Berita Terbaru :
Warga ODP Meninggal Pemakaman Sesuai Protokol Covid 19
Keluarga PDP Meninggal Dunia di Tuban Negatif Covid-19
Bupati dan Forkopinda Bagi - Bagi Masker dan Sembako
Tunda Mudik Atau Diisolasi 14 Hari
RSUD Tongas Khusus Untuk Pasien Covid 19 Resmi Bisa Digunakan
Gedung DPRD Jatim Diusulkan Menjadi Rumah Sakit Darurat Khusus Pasien Covid-19
Pembagian Makan Gratis Abaikan Physical Distancing
Polisi Bubarkan Sabung Ayam dan Keramaian Warga
Kesal Tak Dibelikan, Dua Gadis di Pasuruan Nekad Mencuri Motor
Gara-Gara Uang 10 Juta, Pengacara Diadili
Petugas Amankan, Puluhan Remaja yang Bandel Ditengah Wabah Corona
Pelatihan di Surabaya, Petugas Medis Positif Covid-19
Diduga Kena Semprot Desinfektan, Mata Kiri Karyawan Swasta Rabun Sebelah
Ditlantas Polda Jatim Laksanakan Ops Keselamatn Semeru Gantikan Ops Simpati
Kasus Positif Covid 19 di Jatim Menjadi 189 Orang
   

Warga Tulungagung Gelar Ritual Rebutan Sepasang Tumpeng Raksasa
Rehat  Rabu, 18-11-2015 | 13:44 wib
Reporter : Agus Bondan , Muhammad Imron Danu
Sebagai sebuah tradisi , kirab tumpeng Bersih Nagari ini memiliki daya tarik dalam pengembangan pariwisata berbasis budaya. Tradisi budaya ini, berpotensi menarik wisatawan karena kekhasannya yang tidak dimiliki daerah lain. Foto Danu
Tulungagung pojokpitu.com, Sebagai bentuk rasa syukur pada Sang Pencipta , warga Tulungagung menggelar ritual rebutan sepasang tumpeng raksasa.

Prosesi ritual Bersih Nagari ini diawali dengan kirab ratusan warga yang berbusana adat Jawa untuk mengiringi sepasang tumpeng raksasa yang diberi nama Tumpeng Lanang dan Tumpeng Wadon diarak keliling kota Tulungagung. Setelah diarak keliling Kota Tulungagung sepasang tumpeng raksasa yang terbuat dari nasi dan lauknya serta buah dan beragam hasil pertanian ini , dibawa ke Pendopo Kabupaten Tulungagung , untuk di serahkan kepada Bupati Tulungagung yang dilanjutkan dengan doa oleh sesepuh masyarakat .
Tumpeng raksasa ini kemudian kembali dinaikkan kendaran untuk di bawa ke kerumunan warga  untuk merebutkan bagian dari tumpeng ini . Tanpa dikomandoi saat tumpeng ini mendekati kerumunan warga, ratusan warga yang sudah lama menunggu datangnya tumpeng ini langsung merangsek saling desak untuk dapat mendekati dan berebut tumpeng ini . Dalam waktu sekejap seluruh bagian tumpeng ini ludes di perebutkan warga .

Menurut kepercayaan dari warga Tulungagung , bila berhasil mendapatkan bagian dari tumpeng ini , maka warga akan mendapatkan berkah , seperti keselamatan dan banyak rezeki .

Sementara Bupati Tulungagung Syari Mulyo mengatakan, tujuan dari kirab tumpeng ini adalah sebagai wujud dari rasa syukur atas rezeki yang diberikan Tuhan Yang Maha Esa kepada warga Tulungagung. Sekaligus sebagai perwujudan doa warga Tulungagung agar terhindar dari bermacam musibah dan bencana. (pul)



Berita Terkait

Dianggap Berkah, Ribuan Warga Berebut Tumpeng Genilangit

Ratusan Warga Berebut Tumpeng Nasi Bungkus dan Sayuran

Nyadran Bersama 7 Gadis, 7 Mata Air dan 7 Tumpeng Besar

Ribuan Warga , Nyaris Ricuh Saat Berebut Tumpeng Ancak Agung
Berita Terpopuler
Bupati Siapkan Hotel dan Gedung Sekolah Untuk Karantina Pemudik
Peristiwa  15 jam

Diduga Kena Semprot Desinfektan, Mata Kiri Karyawan Swasta Rabun Sebelah
Metropolis  5 jam

Tunda Mudik Atau Diisolasi 14 Hari
Peristiwa  2 jam

Wabup: Proyek Jembatan Gempol Jadi Catatan Buruk Dinas PUPR dan Rekanan
Sorot  9 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Banjir Rendam Tiga Titik Jalan Penghubung Antar Kecamatan
Jatim Awan

Zona Merah di Jatim Menjadi 23 Kabupaten Kota, Kasus Positif 187 Orang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber