Berita Terbaru :
Bebas Zona Merah, Dinas Pendidikan Jatim Akan Tambah Sekolah Tatap Muka
Tolak UU Cipta Kerja, Demo Ribuan Buruh Macetkan Perempatan Rajabali
Sejumlah Perkantoran dan Toko Tutup, Massa Aksi Berkumpul di Jalan Basuki Rahmat Menuju Grahadi
Viral, Aksi Patriotik Abang Becak Mengganti Bendera Rusak Dengan Baru Dari Hasil Urunan Sendiri
BNNP Musnahkan 11 Kilogram Barang Bukti Sabu
Pemkot Surabaya Gelar Deklarasi Jogo Suroboyo Damai
Abaikan Prokes, Ratusan Pelaku UMKM Berdesakan Ambil Formulir Bantuan Presiden
Gelar Aksi Demo, Puluhan Mahasiswa Blokir Jalur Pantura
Curi Emas Senilai Rp 128 Juta, Dua Pencuri Diringkus Polisi
Susur Sungai, Bupati Temukan Sampah Popok Bayi Potensi Mencemari
Polisi Gelar Rekontruksi Kasus Pengeroyokan Berujung Kematian
Derita Bocah 5 Tahun, Setelah Kaki Kanannya Harus Diamputasi
Pasca Kiyai Kampung Tarik Dukungan, Wakil Ketua Pemenangan Kelana Angkat Bicara
Warga Dihebohkan Penemuan Kerangka Manusia di Lahan Pohon Jati
Diduga Langgar Netralitas, ASN di Banyuwangi Dilaporkan ke Bawaslu
   

Kasek dan Guru SMAN 2 Ngawi Terpapar Covid-19
Covid-19  Rabu, 23-09-2020 | 02:08 wib
Reporter : Ito Wahyu
Pembelajaran secara daring di sekolah tersebut tetap dilakukan, sementara guru dan tenaga pendidik lainnya bekerja dari rumah. Foto: Ito Wahyu
Ngawi pojokpitu.com, Rencana kegiatan belajar mengajar tatap muka di SMA Negeri 2 Ngawi, Jawa Timur, kembali terhambat setelah kepala sekolahnya dinyatakan positif covid-19. Sterilisasi dilakukan di rumah, hingga tempat kerja kepala sekolah.

Nampak sekolah ini sepi dari aktivitas guru dan tenaga pendidik lainnya,  semua bekerja dan mengajar dari rumah. Pembelajaran di sekolah dilakukan secara online atau daring.

Bupati Ngawi, Budi Sulistiono, membenarkan, jika untuk kepala sekolah dan tiga orang guru sman 2 dinyatakan positif terpapar covid-19. Terkait hal itu maka pihaknya yang juga ketua gugus tugas percepatan penanggulangan covid-19 Ngawi belum mengijinkan pembelajaran tatap muka.

"Disamping itu sterilisasi juga dilakukan di rumah, hingga tempat kerja kepala sekolah, di rumah kepala sekolah, penyemprotan desinfektan dilakukan oleh warga setempat," jelas Budi Sulistiono.

Di dalam rumah tersebut masih terdapat istri dan seorang anaknya, yang menjalani isolasi mandiri, sambil menunggu hasil swab dari keduanya.

Sementara pasien, kepala sekolah, menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Dokter Soeroto Ngawi. Penjagaan di pintu masuk perumahan kepala sekolah diperketat, untuk mengantisipasi penyebaran covid 19.

Diketahui, meski dari pemerintah provinsi jawa timur telah mengizinkan pembelajaran tatap muka, namun Pemkab Ngawi melalui gugus tugas covid-19 belum mengizinkan pembelajaran tatap muka.

Hal ini dikarenakan masa pandemi covid-19 belum berakhir, untuk itu peningkatan kualitas pembelajar dengan sistem daring terus ditingkatkan.

Sementara berdasarkan data terbaru dari dinas kesehatan kabupaten ngawi sudah ada 129 kasus, 89 diantaranya sembuh dan 5 lainnya meninggal dunia. (yos)

Berita Terkait

18 Pegawai Proyek Waduk Bendo Positif

ASN Terkonfirmasi Positif Covid 19, Kantor Pemkab Situbondo Mendadak Sepi

Terpapar Covid-19, Pincab Salah Satu Perbankan Pacitan Meninggal Dunia

4 Petugas Positif Covid-19, 2 Puskesmas Tutup Sementara
Berita Terpopuler
Pembelajaran Tatap Muka SMA/SMK Tergantung Izin Kepala Daerah
Pendidikan  9 jam

Razia Kos, Petugas Ciduk 11 Pasangan Mesum yang Asik Berduaan di Kamar
Peristiwa  5 jam

Penyekatan Massa Demo di Depan Gedung DPRD
Malang Raya  6 jam

Jelang Unras Omnibus Law, 61 Titik Dijaga Petugas Keamanan Gabungan
Metropolis  7 jam



Cuplikan Berita
Kebakaran Pemukiman Padat Penduduk, Dua Rumah Petak Ludes Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Kafe di Area Alon-Alon Kota Terbakar
Pojok Pitu

Jelang Unras Omnibus Law, 61 Titik Dijaga Petugas Keamanan Gabungan
Jatim Awan

Petani 24 Desa Terancam Kekeringan Akibat Tak Ada Saluran ke Sungai Induk
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber