Berita Terbaru :
Puluhan Warga Jalani Rapid Akibat Kontak Erat Klaster Cindewilis
9 Orang Budak Narkoba Dibekuk Polisi, Salah Satunya Seorang Perangkat Desa
Menolong Kawan Yang Diceburkan, Siswa SMK Tenggelam di Sungai Buntung Desa Tawangsari
Belasan Pengrajin Emas Ditipu Milyaran Rupiah
Ditpolairud Polda Jatim Gagalkan Penyelundupan Ratusan Burung Dilindungi
Ketagihan Nyabu, Siswa SMK Nekat Jambret Tas Ibu Rumah Tangga
Kiai Asep Minta Masyarakat Menangkan Nomer 2 Machfud-Mujiaman Untuk Kalahkan Kedzoliman
Hasil Swab, Bupati Dadang Wigiarto Terkonfrim Positif Covid 19
Pembagian BLT Gunakan Protokol Kesehatan
Surat Suara Tiba, Proses Pelipatan Gunakan Protokol Covid
Guru Tidak Tetap Demo Sampaikan Problem Pendidikan di Jember
Tagih Jatah Warisan Tak Kunjung Diberikan, Pelaku Bakar Korban Yang Masih Saudara Sendiri
Bupati Periksa Kesiapan Logistik Jelang Pilkada
Layanan KB Terganggu, Angka Kelahiran Naik 400 Ribu
Korsleting Listrik, Warung Ludes Terbakar
   

Penyekatan Massa Demo di Depan Gedung DPRD
Malang Raya  Selasa, 20-10-2020 | 12:15 wib
Reporter : Khaerul Anwar
Beginilah petugas polsek wagir bersama koramil setempat yang melakukan operasi yustisi pendisiplinan masyarakat mengenakan masker skaligus melakukan penyekatan massa yang akan bergabung dalam aksi didepan gedung dewan. Foto: Khaerul Anwar
Malang pojokpitu.com, Isu aksi demontrasi di depan Gedung DPRD Kota Malang tolak undang-undang cipta kerja diantisipasi oleh kepolisian dengan melakukan penyekatan yang akan masuk wilayah kota. Seperti yang dilakukan Polsek Wagir, yang melakukan penyekatan massa aksi yang skaligus menertibkan masyarakat yang tidak memakai masker saat keluar rumah.

Hal itu dilakukan lantaran aksi anarkisme saat unjukrasa pertama di Depan Gedung Dewan Kota Malang, berujung keos dan ricuh hingga memakan korban baik pendemo maupun polisi jaga.

Namun, Polsek Wagir dan Koramil yang sudah melakukan penyekatan sejak pukul 7 tidak menemukan adanya masyarakat yang ingin bergabung dalam unjukrasa tersebut, melainkan mendapatkan masyrakat yang masih melanggar prokes di jalan.

Pendisiplinan terhadap masyarakat terus dilakukan baik pagi, siang dan sore, namun masih mendapati pelanggar tidak memakai masker dan diberikan himbauan serta membagikan masker untuk terus dipakai.

Terlihat para pelanggar beralasan ketinggalan, lupa memakai namun dibawa hingga sengaja tidak memakai lantaran merasa pengap saat bernafas, namun hal itu bukanlah alasan tepat untuk memutus mata rantai penyebaran covid.

Menurut AKP Sri Widyaningsih, Kapolsek Wagir, mengatakan, bahwan operasi pendisiplinan memakai masker saat diluar tumah selalu dilakukan pagi, siang dan sore, dan juga bertepatan dengan isu aksi unjukrasa didepan gedung dewan.

Untuk menghindari aksi anarkis sendiri, dipastikan pasukan pengamanan akan ditambahkan dari berbagai kesatuan, dan mencapai ribuan personil untuk menghalau massa jika bertindak anarkis. (yos)

Berita Terkait

Buruh dan Mahasiswa Demo Tolak Omnibus Law

Tolak UU Omnibus Law, BEM Malang Raya Gelar Aksi Demo

Polisi Amankan 169 Orang Dalam Aksi Demo Lanjutan

Marak Aksi Demo, Bukti Kurangnya Komunikasi Pemerintah
Berita Terpopuler
Sampah Plastik Diolah Bahan Bakar Alternatif Setara Pertamax
Teknologi  13 jam

Pelajar Edarkan Pil Y dan Buruh Tani Pil Koplo Dibekuk Polsek Lawang
Malang Raya  17 jam

Konsumsi Sabu Untuk Doping, Kuli Bangunan Dibekuk Reskrim Polsek Lawang
Malang Raya  15 jam

Kalangan Millenial Dominasi Pelanggar Protkes di Bangkalan
Peristiwa  20 jam



Cuplikan Berita
Mobil Pick Up Masuk Jurang Sedalam 100 Meter Lebih
Pojok Pitu

Ngopi Saat Jam Kerja, ASN Pemkab Bojonegoro Kocar-Kacir Saat Diamankan Satpol PP...selanjutnya
Pojok Pitu

Lahar Dingin Gunung Semeru Penuhi Sungai Besuk
Jatim Awan

Pecah Ban Elf Terguling di Jalur Tol, 1 Tewas
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber