Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Sosok 

Karena kemiskinan, keluarga Sadirah warga Desa Kedung Putri Ngawi terpaksa makan nasi aking atau nasi karak. Keluarga itu tidak mampu beli beras yang semakin mahal hingga Rp 15 ribu perkilogramnya. Foto/gambar: Budi Setyono
Beras Mahal, Lansia Miskin Terpaksa Konsumsi Nasi Karak
Rabu, 25-02-2015 | 11:50 wib
Oleh : Budi Setyono
Ngawi pojokpitu.com, Dampak kenaikan harga beras dipasaran yang tembus hingga Rp 15 ribu perkilogram, membuat pasangan lansia miskin di Kabupaten Ngawi terpaksa mengkonsumsi nasi karak atau nasi aking.


Pasangan lansia, Sadirah dan Somo Dimun warga Dusun Keraja Desa  Kedungputri Kecamatan Paron Kabupaten Ngawi hidup dengan kondisi yang sangat memprihatinkan. Pasangan lansia miskin tersebut mengeluhkn semenjak kenaikan harga beras yang tembus hingga Rp 15 ribu perkilogram, terpaksa harus  betahan hidup dengan mengkonsumsi makanan yang berasal dari nasi karak atau nasi aking.

Lansia yang tinggal berdua disebuah gubuk berdidinding bambu dengan kondisi yang tak layak huni ini, sering sakit-sakitan. Keduanya sudah tak mampu bekerja sebagai buruh tani lagi. Suaminya Somo Dimun semenjak mengalami kebutaan lima tahun terakhir hanya bisa duduk. 

Di usianya yang sangat senja selain kegelisahan memikirkan apa yang bisa dimasak, perempuan yang hanya mengandalkan hidupnya dari buruh tani ini hanya bisa pasrah. Bahkan tak jarang jika kondisi Sadirah sehat, dan petani didesanya sedang panen, Sadirah  menjadi pengais sisa padi di sawah.

Menurutnya, sudah tiga hari tak mampu untuk membeli beras ini, terpaksa memasak karak. Perjuangan Sadirah  belum berhenti sampai di situ. Setelah karak didapatkan dari warung terdekat, ia harus membersihkan karak itu kemudian dimasak hingga satu jam lebih. Untuk lauknya hanya mampu membeli kerupuk dan lalapnya cukup memetik daun singkong disekitar pekarangan.

"Di usianya yang sudah senja, tak banyak angan-angan. Hanya menginginkan harga beras segera bisa dibeli lagi,  dan tak memakan nasi karak," kata Sadirah warga Kedung Putri. (pul)



Berita Terkait


Stok Beras di Gudang Bulog Kediri Aman Hingga Semester Awal 2020

Bulog Sub Divre Madiun Jamin Ketersediaan Beras Selama Natal dan Tahun Baru

Tanah Berasap Ternyata Akibat Aliran Listrik

Warga Geger Tanah Pekarangan Keluarkan Asap


Harga Daging Ayam dan Beras di Pasar Gresik Kembali Naik

Tanah Berasap Ternyata Akibat Aliran Listrik

Kemarau Panjang, Target Serapan Beras Bulog Tulungagung Baru Tercapai 60 Persen

Menteri Pertanian Optimis 10 Tahun Lagi Indonesia Berdaulat Beras
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber