Berita Terbaru :
Warga Menolak Janazah Cucu Pengikut Aliran Syiah Dikubur di Desanya
Libur Panjang, KAI Prediksi Terjadi Kenaikan Penumpang 15 Persen
Diduga Menyalip Kiri, PNS Tewas Terlindas Truk
DPW PSI Deklarasi Menangkan Machfud Arifin-Mujiaman
Diduga Lakukan Ujaran Kebencian dan Pembohongan Publik, Risma-Irvan Dilaporkan Polda
Libur Panjang, Ratusan Personil Gabungan Disiagakan
Diterjang Angin Kencang, Pohon Angsana Tumbang Dan Tutupi Badan Jalan Pantura
Sering Memangsa Ternak, Ular Sanca Berukuran Besar Ditangkap Warga
Belum Dimanfaatkan, Bangunan Ngawi Food Street Mulai Rusak
Jelang Long Weekend, Dishub Gelar Ramp Check Bus
Mobil PCR Magetan Diusulkan ke Kemenkes Jadi Jejaring Laboratorium
Razia Masker Pengunjung Wisata Alam, yang Bermasker Diberikan Hadiah
Dua Pelaku Pencuri Hewan Dibekuk Reskrim Polsek Poncokusumo
Satgas Covid-19 Segera Lakukan Assesment 56 SMP
   

Padat Karya Mangrove bagi Pemulihan Ekonomi Nasional
Peristiwa  Jum'at, 25-09-2020 | 07:03 wib
Reporter : Yanu Priyoso
Kegiatan ini dilaksanakan secara swakelola oleh kelompok masyarakat yang pada saat ini masih dalam tahap pembuatan bibit dengan pendampingan secara intensif oleh Penyuluh BPDASHL Foto : Istimewa
Pasuruan pojokpitu.com, Pandemi Covid-19 telah membawa dampak pada menurunnya perekonomian nasional yang membawa pengaruh nyata terhadap penurunan kesejahteraan masyarakat. Untuk mengatasi hal tersebut pemerintah telah mengambil kebijakan dalam rangka pemulihan ekonomi nasional melalui berbagai skema kegiatan, diantaranya adalah program padat karya penanaman mangrove melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Sebagai negara kepulauan dengan garis pantai terpanjang ke-2 di dunia, Indonesia memiliki potensi hutan mangrove yang cukup besar. Selain sebagai benteng perlindungan terhadap abrasi dan tsunami, ekosistem mangrove memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat di wilayah pesisir. Adanya kegiatan padat karya penanaman mangrove diharapkan dapat menjadi stimulus perekonomian bagi masyarakat sekitar yang merasakan dampak nyata dari penurunan ekonomi tersebut. Selain itu program ini juga bertujuan untuk menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap pelestarian ekosistem mangrove.

Target padat karya mangrove berupa Rehabilitasi Hutan dan Lahan Mangrove di wilayah kerja Balai Pengelolaan DASHL Brantas Sampean meliputi areal seluas 600 ha yang tersebar di 11 Kabupaten/Kota, dengan pembiayaan dari BPDASHL Brantas Sampean. Pelaksanaan kegiatan dilaksanakan secara swakelola oleh kelompok masyarakat yang pada saat ini masih dalam tahap pembuatan bibit dengan pendampingan secara intensif oleh Penyuluh yang mengenal betul kondisi lapangan dan masyarakat setempat, serta bimbingan teknis dan pengendalian oleh BPDASHL

Brantas Sampean bersama Dinas Kehutanan dan instansi terkait lainnya. Kegiatan padat karya mangrove ini dilaksanakan oleh 49 kelompok masyarakat yang terdiri ? 1.225 orang dengan target penyerapan 66.296 HOK, yang dilaksanakan selama sekitar 2 bulan dimana pada awal Desember seluruh kegiatan padat karya tersebut dapat terealisasikan dengan baik.

Pola penanaman mangrove ditentukan berdasarkan kondisi pasang surut air laut dan kesuaian jenis dengan lingkungan setempat. Selain kondisi biofisik wilayah, keterlibatan berbagai lapisan masyarakat merupakan faktor penting dalam setiap tahapan pelaksanaan kegiatan mulai dari penyiapan lahan, pembibitan, sampai penanaman untuk keberhasilan program ini.

Program padat karya mangrove ini diharapkan dapat menjadi langkah awal tidak hanya bagi pemulihan ekonomi namun juga pemulihan ekosistem mangrove. Kegiatan ini juga merupakan bagian dari corrective measures di Kabinet Kerja 2019 ? 2024 yaitu untuk pengendalian dampak perubahan iklim serta keberpihakan kepada masyarakat sebagai pelaku utama pembangunan. (yan)

Berita Terkait

Padat Karya Mangrove bagi Pemulihan Ekonomi Nasional

Siswa SD di Probolinggo Lepasliarkan Ratusan Burung

Marak Perusakan Ekosistem Laut, Satpolair Patroli Pulau Terluar Selatan Jawa

KKP - FAO Kerjasama Kelola Ekosistem Laut
Berita Terpopuler
Diduga Lakukan Ujaran Kebencian dan Pembohongan Publik, Risma-Irvan Dilaporkan P...selanjutnya
Politik  3 jam

Sering Memangsa Ternak, Ular Sanca Berukuran Besar Ditangkap Warga
Peristiwa  6 jam

Diduga Menyalip Kiri, PNS Tewas Terlindas Truk
Peristiwa  2 jam

Razia Masker Pengunjung Wisata Alam, yang Bermasker Diberikan Hadiah
Malang Raya  11 jam



Cuplikan Berita
Kebakaran Pemukiman Padat Penduduk, Dua Rumah Petak Ludes Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Kafe di Area Alon-Alon Kota Terbakar
Pojok Pitu

Terjatuh Dari Motor Curiannya, Pelaku Babak Belur Dimassa
Jatim Awan

Banjir Lahar Ganggu Aktivitas Warga dan Penambang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber