Berita Terbaru :
Warga Protes Dugaan Penggelapan Uang Iuran Makam
Seorang Pelajar Ditangkap Usai Beli Narkoba
Penggunaan Bilik Sterilisasi Tidak Efektif
Jalani Perawatan di Rumah Sakit PDP, Seorang Pegawai Kemenag Kota Mojokerto Meninggal Dunia
Suami Jual Isteri Untuk Layanan Seks Threesome Bertarif Rp 2 Juta
Pemkot Surabaya Dapat Bantuan APD dan Bilik Aseptik Dari Ubaya
Hadang Penyebaran Covid-19 di Perbatasan, Petugas Screening Pengendara
Akibat Virus Corona, PMI Jember Kekurangan Stok Darah
Sidang Kasus Aset Pemkot Malang Digelar Melalui Online
RSJ Lawang Siapkan Ruang Isolasi Bagi ODP Pasien ODGJ
Remisi Corona, 26 Narapidana Lapas Mojokerto Bebas Bersyarat
DAMRI Batasi Operasional Bus Cegah Penyebaran Virus
Antisipasi Virus Corona, 49 Narapidana Pulang Bebas Lebih Cepat
Cegah Virus Corona, 777 Napi di Jatim Dibebaskan
Politisi Senior KH Masykur Hasyim Tutup Usia
   

Soal Status Eddi, Walikota Harus Tegas
Politik  Kamis, 12-02-2015 | 14:32 wib
Reporter : Edwin Jaka
Surabaya pojokpitu.com, Walikota Surabaya Tri Rismaharini diminta segera mengambil sikap terkait status Eddi, sebagai Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya.

Hingga saat ini, terjadi kekosongan komando di internal Dishub Kota Surabaya. Sebab, Eddi sendiri telah berkantor di Kemenhub pasca dilantik sebagai Pejabat Esellon II di Direktorat Lalu?Lintas Angkutan Jalan (LLAJ).

Sementara, posisi Eddi saat ini dipegang oleh Sektaris Dishub Kota Surabaya. Sedangkan, Walikota belum juga menetapkan Plt, maupun SK Pemberhentian Eddi sebagai Kadishub.

Wakil Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Adi Sutarwijono, hal itu akan membingungkan publik.
"Kalau mau digandholi ya upayanya bagaimana, kalau tidak segera dilepas saja," terang politisi yang akrab disapa Awi ini, Kamis (12/2).

Ketegasan dinilai perlu menurut Awi. Sebab, hal itu akan berdampak terhadap mekanisme kinerja di internal Dishub Kota Surabaya.

"Nah, yang terjadi kan kalau mau digandholi saat ini Eddi sudah menjabat di sana (Kemenhub). Itupun sebenarnya sudah mendapat persetujuan dari Bu Wali melalui surat ijin yang diajukan," terang Legislator asal Fraksi PDIP ini.

Sementara, posisi kekosongan jabatan meski sementara digantikan Seketaris, dianggap belum kuat. Pengganti sementara hanya bertugas menjalankan kinerja secara eksekutif."Sementara kebijakan bersifat baru dan strategis tidak ada," terang mantan Wartawan ini.

Sebelumnya, posisi Eddi sebagai Pejabat Eselon II di Dit LLAJ Kemenhub mendapat sorotan tajam Walikota Surabaya, Tri Rismaharini.

Itu menyangkut soal proses jabatan yang telah dilantik Kemenhub Igansius Jonan, dikatakan Risma ada kesalahan administrasi. Sebab, sepengetahuan Walikota terbaik ke-3 Dunia ini, Eddi hanya sebatas mengajukan surat ijin mengikuti seleksi Assasment yang digelar internal Dit LLAJ Kemenhub.

Sementara, berdasarkan pengakuan Eddi dan fakta surat ijin seleksi tercantum penyetujuan untuk mutasi (pindah), jika dinyatakan lulus yang tertuang dalam Surat Persetujuan dari Walikota Surabaya. (pul) 



Berita Terkait

Soal Status Eddi, Walikota Harus Tegas
Berita Terpopuler
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Metropolis  5 jam

5,9 Juta Pelanggan Listrik di Jawa Timur Akan Dapatkan Keringanan Pembayaran
Metropolis  9 jam

Physical Distancing Tutup Jalur Penarukan-Malang Guna Memutus Rantai Penyebaran ...selanjutnya
Malang Raya  6 jam

Pendapatan Makin Menurun, Tukang Becak Makin Terdesak Kebutuhan Hidup
Peristiwa  11 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Kabupaten Nganjuk Menjadi Salah Satu Daerah Zona Merah di Jatim
Jatim Awan

Gencar Tracking, Pasca Dipastikan Positif Covid 19 di Kecamatan Geger
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber