Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Hukum 

Ilustrasi. Anwar
Kena Kelainan Jiwa, Maling Cilik Dikembalikan ke Orangtuanya
Kamis, 10-12-2015 | 13:23 wib
Oleh : Khaerul Anwar
Malang pojokpitu.com, Pelaku pencurian tidak hanya dilakukan terhadap orang dewasa saja. Seorang pelaku pencurian yang masih berusia 12 tahun, harus diamankan Buser Satreskrim Polres Malang lantaran sering menggondol sepeda angin yang ditinggal pemiliknya.

Adalah DAH warga jalan Sepanjang,Gondang Legi Wetan, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang yang tertangkap setelah berusaha kabur saat dilakukan pemeriksaan oleh penyidik UPPA Satreskrim Polres Malang. Pelaku sendiri tertangkap oleh Buser pada Senin malam dengan dua sepeda angin yang dicurinya dari Kawasan Stadion Kanjuruhan. Saat baru diperiksa,   bocah tersebut malah berusaha kabur.

Belum sempat melarikan diri terlalu jauh, pelaku kembali tertangkap setelah menggenjot sepeda angin yang ternyata hasil curian juga dekat Masjid Agung Baiturrahman, Kepanjen. Kekesalah penyidik UPPA Satreskrim Polres Malang, membuat pelaku harus diborgol supaya tidak melarikan diri lagi.

Setelah dilakukan penyidikan lebih dalam, ternyata pelaku dinyatakan mengalami kelainan jiwa dengan selalu ngelantur saat ditanya, dan kerap memperlihatkan kemaluannya pada teman wanita yang ditemui, hingga dirinya harus dikeluarkan dari sekolah.

Setelah dipertemukan dengan Kepala Desa Sepanjang, dijelaskan kepada penyidik, bahwa pelaku agak mengalami gangguan jiwa, dengan kondisi keluarga yang tidak mampu.

Menurut AKP Adam Purbantoro, Kasatreskrim Polres Malang menjelaskan, bahwa pelaku anak-anak tertangkap warga saat mencuri sepeda angin di Wilayah Stadion Kanjuruhan, dan mencoba kabur saat diperiksa, hingga harus disersi setelah dinyatakan mengalami gangguan jiwa.

Diketahui, pelaku sudah sering melakukan pencurian sepeda angin dibeberapa lokasi, dan orangtua pelaku sudah angkat tangan dengan kelakuan anaknya.

Akibat pelaku masih tergolong anak-anak dan terindikasi mengalami gangguan jiwa, maka pelaku dikembalikan ke orangtua pelaku atau disersi guna dilakukan pengobatan akibat kelainan jiwa yang dideritanya. (pul)



Berita Terkait


Kena Kelainan Jiwa, Maling Cilik Dikembalikan ke Orangtuanya


Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber