Berita Terbaru :
Ratusan Pelajar SMPN di Surabaya Dites Swab
Puluhan Warga Jalani Rapid Akibat Kontak Erat Klaster Cindewilis
9 Orang Budak Narkoba Dibekuk Polisi, Salah Satunya Seorang Perangkat Desa
Menolong Kawan Yang Diceburkan, Siswa SMK Tenggelam di Sungai Buntung Desa Tawangsari
Belasan Pengrajin Emas Ditipu Milyaran Rupiah
Ditpolairud Polda Jatim Gagalkan Penyelundupan Ratusan Burung Dilindungi
Ketagihan Nyabu, Siswa SMK Nekat Jambret Tas Ibu Rumah Tangga
Kiai Asep Minta Masyarakat Menangkan Nomer 2 Machfud-Mujiaman Untuk Kalahkan Kedzoliman
Hasil Swab, Bupati Dadang Wigiarto Terkonfrim Positif Covid 19
Pembagian BLT Gunakan Protokol Kesehatan
Surat Suara Tiba, Proses Pelipatan Gunakan Protokol Covid
Guru Tidak Tetap Demo Sampaikan Problem Pendidikan di Jember
Tagih Jatah Warisan Tak Kunjung Diberikan, Pelaku Bakar Korban Yang Masih Saudara Sendiri
Bupati Periksa Kesiapan Logistik Jelang Pilkada
Layanan KB Terganggu, Angka Kelahiran Naik 400 Ribu
   

Risma Pimpin Langsung Patroli Prokes, Amankan 300 Warga
Metropolis  Minggu, 18-10-2020 | 16:45 wib
Reporter : Bagus Setiawan
Surabaya pojokpitu.com, Pemerintah Kota Surabaya terus melakukan upaya preventif untuk mencegah penularan serta menekan penyebaran covid-19 di Surabaya khususnya diruang publik. Seperti yang dilakukan walikota Surabaya, menggelar patroli di Taman Bungkul, Sabtu (17/10) malam. Dari patroli tersebut 300 warga yang terjaring langsung diminta untuk rapid tes ditempat.

Pengunjung taman bungkul yang mengetahui kedatangan walikota dan petugas membuat mereka tak bisa berkutik. Bahkan petugas terpaksa menghalau atau memblokade setiap jalan keluar masuk di taman bungkul.


Febriaditya Prajatara, Kabag Humas Pemkot Surabaya, menerangkan, patroli prokes ini menyasar bagi para pengunjung taman bungkul yang melanggar protokol kesehatan, seperti bergerombol karena mengindahkan physical distansing atau jaga jarak, hingga tidak memakai masker, mereka langsung diamankan petugas untuk dilakukan rapid tes ditempat dan swab test bagi yang hasilnya reaktif.

"Dari patroli semalam, setidaknya petugas menjaring sebanyak 300 orang yang kedapatan melanggar protokol kesehatan dan langsung diminta untuk rapid tes," jelas Febriaditya Prajatara.

Dalam pelaksaan rapid tes massal ini dilakukan untuk menekan angka penyebaran covid-19 dikota pada kalangan anak muda di Kota Surabaya, karena akhir-akhirnya angka penularan covid-19 dikalangan anak muda masih tinggi. (yos)





Berita Terkait

Risma Pimpin Langsung Patroli Prokes, Amankan 300 Warga

ASN Terjaring Razia Prokes

Operasi Yustisi, Pelanggar Protokol Kesehatan Distempel

Terjaring Razia Prokes, Pengunjung Warung Marah-Marah
Berita Terpopuler
Sampah Plastik Diolah Bahan Bakar Alternatif Setara Pertamax
Teknologi  14 jam

Pelajar Edarkan Pil Y dan Buruh Tani Pil Koplo Dibekuk Polsek Lawang
Malang Raya  18 jam

Konsumsi Sabu Untuk Doping, Kuli Bangunan Dibekuk Reskrim Polsek Lawang
Malang Raya  16 jam

Kalangan Millenial Dominasi Pelanggar Protkes di Bangkalan
Peristiwa  21 jam



Cuplikan Berita
Mobil Pick Up Masuk Jurang Sedalam 100 Meter Lebih
Pojok Pitu

Ngopi Saat Jam Kerja, ASN Pemkab Bojonegoro Kocar-Kacir Saat Diamankan Satpol PP...selanjutnya
Pojok Pitu

Lahar Dingin Gunung Semeru Penuhi Sungai Besuk
Jatim Awan

Pecah Ban Elf Terguling di Jalur Tol, 1 Tewas
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber