Berita Terbaru :
Masa Pandemi Yang Berimbas Pada Ekonomi Menambah Angka Penyebab Penceraian
Antisipasi Gelombang Tsunami, Pemerintah Lumajang Pasang Lima Alat Pendeteksi Dini
Kantor KPID Jawa Timur Ditutup Pasca Salah Satu Komisioner Meninggal Karena Covid 19
Klarifikasi Kapolres Blitar Terkait Resignya Kasat Sabhara
Mantan Perangkat Desa Menggelar Aksi Di Depan DPRD
Polisi Perairan Fasilitasi Pembelajaran Daring Masyarakat Pesisir
Pengadaan Mobil Alphard Buat Bupati di Era Pandemi
Dilakukan Pencarian Selama 2 Hari, Korban Laka Air Remaja 14 Tahun Diketemukan
Pj Bupati Sidoarjo Akan Tancap Gas Dan Akan Menambah Jumlah Ruang Isolasi
Terpeleset Seorang Ibu Tewas Dilindas Truk Boks
1 ASN Meninggal Dunia Terpapar Covid-19
Mantan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto Zaenal Abidin Divonis 4 Tahun Penjara
Diduga Salahgunakan Kewenangan Untuk Kepentingan Paslon Nomer 1, KIPP Laporkan Risma Ke Bawaslu
Ratusan Pelanggar Protokol Kesehatan Disidangkan dan Dikenakan Denda Hanya Rp 50 Ribu
Masuk Rumah, Ular Sanca 4 Meter Berhasil Ditangkap Warga
   

Meriahkan Agustusan, Guru Situbondo Buat Diorama Berbahan Limbah
Agustusan  Sabtu, 15-08-2020 | 01:09 wib
Reporter : Andi Nurcholis
Uniknya, bahan utama terbuat dari limbah alam, seperti jerami , ranting , hingga pelepah pisang . Foto Andi
Situbondo pojokpitu.com, Banyak cara untuk memeriahkan suasana agustusan, salah satunya seperti yang dilakukan para guru di Situbondo ini. Mereka diam-diam membuat diorama tentang perjuangan di halaman depan sekolah.

Proses pembuatan diorama oleh guru SMK di Situbondo . Mereka kompak saling membantu untuk mendesain patung miniatur. Bahan utama diorama sengaja dibuat dari bahan ramah lingkungan . Seperti , jerami , pelepah pisang , bambu , hingga kayu . Tak luput juga , seragam bekas juga dipakai untuk memberikan kesan nyata .

Selanjutnya satu persatu patung tiga dimensi itu dibopong menuju halaman depan SMKN 1 Panji, mereka pun memajangnya dengan rapi .
 
Menurut Jonatan guru, penempatannya sengaja di area luar sekolah . Agar bisa dilihat oleh siswa siswi dan masyarakat sekitar. Sehingga mereka dapat mengingat sejarah perjuangan pahlawan Indonesia saat merebut Kemerdekaan Republik Indonesia.

Libur panjang sejak wabah covid 19, membuat para siswa siswi yang melewati depan sekolah pun kaget . Tak sedikit dari mereka yang mengabadikan diorama perjuangan itu.

Setidaknya, ada tujuh adegan yang diperagakan , mulai dari romusa , atau kerja paksa , pada tahun 1942 hingga 1945 . Hingga sampai hari proklamasi 17 agustus 1945. Semua adegan pun dipaparkan rapi , dengan tujuan , agar siswa siswi dapat lebih menghargai pahlawan perjuangan. (pul)

Berita Terkait

Peringati HUT RI, Cak Tejo Bagi Masker dan Terbangkan Layangan

142 Warga Binaan Dapatkan Remisi HUT RI ke 75

Upacara HUT RI ke-75 Berlangsung Khitmad Meski Dengan Suasana Berbeda

Meriahkan Agustusan, Guru Situbondo Buat Diorama Berbahan Limbah
Berita Terpopuler
Diduga Salahgunakan Kewenangan Untuk Kepentingan Paslon Nomer 1, KIPP Laporkan R...selanjutnya
Pilkada  4 jam

Laka Adu Jangkrik, Satu Tewas Empat Luka-Luka
Peristiwa  11 jam

Pengadaan Mobil Alphard Buat Bupati di Era Pandemi
Peristiwa  3 jam

Tiga Bayi Lahir di Bangkalan Saat Peringatan Hari Kesaktian Pancasila
Peristiwa  5 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Massa Hadang Penjemputan Pasien Covid 19
Pojok Pitu

Belasan Kartu Keluarga Dijadikan Bungkus Tempe
Pojok Pitu

Langgar Protokol Kesehatan Pertunjukan Seni Musik Tradisional Dibubarkan Satgas ...selanjutnya
Jatim Awan

Angka Gugat Cerai di Sidoarjo Didominasi oleh Pihak Istri
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber