Berita Terbaru :
Sejumlah Perkantoran dan Toko Tutup, Massa Aksi Berkumpul di Jalan Basuki Rahmat Menuju Grahadi
Viral, Aksi Patriotik Abang Becak Mengganti Bendera Rusak Dengan Baru Dari Hasil Urunan Sendiri
BNNP Musnahkan 11 Kilogram Barang Bukti Sabu
Pemkot Surabaya Gelar Deklarasi Jogo Suroboyo Damai
Abaikan Prokes, Ratusan Pelaku UMKM Berdesakan Ambil Formulir Bantuan Presiden
Gelar Aksi Demo, Puluhan Mahasiswa Blokir Jalur Pantura
Curi Emas Senilai Rp 128 Juta, Dua Pencuri Diringkus Polisi
Susur Sungai, Bupati Temukan Sampah Popok Bayi Potensi Mencemari
Polisi Gelar Rekontruksi Kasus Pengeroyokan Berujung Kematian
Derita Bocah 5 Tahun, Setelah Kaki Kanannya Harus Diamputasi
Pasca Kiyai Kampung Tarik Dukungan, Wakil Ketua Pemenangan Kelana Angkat Bicara
Warga Dihebohkan Penemuan Kerangka Manusia di Lahan Pohon Jati
Diduga Langgar Netralitas, ASN di Banyuwangi Dilaporkan ke Bawaslu
Polisi Temukan Sapi Korban Pencurian
Kelabui Petugas, Miras Disembunyikan di Ladang Jagung
   

Langgar Protokol Kesehatan Pertunjukan Seni Musik Tradisional Dibubarkan Satgas Covid 19
Tapal Kuda Dan Madura  Selasa, 29-09-2020 | 10:01 wib
Reporter : Farid Fahlevi
Inilah rekaman video amatir pertunjukan musik tradisional yang digelar di Jalan WR Supratman, Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, Jawa Timur, dihentikannya paksa oleh tim satgas covid- 19 setempat. Foto:Istimewa
Berita Video : Langgar Protokol Kesehatan Pertunjukan Seni Musik Tradisional Dibubarkan Satgas Covid 19
Probolinggo pojokpitu.com, Melanggar protokol kesehatan, pertunjukan seni musik tradisional di Jalan WR Supratman, Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, Jawa Timur, dihentikan tim satgas covid 19. Selain mengundang kerumunan, banyak penonton tidak memakai masker. Kegiatan tersebut juga mengganggu arus lalu lintas karena digelar di tengah jalan.

Petugas gabungan gugus tugas percepatan penanganan satgas covid- 19, yang terdiri dari unsur TNI (Kodim 0820)-Polri (Polres Probolinggo Kota) dan Satpol PP Kota Probolinggo memberikan arahan ke penyelenggara dan masyarakat tentang bahaya virus corona.

Penghentian acara pertunjukan musik tradisional ini bermula adanya laporan warga ke tim satgas yang sedang melakukan operasi yustisi. Setelah mendapat laporan, petugas langsung menuju lokasi.

Tak hanya itu, kegiatan pertunjukan musik tradisional yang melanggar protokol kesehatan ini juga di gelar di tengah jalan hingga mengganggu pengguna jalan.

Dengan cara persuasif petugas juga meberikan sosialisasi terkait bahaya penularan covid- 19, serta tak lupa selalu patuhi protokol kesehatan.

Kompol Hermawan, Kabag Ops Polres Probolinggo Kota, mengatakan, bahwa penghentian acara music tradisional itu karena adanya laporan warga dan saat berada di lokasi acara tersebut mengundang banyak warga.

Sejak pandemi covid- 19 ini, petugas dari TNI-Polri, dan Satpol PP Kota Probolinggo rutin menggelar razia, baik razia yustisi, maupun razia kerumunan warga. Hal ini dilakukan untuk memutus penyebaran covid- 19, serta menyadarkan warga agar patuh protokol kesehatan. (yos/VD:YAN)

Berita Terkait

Peziarah Tidak Bermasker Disanksi Baca Sholawat Nariyah

Langgar Prokes, Kampanye Paslon Viral di Medsos

Langgar Protokol Kesehatan Pertunjukan Seni Musik Tradisional Dibubarkan Satgas Covid 19

Langgar Protokol Kesehatan Polisi Bubarkan Kegiatan Lomba Layangan
Berita Terpopuler
Pembelajaran Tatap Muka SMA/SMK Tergantung Izin Kepala Daerah
Pendidikan  9 jam

Razia Kos, Petugas Ciduk 11 Pasangan Mesum yang Asik Berduaan di Kamar
Peristiwa  5 jam

Penyekatan Massa Demo di Depan Gedung DPRD
Malang Raya  6 jam

Jelang Unras Omnibus Law, 61 Titik Dijaga Petugas Keamanan Gabungan
Metropolis  7 jam



Cuplikan Berita
Kebakaran Pemukiman Padat Penduduk, Dua Rumah Petak Ludes Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Kafe di Area Alon-Alon Kota Terbakar
Pojok Pitu

Jelang Unras Omnibus Law, 61 Titik Dijaga Petugas Keamanan Gabungan
Jatim Awan

Petani 24 Desa Terancam Kekeringan Akibat Tak Ada Saluran ke Sungai Induk
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber