Berita Terbaru :
Permintaan Rapid Test Jelang Libur Panjang Meningkat
Hina Polisi Tentang Operasi Yustisi, Tukang Batu ditangkap polisi
Cegah Putus Kuliah, Kampus Bebaskan UKT Mahasiswa
Tolak Omnibus Law, Ribuan Buruh Unras di Kantor Gubernur
Tidak Mampu Menguasai Laju Kendaraan, Guru SMP Dharma Wanita Tabrak Motor
Walikota Surabaya Imbau Warganya Tidak Bepergian Keluar Kota
Polisi Selidiki Dugaan Korupsi Kas Desa
Warga Marah Rusak Rumah Pelaku Terduga Pencabulan Anak Di Bawah Umur
Double Track Jalur Kereta Api Mojokerto - Jombang Mulai Operasikan
Pengedar Tembakao Gorila Dituntut 17 Tahun Penjara
Lagi, Warga Ponorogo Demo Tolak Tower
Dikabarkan Hilang, Bocah 10 Tahun Ditemukan Tenggelam di Waduk Dawuhan
Machfud Arifin Jalan Kaki Keliling Kampung Surabaya, Warga Sambut Antusias Nyanyi Coblos Nomer 2
Dua Pelaku Curwan Dibekuk Reskrim Polsek Poncokusumo
Jelang Libur Panjang, Petugas Perketat Protokol Kesehatan di Tempat Wisata
   

Terjaring Razia Prokes, Pengunjung Warung Marah-Marah
Pantura  Minggu, 20-09-2020 | 00:10 wib
Reporter : Khusni Mubarok
Dalam razia ini dua orang pengunjung warung marah-marah kepada petugas, saat hendak menertibkan keduanya, karena tak memakai masker serta melanggar aturan jam malam. Foto: Khusni Mubarok
Tuban pojokpitu.com, Untuk mencegah penyebaran virus covid-19, petugas gabungan TNI-Polri dan Satpol PP terus melakukan razia. Petugas gabungan menyasar warung-warung kopi dan cafe di wilayah Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban.

Razia kali ini petugas sempat terlibat adu mulut dengan pengunjung warung yang diduga mabuk miras, bersama seorang perempuan di warung tersebut. Pengunjung warung tersebut marah, saat dirinya akan di data untuk diberikan sanksi, lantaran melanggar protokol kesehatan dan melanggar aturan jam malam. Meski demikian, keduanya akhirnya menuruti kemauan petugas.

Di tempat lain, petugas juga mendapati sekelompok pemuda, berada di dalam warung bermain wifi gratis tanpa menerapkan protokol kesehatan. Untuk mengelabuhi razia petugas, lampu warung ini sengaja dimatikan dan bagian depan warung ditutup banner.

Joko Herlambang, Kasi Oprasi dan Pengendalian Satpol PP Kabupaten Tuban, karena tidak membawa identitas, petugas mengamankan dua pemuda ini untuk dilakukan pembinaan di kantor kecamatan, serta mengamankan sejumlah barang bukti berupa kartu identitas dan handphone.

"Razia gabungan ini bertujuan untuk mendisplinkan warga agar patuh terhadap protokol kesehatan dan aturan jam malam yang diterapkan Pemkab Tuban. Pasalnya, hingga kini angka penyebaran virus corona di tuban masih tinggi dan tiap harinya terus terjadi penambahan kasus baru," jelas Joko Herlambang.

Sementara itu, hingga Sabtu (19/9) siang, peta sebaran covid-19 di kabupaten tuban tercatat warga yang terkonfirmasi positif covid-19 sebanyak 475 orang, 340 orang dinyatakan sembuh, 58 orang meninggal dunia, dan 77 orang lainnya masih di rawat di rumah sakit. (yos)


Berita Terkait

Risma Pimpin Langsung Patroli Prokes, Amankan 300 Warga

ASN Terjaring Razia Prokes

Operasi Yustisi, Pelanggar Protokol Kesehatan Distempel

Terjaring Razia Prokes, Pengunjung Warung Marah-Marah
Berita Terpopuler
Machfud Arifin Jalan Kaki Keliling Kampung Surabaya, Warga Sambut Antusias Nyany...selanjutnya
Politik  5 jam

Memutus Mata Rantai Covid-19 di Pasar Tradisional
Peristiwa  12 jam

Dua Pelaku Curwan Dibekuk Reskrim Polsek Poncokusumo
Peristiwa  5 jam

Klaim Hasil Survei Unggul, Hingga Tuding Galau, Tim MAJU : Justru Kami Jauh di A...selanjutnya
Pilkada  11 jam



Cuplikan Berita
Kebakaran Pemukiman Padat Penduduk, Dua Rumah Petak Ludes Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Kafe di Area Alon-Alon Kota Terbakar
Pojok Pitu

Terjatuh Dari Motor Curiannya, Pelaku Babak Belur Dimassa
Jatim Awan

Banjir Lahar Ganggu Aktivitas Warga dan Penambang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber