Berita Terbaru :
Kasus Covid Bertambah, Pemkab Aktifkan Kembali Ruang Isolasi Desa
Oknum Anggota DPRD Bojonegoro Dilaporkan Istri Terkait Dugaan KDRT
Gara - Gara Jalan Rusak, Truk Terguling di Jalan Kepatihan
4600 Ton Beras Disalurkan Untuk Bantuan Sosial Selama 3 Bulan
Hingga Malam Hari Bukit Bentar Terbakar, Petugas Masih Lakukan Pemadaman Manual
Kebakaran Gudang Margomulyo, Tiga Isi Gudang Ludes Dilalap Api
Bangun Sinergitas, TNI Polri Latihan Menembak Bersama
Agar Mudah Diterima, Edukasi Masker Pakai Tokoh Kartun Batman
Gandeng Wartawan, BPBD Jatim Sosialisasikan Prokes
KPU Sidoarjo Seleksi 127 Calon Relawan Demokrasi
Musim Panen Harga Bawang Merah Anjlok Drastis, Terdampak Merebaknya Covid-19
Pemkab Akan Undang Investor Dirkan Pabrik Rokok di Ngawi
Pemaparan Sosialisasi Perbawaslu Dimusim Pandemi Dihadapan Seluruh Petugas PPK
Sehari 9 Sembuh, Tapi Ada Tambahan 12 Positif Covid-19
Diperpanjang Hingga 2021, Sebanyak 1.085.000 Pekerja Sudah Terima BSU
   

Polisi Kembali Gelar Olah TKP Pembunuhan Sopir Taksi Blue Bird
Peristiwa  Selasa, 21-04-2015 | 20:55 wib
Reporter : Fakhrurrozi
pojokpitu.com, Kasus pembunuhan sopir taksi blue bird di Jalan Kalisosok Surabaya, Senin malam kemarin mendapat perhatian serius dari Polrestabes Surabaya. Meski telah melakukan olah TKP, Selasa (21/4) siang tadi, Satreskrim Polrestabes Surabaya kembali menggelar olah TKP ulang di lokasi kejadian.

Motif pembunuhan masih buram. Akibatanya, polisi melakukan lagi olah TKP. Polisi berharap, dalam olah TKP ini dapat menemukan barang bukti tambahan agar bisa mengungkap pembunuhan sopir asal Karanganyar, Kwanyar, Bangkalan Madura ini.

Dari hasil 2 kali olah TKP ini, polisi menduga motif pembunuhan sopir taksi ini berlatar belakang balas dendam pribadi. Hal ini dikarenakan tidak ada barang milik korban yang hilang.

"Iya motif pembunuhan sopir taksi ini masih buram. Hal ini dikarenakan dari hasil olah TKP sementara, pihaknya belum menemukan tambahan alat bukti yang ditinggalkan oleh pelaku di lokasi kejadian," kata AKP Agung Pribadi, Kanit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya.

Namun, dugaan sementara, pembunuhan ini dilakukan oleh satu orang dan dilatarbelakangi oleh dendam. Dugaan ini menguat lantaran barang-barang pribadi milik korban, tidak ada yang hilang, termasuk uang setoran taksi sebesar Rp 500 ribu.

Seperti diberitakan sebelumnya, Senin malam, warga di sekitar eks penjara Kalisosok Surabaya, digemparkan dengan peristiwa pembunuhan sopir taksi blue bird. M. Rusdi, sopir taksi berlambung QQ 318 ini, ditemukan tewas di samping gedung tua, tak jauh dari taksinya. Saat ditemukan, ia dalam kondisi tewas dengan luka gorok di leher, dengan kondisi mesin taksi menyala dan argometer masih berjalan.(ern)


Berita Terkait

Bunuh Akibat Cemburu, Tiga Tersangka Ditangkap

Dua Terdakwa Pembunuhan Mertua Sekda Dituntut Hukuman Mati Dan Seumur Hidup

Pemilik Salon di Bangkalan Ditemukan Tergantung di Kamar Mandi

Diduga Ada Hubungan Asmara, WNA Gorok Waria
Berita Terpopuler
Kasek dan Guru SMAN 2 Ngawi Terpapar Covid-19
Covid-19  12 jam

Krisis Air Bersih,Warga Berebut Air Bantuan Pemkab
Peristiwa  14 jam

Gandeng Wartawan, BPBD Jatim Sosialisasikan Prokes
Metropolis  5 jam

Bupati Novi Kembali Digugat 15 Miliar Atas Dugaan Penyerobotan Tanah Warga
Hukum  13 jam



Cuplikan Berita
Diduga Akibat Puntung Rokok Dibuang Sembarangan, Savana Kawah Wurung Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Jaringan Internasional, Polisi Tembak Mati Gembong Narkoba
Pojok Pitu

Jatim Kekurangan Pengawas Sekolah
Jatim Awan

Kekeringan, Warga Andalkan Sumur Tua di Tengah Hutan
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber