Berita Terbaru :
Puluhan Warga Jalani Rapid Akibat Kontak Erat Klaster Cindewilis
9 Orang Budak Narkoba Dibekuk Polisi, Salah Satunya Seorang Perangkat Desa
Menolong Kawan Yang Diceburkan, Siswa SMK Tenggelam di Sungai Buntung Desa Tawangsari
Belasan Pengrajin Emas Ditipu Milyaran Rupiah
Ditpolairud Polda Jatim Gagalkan Penyelundupan Ratusan Burung Dilindungi
Ketagihan Nyabu, Siswa SMK Nekat Jambret Tas Ibu Rumah Tangga
Kiai Asep Minta Masyarakat Menangkan Nomer 2 Machfud-Mujiaman Untuk Kalahkan Kedzoliman
Hasil Swab, Bupati Dadang Wigiarto Terkonfrim Positif Covid 19
Pembagian BLT Gunakan Protokol Kesehatan
Surat Suara Tiba, Proses Pelipatan Gunakan Protokol Covid
Guru Tidak Tetap Demo Sampaikan Problem Pendidikan di Jember
Tagih Jatah Warisan Tak Kunjung Diberikan, Pelaku Bakar Korban Yang Masih Saudara Sendiri
Bupati Periksa Kesiapan Logistik Jelang Pilkada
Layanan KB Terganggu, Angka Kelahiran Naik 400 Ribu
Korsleting Listrik, Warung Ludes Terbakar
   

Pembelajaran Tatap Muka SMA/SMK Tergantung Izin Kepala Daerah
Pendidikan  Selasa, 20-10-2020 | 09:10 wib
Reporter : Ito Wahyu
Ngawi pojokpitu.com, Kegiatan belajar mengajar Sekolah Menengah Atas (SMA) maupun Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) negeri di wilayah Kabupaten Ngawi, hingga kini masih dilakukan secara daring atau belajar dari rumah.

Terkait rencana uji coba pembelajaran tatap muka, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Cabang Ngawi masih menunggu izin dari pemerintah daerah setempat.

Wilayah Kabupaten Ngawi, hingga kini masih menyandang status zona oranye persebaran covid 19. Hal itu berdampak pada proses belajar mengajar baik tingkat sekolah dasar, hingga sekolah menengah masih dilakukan secara daring atau belajar dari rumah.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Wilayah Ngawi, Supardi, mengatakan, dalam pekan ini akan mengajukan izin pembelajaran tatap muka untuk 64 SMA dan SMK negeri di wilayah Kabupaten Ngawi, ke pemerintah daerah setempat selaku satgas penanggulangan covid 19. "Kita telah menyiapkan proposal untuk pelaksanaan pembelajaran tatap muka," terangnya.

Jika pemerintah daerah mengizinkan, maka pembelajaran tatap muka dapat langsung dilaksanakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Terkait boleh tidaknya pembelajaran tatap muka, tergantung dari izin pemda setempat, mengingat kasus positif covid 19 di Ngawi masih mengalami peningkatan.

"Hanya daerah yang berstatus zona hijau, kuning dan oranye saja yang diperbolehkan melaksanakan pembelajaran tatap muka," kata Supardi.

Diketahui jika pembelajaran tatap muka sudah mendapatkan izin baik dari pemda maupun orang tua, jumlah siswa yang diperbolehkan mengikuti pembelajaran tatap muka hanya 50 persen dari total siswa untuk zona kuning.

Sedangkan untuk daerah zona oranye hanya 25 persen dari total siswa. Namun jika ada guru dan siswa yang berasal dari desa maupun kecamatan berzona merah, tidak diperbolehkan untuk mengikuti pembelajaran tatap muka. (yos)

Berita Terkait

Sekolah Dalam Naungan Kementrian Agama Belum Pastikan Akan Mengelar Sekolah Tatap Muka

Giliran MTS yang Diassessment Tim Satgas Covid-19

KBM Tatap Muka, Sekolah Wajib Bentuk Satgas Covid 19

Hari Pertama Guru Kerja di Sekolah Lagi
Berita Terpopuler
Sampah Plastik Diolah Bahan Bakar Alternatif Setara Pertamax
Teknologi  13 jam

Pelajar Edarkan Pil Y dan Buruh Tani Pil Koplo Dibekuk Polsek Lawang
Malang Raya  17 jam

Konsumsi Sabu Untuk Doping, Kuli Bangunan Dibekuk Reskrim Polsek Lawang
Malang Raya  15 jam

Kalangan Millenial Dominasi Pelanggar Protkes di Bangkalan
Peristiwa  20 jam



Cuplikan Berita
Mobil Pick Up Masuk Jurang Sedalam 100 Meter Lebih
Pojok Pitu

Ngopi Saat Jam Kerja, ASN Pemkab Bojonegoro Kocar-Kacir Saat Diamankan Satpol PP...selanjutnya
Pojok Pitu

Lahar Dingin Gunung Semeru Penuhi Sungai Besuk
Jatim Awan

Pecah Ban Elf Terguling di Jalur Tol, 1 Tewas
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber