Berita Terbaru :
Ratusan Pelajar SMPN di Surabaya Dites Swab
Puluhan Warga Jalani Rapid Akibat Kontak Erat Klaster Cindewilis
9 Orang Budak Narkoba Dibekuk Polisi, Salah Satunya Seorang Perangkat Desa
Menolong Kawan Yang Diceburkan, Siswa SMK Tenggelam di Sungai Buntung Desa Tawangsari
Belasan Pengrajin Emas Ditipu Milyaran Rupiah
Ditpolairud Polda Jatim Gagalkan Penyelundupan Ratusan Burung Dilindungi
Ketagihan Nyabu, Siswa SMK Nekat Jambret Tas Ibu Rumah Tangga
Kiai Asep Minta Masyarakat Menangkan Nomer 2 Machfud-Mujiaman Untuk Kalahkan Kedzoliman
Hasil Swab, Bupati Dadang Wigiarto Terkonfrim Positif Covid 19
Pembagian BLT Gunakan Protokol Kesehatan
Surat Suara Tiba, Proses Pelipatan Gunakan Protokol Covid
Guru Tidak Tetap Demo Sampaikan Problem Pendidikan di Jember
Tagih Jatah Warisan Tak Kunjung Diberikan, Pelaku Bakar Korban Yang Masih Saudara Sendiri
Bupati Periksa Kesiapan Logistik Jelang Pilkada
Layanan KB Terganggu, Angka Kelahiran Naik 400 Ribu
   

Polsek Ampelgading Dipra Peradilankan
Malang Raya  Jum'at, 30-10-2020 | 13:00 wib
Reporter : Rohim Alfarizi
Malang pojokpitu.com, Dianggap sewenang-wenang dalam menetapkan tersangka, Kapolsek Ampelgading, AKP Bambang Wahyu Jatmiko, dipra peradilankan warga, pasalnya 3 warga bersaudara tersebut dituduh melakukan pengeroyokan terhadap Sulistiono (38) , warga Desa Sidorenggo, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang.

Tiga bersaudara, yakni Istiono (47), Rochmad (37) dan Buhori (33) ketiganya warga Desa Sidorenggo Kecamatan Ampel Gading, Kabupaten Malang,

Atas perbuatan sewenang-wenang tersebut, kuasa hukum tersangka, Sumardhan SH dan Nur SH, mengajukan gugatan praperadilan di PN Kepanjen,yang ditujukan kepada Kapolsek Ampel Gading AKP Bambang Wahyu Jatmiko, sebagai termohon I dan Kajari Kabupaten Malang, Edi Handojo SH, sebagai termohon II.
 
Menurut Sumardhan SH, kliennya ditetapkan sebagai tersangka, yang seharusnya menjadi korban.

"Anehnya lagi kedua adiknya Rochmad dan Buhori juga dinyatakan sebagai tersangka, saat kejadian keduanya tidak ada di lokasi. Empat warga yang dijadikan saksi, tidak melihat kedua adik Istiono di tempat kejadian," terangnya.
 
Ironisnya, penetapan tersangka istiono dan saudaranya itu karena ada tekanan dari pelapor, jika kedua orang tersebut tidak dijadikan tersangka, pelapor akan melaporkan ke Polres Malang.
 
Dalam gugatan praperadilan memohon kepada ketua PN Kepanjen untuk mengabulkan permohonan praperadilan seluruhnya, menyatakan tidak sah penetapan tiga tersangka, serta memerintahkan terrmohon I dan II untuk menghentikan proses penyidikan dan penuntutan. (yos)
 


Berita Terkait

Polsek Ampelgading Dipra Peradilankan
Berita Terpopuler
Sampah Plastik Diolah Bahan Bakar Alternatif Setara Pertamax
Teknologi  14 jam

Pelajar Edarkan Pil Y dan Buruh Tani Pil Koplo Dibekuk Polsek Lawang
Malang Raya  18 jam

Konsumsi Sabu Untuk Doping, Kuli Bangunan Dibekuk Reskrim Polsek Lawang
Malang Raya  16 jam

Kalangan Millenial Dominasi Pelanggar Protkes di Bangkalan
Peristiwa  21 jam



Cuplikan Berita
Mobil Pick Up Masuk Jurang Sedalam 100 Meter Lebih
Pojok Pitu

Ngopi Saat Jam Kerja, ASN Pemkab Bojonegoro Kocar-Kacir Saat Diamankan Satpol PP...selanjutnya
Pojok Pitu

Lahar Dingin Gunung Semeru Penuhi Sungai Besuk
Jatim Awan

Pecah Ban Elf Terguling di Jalur Tol, 1 Tewas
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber