Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Sosok 

Qodrat Supardi Perajin Wayang Kulit
Kakek Qodrat Tetap Tekuni Kerajinan Wayang Kulit
Sabtu, 09-04-2016 | 12:42 wib
Oleh : M.Ramzi
Magetan pojokpitu.com, Modernitas seringkali diwarnai dengan tergerusnya adat budaya lokal. Salah satunya adalah mulai jarangnya perajin wayang kulit. Di Magetan, seorang kakek masih ada yang menekuni kerajinan wayang kulit.

Di rumah yang terbilang sangat sederhana, di Jalan Raya Barat, Kelurahan Maospati Kecamatan Maospati Kabupaten Magetan, Qodrat Supardi, menjalani aktivitas rutinnya, membuat wayang kulit. Lantunan musik keroncong dari sebuah radio tua, menemani pria berumur 77 tahun ini, mengukir kulit kebo, yang menjadi bahan pembuatan wayang kulit. Aktivitas membuat wayang kulit ini, sudah dijalaninya semenjak kecil.darah seninya turun dari orang tuanya yang juga mencintai seni wayang.

Beberapa karya seni dihasilkan oleh kakek yang juga dikenal sebagai dalang senior ini. Mulai dari wayang kulit untuk pementasan, atau yang dibuat hiasan dinding. Bagi kakek Qodrat, menjadi dalang dan perajin wayang kulit, tidak semata-mata hanya soal mencari uang, akan tetapi rasa untuk melestarikan budaya Jawa, memanggilnya untuk tetap berkesenian.

"Darah seni memang turun ke anak-anak yang juga menjadi dalang, namun mereka tidak mau menggeluti kerajinan wayang kulit," kata Qodrat.

Meskipun pesanan wayang kulit atau wayang hiasan tidak seramai dulu, akan tetapi Qodrat meyakini  apa yang dilakukan bisa menjadi profesi untuk menghidupi keluarga, sekaligus ikut melestarikan adat budaya Jawa.(pul)



Berita Terkait


Perajin Wayang Ini Selalu Berjuang Melawan Modernitas

Kakek Qodrat Tetap Tekuni Kerajinan Wayang Kulit


Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber