Berita Terbaru :
Ratusan Warga Berebut Air Bersih
48 Ruas Jalan Desa Diambil Alih Pemkab Magetan
Himpitan Ekonomi, Kasus Perceraian di Kabupaten Madiun Capai 1.635
Operasi Yustisi, Pelanggar Protokol Kesehatan Distempel
Polres Malang Luncurkan Kendaraan SKCK Keliling
LSM Yakini RSUD Tak Melakukan Mal Administrasi
Hasil Operasi, 657 Warga Tidak Bermasker Terjaring Satgas Covid 19
   

Festival Rujak Uleg 2017 Lebih Heboh dan Semarak
hut_sby_724  Jum'at, 12-05-2017 | 18:08 wib
Reporter : Budi Prakoso
Surabaya pojokpitu.com, Festival Rujak Uleg menjadi salah satu ikon paling unik dalam peringatan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke 724 tahun. Unik karena ada ribuan orang berkumpul di sepanjang jalan untuk nguleg (bikin rujak uleg) bareng.

Nah, di tahun ini, Festival Rujak Uleg yang akan digelar di kawasan Kembang Jepun pada Minggu (14/5/2017) pukul 08.00 pagi, akan berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. 

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Surabaya, Widodo Suryantoro menegaskan, Festival Rujak Uleg untuk menyemarakkan HJKS ke-724 di tahun ini, akan lebih heboh dan semarak. Widodo juga menyebut akan ada beberapa sentuhan baru dibanding sebelumnhya. 

"Tahun ini akan lebih semarak karena pesertanya jauh lebih banyak. Bila tahun lalu pesertanya 1300 an, sekarang yang terdaftar di list kami ada 1500 an peserta. Ada 300 an grup dan setiap grup terdiri dari lima orang," tegas Widodo dalam jumpa pers di kantor Bagian Humas Pemkot Surabaya.

Peserta rujak uleg berasal dari kelurahan/kecamatan sebanyak 160 grup, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Surabaya sebanyak 30 grup, peserta umum kurnag lebih 53 grup, peserta dari hotel kurang lebih 28 grup, serta tamu kehormatan dari dalam dan luar negeri kurang lebih ada 24 grup. 

"Kami juga mengundang Konjen di Surabaya, mahasiswa luar negeri yang ada di sini. Termasuk mengajak PHRI (Perhimpunan Hotel Restoran Indonesia) yang ada tamu luar negeri kami undang," jelas Widodo.

Sementara Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya telah menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk acara Festival Rujak Uleg ini. Kabid Pengendalian dan Operasional Dishub, Subagio Utomo mengatakan, pengaturan lalu lintas di kawasan Kembang Jepun nantinya tidak akan berbeda dengan pengaturan ketika ada agenda Car Free Day (CFD) digelar di sana. Selama ini, CFD digelar di Kembang Jepun setiap minggu kedua. "Pengaturan lalu lintas nya akan seperti CFD," ujarnya.

Mengacu pada gelaran tahun-tahun sebelumnya, Festival Rujak Uleg akan menyedot animo warga Surabaya dan luar Surabaya. Jalan Kya-Kya sepanjang 750 meter itu akan jadi lautan manusia. Karenanya, agar tidak ada penumpukan kendaraan yang diparkir di lokasi, Subagio mengimbau warga untuk parkir di JMP. 

"Warga kami imbau sesuaikan parkir dengan lokasi. Lebih bagus parkir di JMP karena parkir untuk kendaraan roda dua dan roda empat nya luas. Jadi jalan sebentar terus bisa belanja," sambung dia.(end)




Berita Terkait

Festival Rujak Uleg 2017 Lebih Heboh dan Semarak

HUT Surabaya, 1500 Orang Meriahkan Festival Rujak Uleg
Berita Terpopuler
Hasil Operasi, 657 Warga Tidak Bermasker Terjaring Satgas Covid 19
Peristiwa  7 jam

LSM Yakini RSUD Tak Melakukan Mal Administrasi
Peristiwa  6 jam

Polres Malang Luncurkan Kendaraan SKCK Keliling
Malang Raya  5 jam

Operasi Yustisi, Pelanggar Protokol Kesehatan Distempel
Peristiwa  4 jam



Cuplikan Berita
Janji Datangkan Samurai 500 M, Korban Justru Tertipu Rp 18 M
Pojok Pitu

Diduga Akibat Puntung Rokok Dibuang Sembarangan, Savana Kawah Wurung Terbakar
Pojok Pitu

Hingga Malam Hari Bukit Bentar Terbakar, Petugas Masih Lakukan Pemadaman Manual
Jatim Awan

Kebakaran Gudang Margomulyo, Tiga Isi Gudang Ludes Dilalap Api
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber