Berita Terbaru :
Bebas Zona Merah, Dinas Pendidikan Jatim Akan Tambah Sekolah Tatap Muka
Tolak UU Cipta Kerja, Demo Ribuan Buruh Macetkan Perempatan Rajabali
Sejumlah Perkantoran dan Toko Tutup, Massa Aksi Berkumpul di Jalan Basuki Rahmat Menuju Grahadi
Viral, Aksi Patriotik Abang Becak Mengganti Bendera Rusak Dengan Baru Dari Hasil Urunan Sendiri
BNNP Musnahkan 11 Kilogram Barang Bukti Sabu
Pemkot Surabaya Gelar Deklarasi Jogo Suroboyo Damai
Abaikan Prokes, Ratusan Pelaku UMKM Berdesakan Ambil Formulir Bantuan Presiden
Gelar Aksi Demo, Puluhan Mahasiswa Blokir Jalur Pantura
Curi Emas Senilai Rp 128 Juta, Dua Pencuri Diringkus Polisi
Susur Sungai, Bupati Temukan Sampah Popok Bayi Potensi Mencemari
Polisi Gelar Rekontruksi Kasus Pengeroyokan Berujung Kematian
Derita Bocah 5 Tahun, Setelah Kaki Kanannya Harus Diamputasi
Pasca Kiyai Kampung Tarik Dukungan, Wakil Ketua Pemenangan Kelana Angkat Bicara
Warga Dihebohkan Penemuan Kerangka Manusia di Lahan Pohon Jati
Diduga Langgar Netralitas, ASN di Banyuwangi Dilaporkan ke Bawaslu
   

Janji Datangkan Samurai 500 M, Korban Justru Tertipu Rp 18 M
Malang Raya  Kamis, 24-09-2020 | 03:26 wib
Reporter : Rafli Firmansyah
Berita Video : Janji Datangkan Samurai 500 M, Korban Justru Tertipu Rp 18 M
Kota Batu pojokpitu.com, Satreskrim Polres Batu berhasil mengamankan 2 orang tersangka dengan kasus penipuan dan penggelapan berkedok dukun . Terbilang unik, dalam kasus ini, tersangka berhasil perdayai korban hingga Rp 18 milliar dengan modus bisa mendatangkan samurai asli dari Jepang yang bernilai fantastis.

Janjikan bisa datangkan samurai dari Jepang, tersangka Ah dan Ss, warga Desa Ngoroto,Kecamatan Pujon,Kabupaten Malang yang menyaru dukun berhasil perdayai korban mencapai Rp 18 miliar. Keduanya pun berhasil diamankan jajaran Satreskrim Polres Batu.

Tersangka diamankan berdasarkan laporan anak korban yang tidak percaya akan hal-hal tidak masuk akal yang dilakukan tersangka.

Modusnya, tersangka mengelabui korban bisa mendatangkan samurai roll asli dari Jepang yang memiliki harga triliunan. namun ada beberapa ritual yang memerlukan biaya sebelum mendatangkan barang tersebut.dengan iming-iming triliunan dan keuntungan berlipat ganda tersebut akhirnya korban terperdaya.

Menurut keterangan tersangka, samurai yang diberikan kepada korban merupakan samurai hasil pembelian dari pedagang biasa. Sedangkan hasil dari peenggelapan tersebut, digunakan tersangka untuk bermain judi, membeli sebuah rumah serta sebuah pabrik, dan dua unit mobil.

Kapolres Batu Akbp Harviadhi Agung Prathama menjelaskan, saat ritual, tersangka meminta biaya dari korban.jika tidak membiayai tersangka mengancam ritual mendatangkan samurai gagal. karena korban khawatir tidak mendapatkan keuntungan berlipat, korban rela mengeluarkan biaya secara berkelanjutan.

Modus ini dilakukan sejak tahun 2016, korban yang juga tetangga pelaku secara bertahap memberikan uang pada Ah baik melalui transfer atau tunai.hingga mencapai kurang lebih Rp 18 miliar.

"Dari ungkap kasus tindak kejahatan ini, petugas berhasil mengamankan barang bukti (bb) puluhan ATM dan buku rekening berbagai bank, bukti resi transfer sejak tahun 2016, perangkat ritual seperti dupa, barang antik, keris, buku ritual dan doa, 1 unit mobil Avansa, dan 1 unit mobil Taft serta lainnya," kata AKBP.Harviadhi Agung Prathama - Kapolres Batu.

Guna menanggung perbuatannya, kedua tersangka dijerat pasal 378 KUHP tentang penipuan dengan ancaman hukuman diatas 4 tahun penjara.(end/VD:YAN)


Berita Terkait

Dijanjikan Bisnis Dengan Keuntungan Besar, Biduan Ini Malah Ditipu Ratusan Juta Oleh Teman Sendiri

Penipuan Berkedok Menawarkan Layanan Spiritual Jarak Jauh, Korban Alami Kerugian Hingga Belasan Juta

Dirugikan Rp 125.000.000, Pengembang Perumahan Dilaporkan ke Polresta Sidoarjo

Janji Datangkan Samurai 500 M, Korban Justru Tertipu Rp 18 M
Berita Terpopuler
Pembelajaran Tatap Muka SMA/SMK Tergantung Izin Kepala Daerah
Pendidikan  9 jam

Razia Kos, Petugas Ciduk 11 Pasangan Mesum yang Asik Berduaan di Kamar
Peristiwa  6 jam

Penyekatan Massa Demo di Depan Gedung DPRD
Malang Raya  6 jam

Jelang Unras Omnibus Law, 61 Titik Dijaga Petugas Keamanan Gabungan
Metropolis  7 jam



Cuplikan Berita
Kebakaran Pemukiman Padat Penduduk, Dua Rumah Petak Ludes Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Kafe di Area Alon-Alon Kota Terbakar
Pojok Pitu

Jelang Unras Omnibus Law, 61 Titik Dijaga Petugas Keamanan Gabungan
Jatim Awan

Petani 24 Desa Terancam Kekeringan Akibat Tak Ada Saluran ke Sungai Induk
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber