Berita Terbaru :
Bebas Zona Merah, Dinas Pendidikan Jatim Akan Tambah Sekolah Tatap Muka
Tolak UU Cipta Kerja, Demo Ribuan Buruh Macetkan Perempatan Rajabali
Sejumlah Perkantoran dan Toko Tutup, Massa Aksi Berkumpul di Jalan Basuki Rahmat Menuju Grahadi
Viral, Aksi Patriotik Abang Becak Mengganti Bendera Rusak Dengan Baru Dari Hasil Urunan Sendiri
BNNP Musnahkan 11 Kilogram Barang Bukti Sabu
Pemkot Surabaya Gelar Deklarasi Jogo Suroboyo Damai
Abaikan Prokes, Ratusan Pelaku UMKM Berdesakan Ambil Formulir Bantuan Presiden
Gelar Aksi Demo, Puluhan Mahasiswa Blokir Jalur Pantura
Curi Emas Senilai Rp 128 Juta, Dua Pencuri Diringkus Polisi
Susur Sungai, Bupati Temukan Sampah Popok Bayi Potensi Mencemari
Polisi Gelar Rekontruksi Kasus Pengeroyokan Berujung Kematian
Derita Bocah 5 Tahun, Setelah Kaki Kanannya Harus Diamputasi
Pasca Kiyai Kampung Tarik Dukungan, Wakil Ketua Pemenangan Kelana Angkat Bicara
Warga Dihebohkan Penemuan Kerangka Manusia di Lahan Pohon Jati
Diduga Langgar Netralitas, ASN di Banyuwangi Dilaporkan ke Bawaslu
   

Bupati Novi Kembali Digugat 15 Miliar Atas Dugaan Penyerobotan Tanah Warga
Hukum  Rabu, 23-09-2020 | 01:09 wib
Reporter : Achmad Syarwani
Nganjuk pojokpitu.com, Belum usai warga menggugatan secara perdata RSUD Pemkab Nganjuk terkiat mal administrasi status bayi, kini warga kembali menggugat perdata Pemkab Nganjuk dalam hal ini bupati atas dugaan penyerobotan tanah milik warga.

Warga menggugat pemkab senilai Rp 15 miliar, bupati dinilai melakukan tindakan sewenang wenang terhadap rakyat karena menguasai hak tanah dan bangunan milik warga.

Nunuk Tri Wulan warga Nganjuk dan 7 orang ahli waris dari purnomo menggugat Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat, atas dugaan kasus penyerobotan hak milik tanah dan bangunan warga, yang ada di Jalan Panglima Sudirman Kecamatan Nganjuk Kota Kabupaten Nganjuk.

Menurut Nurwadi Nurdin, kuasa hukum penggugat mengaku, tanah seluas  luas 1200 meter persegi itu  merupakan tanah pemberian dari suprapto mantan bupati nganjuk periode tahun 1968 hingga tahun 1978.

Pemberian dibuktikan dengan surat surat secara resmi dan selama puluhan tahun ahli waris membayar pajak PBB listrik dan lain-lain.

Namun tiba-tiba Pemkab Nganjuk pada periode bupati novi rahman hidayat ini menyerobot tanah warga itu dan melakukan proses sertifikat tanah yang diduga proses sertifikat ke BPN dinilai oleh kuasa hukum penghugat adalah mal administrasi, sebab tidak ada persetujuan dan kesepakatan dari kedua belah pihak.

Atas tindakan kesewenang wenangan bupati itu, penggugat menggugat bupati nganjuk senilai Rp 15 miliar dan bisa mengembalikan hak itu ke ahli waris.

Menurut Samsul Huda, Kuasa Hukum Pemkab Nganjuk mengaku, tanah itu masih milik dari Pemkab Nganjuk dan hak pakai atas nama pemkab serta rumah sudah diberi label pemkab, hal ini merupakan upaya untuk menyelamatkan aset pemeeintah.

Atas tuntutan dari penggugat senilai Rp 15 miliar, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada proses hukum yang masih berjalan.

Diharapkan Pemkab Nganjuk dalam kepemimpinan Bupati Novi ini ada senergitas, antara pemkab dengan semua element agar tidak banyak gugatan dari pihak pihak yang menggugat Bupati Nganjuk. (yos)




Berita Terkait

Bupati Novi Kembali Digugat 15 Miliar Atas Dugaan Penyerobotan Tanah Warga

Materi Gugatan: 3 Pengusaha THM Anggap Tindakan Bupati Semena Mena

Efek Razia 2 Hari, 3 Pengusaha Gugat Bupati Belasan Milyar Rupiah

Warga Mojekerto Gugat Bupati Mustofa Kamal Pasa
Berita Terpopuler
Razia Kos, Petugas Ciduk 11 Pasangan Mesum yang Asik Berduaan di Kamar
Peristiwa  6 jam

Pembelajaran Tatap Muka SMA/SMK Tergantung Izin Kepala Daerah
Pendidikan  10 jam

Penyekatan Massa Demo di Depan Gedung DPRD
Malang Raya  7 jam

Jelang Unras Omnibus Law, 61 Titik Dijaga Petugas Keamanan Gabungan
Metropolis  8 jam



Cuplikan Berita
Kebakaran Pemukiman Padat Penduduk, Dua Rumah Petak Ludes Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Kafe di Area Alon-Alon Kota Terbakar
Pojok Pitu

Jelang Unras Omnibus Law, 61 Titik Dijaga Petugas Keamanan Gabungan
Jatim Awan

Petani 24 Desa Terancam Kekeringan Akibat Tak Ada Saluran ke Sungai Induk
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber