan usaha tersebut dan disarankan untuk lokasi usaha dipindahkan," terangnya.
 
Bahkan menurut Suprawito, pihak desa juga telah memberikan tempat untuk usaha material pasir tersebut namun belum juga dipindahkan.
 
Hal yang sama disampikan Kepala Dusun Munggur, Didik Panji Saputro, jika penutupan usaha tersebut sudah sesuai dengan ketentuan. Terlebih akses kendaraan yang over tonase dari aktivitas usaha material pasir ini jika dibiarkan akan berdampak pada kerusakan jalan dusun yang mayoritas dari paving ini.

"Selain itu berdasar surat rekomendasi dari pihak dinas penamanan modal pelayanan terpadau satu pintu menyarankan lokasi usaha untuk dipindahkan," terang Kepala Dusun Munggur.
 
Diketahui, Satpol PP Ngawi telah melakukan penutupan sementara terhadap usaha material pasir didusun munggur Desa Tempuran Kecamatan Paron. Penutupan usaha ini didasari karena berada di tengah pemukiman ini dan dikhawatirkan terjadinya kerusakan infrastruktur jalan. (yos)

Berita Terkait

Pihak Desa Sudah Sarankan Untuk Pindah Lokasi Usaha

Satpol PP Ngawi Tutup Usaha Material Pasir
Berita Terpopuler
Diduga Salahgunakan Kewenangan Untuk Kepentingan Paslon Nomer 1, KIPP Laporkan R...selanjutnya
Pilkada  3 jam

Laka Adu Jangkrik, Satu Tewas Empat Luka-Luka
Peristiwa  10 jam

Pengadaan Mobil Alphard Buat Bupati di Era Pandemi
Peristiwa  2 jam

Lucinta Luna Dijatuhi Vonis 1,5 Tahun Penjara
Infotainment  12 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Massa Hadang Penjemputan Pasien Covid 19
Pojok Pitu

Belasan Kartu Keluarga Dijadikan Bungkus Tempe
Pojok Pitu

Langgar Protokol Kesehatan Pertunjukan Seni Musik Tradisional Dibubarkan Satgas ...selanjutnya
Jatim Awan

Angka Gugat Cerai di Sidoarjo Didominasi oleh Pihak Istri
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber