Berita Terbaru :
Warga Protes Dugaan Penggelapan Uang Iuran Makam
Seorang Pelajar Ditangkap Usai Beli Narkoba
Penggunaan Bilik Sterilisasi Tidak Efektif
Jalani Perawatan di Rumah Sakit PDP, Seorang Pegawai Kemenag Kota Mojokerto Meninggal Dunia
Suami Jual Isteri Untuk Layanan Seks Threesome Bertarif Rp 2 Juta
Pemkot Surabaya Dapat Bantuan APD dan Bilik Aseptik Dari Ubaya
Hadang Penyebaran Covid-19 di Perbatasan, Petugas Screening Pengendara
Akibat Virus Corona, PMI Jember Kekurangan Stok Darah
Sidang Kasus Aset Pemkot Malang Digelar Melalui Online
RSJ Lawang Siapkan Ruang Isolasi Bagi ODP Pasien ODGJ
Remisi Corona, 26 Narapidana Lapas Mojokerto Bebas Bersyarat
DAMRI Batasi Operasional Bus Cegah Penyebaran Virus
Antisipasi Virus Corona, 49 Narapidana Pulang Bebas Lebih Cepat
Cegah Virus Corona, 777 Napi di Jatim Dibebaskan
Politisi Senior KH Masykur Hasyim Tutup Usia
   

Kapolsek Dinilai Arogan, Belasan Kades Luruk Polres Mojokerto
Mataraman  Senin, 26-10-2015 | 19:52 wib
Reporter : taufiq Lubis
belasan Kades Nguruk Mapolres-Taufiq Lubis
Mojokerto pojokpitu.com, Gara-gara bertindak arogan saat menyelesaikan masalah hukum warga, belasan kades se-Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Senin sore, meluruk Mapolres. Mereka meminta Kapolres Mojokerto untuk menindak tegas Kapolsek Ngoro.

Empat belas Kepala Desa di Wilayah Kecamatan Ngoro,Kabupaten Mojokerto, Senin sore, mendatangi Kantor Mapolres setempat. Para kepala Desa itu ingin melaporkan Kapolsek Ngoro, Kompol Abdul Ghani. Belasan kades itu tidak terima dengan apa yang dilakukan Kapolsek Ngoro saat menyelesaikan masalah hukum, yang menimpa warga. Pihak desa tidak pernah diajak berunding dalam penyelesaiannya.

Sementara itu, saat dialog dengan para Kepala Desa di ruang Eksekutif Polres Mojokerto, petugas melarang semua awak media untuk mengikuti proses dialog dan mengambil gambar.sehingga tidak mengetahui pasti materi dialog itu. Namun diduga, kedatangan belasan kades se-Kecamatan Ngoro itu karena dugaan pungli yang dilakukan oleh Kapolsek Ngoro, Kompol Abdul Ghani. Namun dugaan pungli itu dibantah oleh Kapolres Mojokerto,AKBP Budi Herdhi Susianto.

Kapolres Mojokerto memastikan tidak adanya pungli dalam setiap proses hukum yang menimpa warga di Mojokerto. kedatangan para kades itu hanya ingin berdialog terkait tindak arogansi yang dilakukan oleh Kapolsek Ngoro, dalam penyelesaian masalah hukum yang menimpa warga. [mba/**]      

Berita Terkait

Warga Protes Dugaan Penggelapan Uang Iuran Makam

Seorang Pelajar Ditangkap Usai Beli Narkoba

Penggunaan Bilik Sterilisasi Tidak Efektif

Jalani Perawatan di Rumah Sakit PDP, Seorang Pegawai Kemenag Kota Mojokerto Meninggal Dunia
Berita Terpopuler
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Metropolis  6 jam

5,9 Juta Pelanggan Listrik di Jawa Timur Akan Dapatkan Keringanan Pembayaran
Metropolis  10 jam

Physical Distancing Tutup Jalur Penarukan-Malang Guna Memutus Rantai Penyebaran ...selanjutnya
Malang Raya  7 jam

Pendapatan Makin Menurun, Tukang Becak Makin Terdesak Kebutuhan Hidup
Peristiwa  12 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Kabupaten Nganjuk Menjadi Salah Satu Daerah Zona Merah di Jatim
Jatim Awan

Gencar Tracking, Pasca Dipastikan Positif Covid 19 di Kecamatan Geger
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber